PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 221. Selesai Berkultivasi


Mendengar jawaban Yan Xu, membuat Raja Iblis menjadi sangat geram.


"Siapa yang merebut jabatanmu itu sehingga membuatmu saat ini bukan lagi sebagai penguasa kota Rehe?" Tanya Raja Iblis dengan nada suara yang tinggi.


Suara Raja Iblis itu membuat semua mata setiap orang yang berada di dalam rusngsn itu langsung menatap kearah mereka.


"Mereka adalah para pendekar yang berasal dari suku bar-bar...awalnya kami ingin memberantas pengkhianat yang telah menyebarkan rumor tentang kekalahan serta kehilangan yang dialami oleh sekte Gunung Kepala Putih, namun sosok yang mengkhianati kami datang bersama dengan para pendekar dari suku bar-bar untuk menyerang kami."


"Apa yang dilakukan oleh anggota sekte kita?" Tanya Raja Iblis.


"Mereka tidak bisa berbuat apa-apa lagi, sebab Sang Guan sedang bersama dengan mereka." Jawab Yan Xu jujur.


"Brengsek! Sepertinya Si Bodoh itu telah berani meremehkan kekuatan sekte Gunung Kepala Putih ini, aku akan memberikan hukuman yang setimpal untuknya." Tutur Raja Iblis dengan geram.


"Ayo kita pergi untuk meratakan para pendekar dari suku bar-bar itu..." Ucap Raja Iblis.


"Tetapi jumlah pendekar dewa kita kini tinggal lima belas orang, sedangkan jumlah pendekar dewa mereka jauh lebih banyak dari kita." Ketua sekte menanggapi.


Kini di sekte Gunung Kepala Putih hanya tersisa sepuluh pendekar dewa bumi, lima pendekar dewa langit yang satu diantaranya adalah ketua sekte. Dan sudah tidak ada lagi pendekar dewa surgawi di sekte itu.


"Dengan kekuatanku saat ini, aku bisa membunuh Bai San hanya dengan beberapa jurus saja, sehingga bisa dengan cepat membunuh semua pendekar dewa yang mereka miliki." Tutur Raja Iblis.


"Kau tetap berada di sekte. Dan yang lainnya ikut aku ke kota Rehe." Lanjutnya.


"Yan Xu...Yan Rui...kalian berdua ikut juga ke kota Rehe." Tutup Raja Iblis dan segera pergi dari aula utama sekte Gunung Kepala Putih dan diikuti oleh enam belas pendekar lainnya.


Acara untuk merayakan peningkatan basis kultivasi Raja Iblis langsung dihentikan karena Raja Iblis memutuskan untuk segera pergi ke kota Rehe.


***


Di dunia yang diciptakan oleh leluhur agung bangsa peri, kini terlihat Xue Yunlei telah selesai berkultivasi dan telah menjadi seorang pendekar dewa surgawi puncak yang hanya setengah langkah lagi menerobos ke ranah saint.


Energi qi yang dia miliki sudah memenuhi dunia jiwa miliknya.


Perlahan-lahan mata pemuda itu mulai terbuka dan langsung menatap sekelilingnya.


Dia segera mendapati Huaxianzi yang sedang bermeditasi tidak jauh darinya.


"Batu ini benar-benar sangat membantu untuk meningkatkan basis kultivasiku...jika aku melakukannya selama puluhan tahun, pasti aku bisa menerobos untuk menjadi seorang pendekar di ranah saint." Pikir Xue Yunlei dan segera turun dari batu itu.


Huaxianzi yang mengetahui jika tuannya itu telah selesai berkultivasi langsung membuka matanya dan menatap kearah dimana Xue Yunlei berada.


Dan dia langsung mendapati pemuda itu telah bersiap untuk pergi dari tempat itu.


"Tuan, apakah kita akan pergi?"


"Iya, saat ini kita harus segera pergi untuk kembali ke kota Yin. Karena aku akan pergi untuk menghadapi roh dewa itu." Jawab Xue Yunlei.


"Tuan, leluhur agung bangsa peri telah terbunuh setelah dia memberikan sebagian energi hasil pertapaannya selama ribuan tahun kepada kita." Ucap Huaxianzi.


"Apa katamu? Leluhur agung telah terbunuh?" Tanya Xue Yunlei merasa terkejut setelah mendengar apa yang diberitahukan oleh Huaxianzi.


"Iya tuan." Jawab Huaxianzi.


"Bagaimana ceritanya sehingga leluhur agung bisa terbunuh?"


Huaxianzi pun segera menceritakan kronologinya sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Nu Xiannu.


Akhirnya Xue Yunlei bisa memahami situasi yang terjadi hingga leluhur agung bangsa peri itu kehilangan nyawanya.


Wajah Xue Yunlei terlihat sedih setelah mengetahui nasib sang leluhur agung.


"Jika seperti itu, ayo kita pergi ke dunia bangsa peri untuk melihat kondisi mereka...sebab jika Raja Iblis itu telah selesai meningkatkan basis kultivasinya, pasti dia akan kembali untuk menangkap mereka semua." Tutur Xue Yunlei.


"Tuan, sebelum kita pergi, sebaiknya anda mengambil energi yang terkandung didalam tongkat ini dan disalurkan ke pedang pusaka yang tuan miliki." Ucap Huaxianzi sambil menyerahkan tongkat berkepala naga yang berada di tangannya.


