
Di wilayah barat dari negara Xin, kini terlihat sembilan sosok dengan tujuh diantaranya sedang dalam keadaan terluka.
"Ayo kita cari tempat yang aman agar bisa memulihkan kekuatan kalian." Ucap Bao Meng Ling.
"Cepat samarkan aura keberadaan kalian agar supaya tidak bisa terdeteksi oleh Xue Yunlei jika mereka berniat untuk mengejar kita." Ucap Xue Zhao.
Mereka pun segera melakukan apa yang Xue Zhao katakan dan segera melesat pergi dari tempat itu untuk bisa menemukan tempat yang aman agar bisa memulihkan kekuatan mereka.
"Tuan muda Xue, sepertinya sangat sulit untuk bisa menemukan tempat yang aman bagi kita di padang gurun ini." Ucap Du Tiansang.
Xue Zhao segera menggunakan kemampuannya untuk bisa menemukan tempat yang aman bagi mereka sambil terus melanjutkan perjalanan.
Beberapa saat setelah melakukan perjalanan akhirnya Xue Zhao bisa menemukan tempat yang tepat bagi mereka.
"Kalian semua bersikap seperti tidak sedang terluka agar kita bisa disambut baik oleh mereka." Ucap Xue Zhao.
"Apa yang tuan muda maksudkan itu?" Tanya Raja Iblis.
"Didepan sana ada oasis yang didekatnya terdapat sebuah tempat yang didiami oleh ratusan pendekar raja, puluhan pendekar langit serta beberapa pendekar dewa." Jawab Xue Zhao.
"Sepertinya mereka adalah penguasa wilayah padang gurun ini." Lanjut Xue Zhao.
"Jika demikian, itu berarti ada pendekar yang memiliki basis kultivasi diatas pendekar dewa yang berada dibelakang mereka." Sambung Du Tiansang.
"Kemungkinan besar seperti itu, sebab yang aku lihat, ada seorang pria yang memiliki basis kultivasi sebagai pendekar dewa surgawi." Xue Zhao kembali menjelaskan.
"Meskipun saat ini kita sedang terluka dan telah terkuras banyak energi qi milik kita, namun dengan kekuatan mereka, itu tidak akan berarti bagi kita." Ucap Raja Iblis.
"Yang kau katakan itu benar, akan tetapi jika kelompok Xue Yunlei mengejar kita, itu akan menunjukkan tempat persembunyian kita, jika kita menimbulkan keributan di tempat itu." Tutur Xue Zhao menanggapi perkataan Raja Iblis.
Mereka kini tidak bisa lagi menggunakan teknik teleportasi lagi, sebab itu akan sangat merugikan bagi mereka yang saat ini sedang terluka serta kehilangan begitu banyak energi qi.
Untuk itu, mereka hanya bisa melesat terbang agar menghemat energi qi mereka.
Setelah beberapa saat, akhirnya mereka bisa tiba di dekat oasis yang Xue Zhao maksudkan.
Sebuah dinding formasi pelindung kini terpampang didepan mereka yang menandakan jika tempat itu tidak sembarang bisa di masuki oleh siapa pun.
Xue Zhao yang melihat formasi tersebut segera membuka celah didinding formasi pelindung itu dan memasuki wilayah oasis tersebut.
Kehadiran mereka itu diketahui oleh para pendekar yang mendiami daerah tersebut dan segera menghadang mereka.
"Siapa kalian? Mengapa kalian memasuki wilayah kami tanpa permisi?" Tanya seorang pendekar dewa surgawi puncak.
"Mohon maaf atas kelancangan kami, akan tetapi saat ini kami membutuhkan tempat untuk berlindung dari kejaran satu kelompok pendekar yang sedang mengejar kami...untuk itu, mohon tuan membiarkan kami untuk bisa bersembunyi di tempat ini dan memulihkan kekuatan kami." Tutur Xue Zhao.
"Basis kultivasi mereka tidak bisa aku ketahui, apakah mereka memiliki basis kultivasi lebih tinggi dariku?" Pendekar dewa surgawi itu membantin.
"Tuan, sebelum kalian bisa beristirahat di tempat kami ini, aku akan meminta persetujuan terlebih dahulu kepada para leluhur kami." Balas pendekar dewa surgawi itu.
Mendengar perkataan sosok didepan mereka, Bao Meng Ling langsung menatap kearah Xue Zhao seperti sedang bertanya.