"Mengapa seperti itu?" Tanya Xue Yunlei bingung.


"Karena leluhur sendiri yang mengatakan hal itu kepadaku sebelum dia pergi." Jawab Huaxianzi.


Akhirnya Xue Yunlei pun melakukan apa yang Huaxianzi katakan.


Pemuda itu segera menarik keluar energi yang berada didalam tongkat pusaka milik leluhur agung bangsa peri.


Energi berwarna kuning keemasan yang berbentuk seperti seekor Naga langsung keluar dari kepala tongkat tersebut seakan ingin berontak dan tidak mau mengikuti keinginan Xue Yunlei.


Pemuda itu segera mengendalikannya dengan kekuatan jiwa yang dia miliki untuk menjinakkan energi tersebut.


Keringat pun mulai bercucuran membasahi tubuhnya saat ingin menjinakkan energi tersebut.


"Apakah ini makhluk yang Huaxianzi maksudkan?" Pikir Xue Yunlei dan terus berusaha menjinakkan energi itu.


Akhirnya meskipun dengan usaha yang sangat melelahkan, Xue Yunlei pun bisa membuat energi tersebut memasuki pedang pusaka miliknya.


Aura pedang pusaka milik Xue Yunlei langsung merembes keluar dan bisa dirasakan oleh Huaxianzi meski berdiri sedikit jauh dari Xue Yunlei.


Setelah selesai, pemuda itu segera membuat pedang pusaka miliknya kembali menyatu dengan tubuhnya.


Xue Yunlei selanjutnya bermeditasi untuk mengembalikan kekuatan jiwa miliknya yang telah terkuras saat menjinakkan energi tongkat itu.


Beberapa saat kemudian setelah selesai mengembalikan kekuatan jiwa miliknya, Xue Yunlei pun segera bangkit dan mengajak Huaxianzi untuk meninggalkan tempat itu.


Keduanya pun segera pergi meninggalkan tempat itu untuk menemui keempat rekan mereka.


Setelah tiba ditempat dimana ketiga raja siluman itu berada, terlihat Zhuan Zhu telah menunggu mereka bersama tiga sosok lainnya.


"Penguasa!" Ucap Yao Laohu menyambut kedatangan Xue Yunlei dan Huaxianzi diikuti juga oleh dua raja siluman yang lain.


"Pendekar Xue!" Ucap Zhuan Zhu juga.


"Bagaimana? Apakah kalian sudah siap untuk pergi?" Tanya Xue Yunlei.


"Iya Penguasa." Jawab mereka serentak.


Keenam sosok itu segera pergi dan ketiga raja siluman itu kini pergi dengan wujud manusia untuk mempermudah mereka yang dipandu oleh Xue Yunlei dan Huaxianzi.


Hal itu mengikuti petunjuk yang diberikan oleh leluhur agung bangsa peri penguasa danau untuk bisa keluar dari dunia yang dia ciptakan.


Setelah sudah berada didunia manusia, keenamnya kini memasuki dunia peri yang berada didasar danau.


Kedatangan mereka langsung membuat gempar dunia peri dan segera dihadang oleh puluhan prajurit bangsa peri.


"Siapa yang membuat kalian sehingga bisa memasuki dunia kami ini?" Tanya seorang komandan pasukan peri.


"Kami sendiri yang memasuki dunia kalian ini." Jawab Xue Yunlei.


Keributan itu mengundang raja peri dan para petinggi langsung keluar untuk melihat siapa yang membuat keributan itu.


Tidak terkecuali dengan Nu Xiannu, komandan pasukan peri itu juga ikut serta untuk melihat keributan tersebut.


Mereka semua merasa terkejut karena Xue Yunlei bersama lima sosok lainnya bisa memasuki dunia mereka.


"Mengapa kalian memasuki dunia kami? Apa yang kalian pikirkan sehingga memasuki dunia kami ini?" Tanya raja peri.


"Kami datang ke sini hanya untuk memastikan apakah kalian tidak diserang oleh Raja Iblis." Jawab Xue Yunlei santai.


"Apa hubungannya dengan kalian jika kami diserang oleh Raja Iblis?" Tanya raja peri.


"Sebab aku diberikan tanggung jawab oleh leluhur kalian untuk bisa selalu membantu dan menjaga setiap bangsa peri di dunia kami." Jawab Xue Yunlei.


"Apa hubunganmu dengan leluhur kami?" Tanya raja peri lagi dengan penasaran.


"Meskipun kami saling mengenal dalam waktu singkat, akan tetapi ada banyak hal yang berharga telah leluhur kalian berikan kepadaku."


"Hal berharga apa yang anda maksudkan?" Tanya raja peri.


"Mungkin kalian tidak mengetahui jika sebelum leluhur kalian menyerahkan dirinya kepada Raja Iblis, dia telah memberikan sebagian energi yang dia miliki kepadaku."


"Tidak hanya itu saja, ada banyak pengetahuan yang telah dia berikan kepadaku. Dan salah satunya adalah kemampuan untuk bisa memasuki dunia kalian ini." Tutur Xue Yunlei mengungkapkan.


~Bersambung~