Xue Zhao pun langsung berkata.
"Baiklah, silahkan tuan meminta persetujuan terlebih dahulu kepada leluhur kalian...aku sangat berharap leluhur kalian bisa mengijinkan kami untuk bisa beristirahat di tempat ini."
Pendekar dewa surgawi itu menatap sosok yang berdiri disampingnya seakan memberikan isyarat untuk melakukan apa yang dia inginkan.
Pendekar dewa langit itu segera melesat pergi untuk melakukan apa yang pendekar dewa surgawi itu inginkan.
"Mohon tuan sekalian bersabar...silahkan tuan-tuan beristirahat terlebih dahulu disini sambil menunggu jawaban dari para leluhur." Ucap pendekar dewa surgawi itu.
Xue Zhao dan yang lainnya segera mengambil sikap meditasi untuk mengembalikan kekuatan mereka yang telah terkuras banyak sambil mengkonsumsi pil pemulih energi.
"Sebenarnya siapa mereka? Dan dari mana mereka berasal?"
"Tidak mungkin mereka berasal dari wilayah negara Xin, sebab aku tahu persis bagaimana kekuatan yang dimiliki oleh para pendekar di wilayah negara itu."
Xue Zhao saat itu tidak menghiraukan apa yang dipikirkan oleh para pendekar yang sedang mengawasi mereka.
Berbeda dengan Bao Meng Ling dan Feng Ya, karena keadaan keduanya tidak sama dengan pendekar yang lain, sehingga mereka berdua bisa mengetahui apa yang pendekar dewa surgawi itu pikirkan.
"Senior, kami berasal dari wilayah negara Xin... Dan kami juga di kejar oleh para pendekar yang juga berasal dari wilayah negara Xin." Ungkap Bao Meng Ling.
"Bagaimana mungkin basis kultivasi para pendekar di wilayah negara Xin sudah sekuat basis kultivasi para pendekar di wilayah barat ini? Menurutku itu sangat mustahil." Ucap pendekar dewa surgawi itu menanggapi apa yang Bao Meng Ling ungkapkan.
"Senior, sebelum kita melanjutkan pembicaraan kita, sebaiknya kita saling memperkenalkan terlebih dahulu identitas kita masing-masing." Ucap Bao Meng Ling.
"Ternyata nona memiliki pemikiran yang sangat terbuka...baiklah, perkenalkan, aku Ruo Shui, ketua Timur...aku penanggung jawab suku Hushi di wilayah bagian timur ini." Ucap pendekar dewa surgawi itu memperkenalkan dirinya.
"Aku Bao Meng Ling memberi hormat kepada ketua timur Ruo Shui! Senang bisa bertemu dengan anda!" Sambil menangkupkan kedua tangannya.
"Feng Ya memberi hormat kepada ketua timur! Senang bisa bertemu dengan anda." Sambil melakukan hal yang sama dengan apa yang Bao Meng Ling lakukan.
"Senang juga bisa bertemu dan mengenal nona Bao Meng Ling dan juga saudara Feng Ya!" Balas Ruo Shui.
"Nona Bao, mohon maaf jika pria tua ini lancang, mendengar nama nona, apakah nona berasal dari kota Shenmu?" Lanjut Ruo Shui.
"Itu benar, memang aku berasal dari kota Shenmu." Jawab Bao Meng Ling.
"Apa hubungan nona dengan penguasa kota Bao San?" Tanya Ruo Shui lagi.
"Dia adalah ayahku." Jawab Bao Meng Ling jujur.
"Jadi putri satu-satunya Bao San adalah nona Bao Meng Ling ini!? Meskipun usia kami terpaut sangat jauh, namun aku dan ayahmu adalah teman dekat."
"Aku tidak menyangka bisa bertemu dengan putrinya di wilayah kami ini."
"Nona Bao, sebelumnya pemuda itu berkata jika kalian saat ini sedang dikejar oleh kelompok yang ingin membunuh kalian...apakah itu benar?" Ruo Shui merasa penasaran hingga bertanya kepada Bao Meng Ling.
"Itu benar ketua Ruo." Jawab Bao Meng Ling.
"Lantas bagaimana dengan keadaan ayahmu? Apakah kelompok itu telah membuat kekacauan di kota Shenmu?" Ruo Shui kembali bertanya.
"Keadaan ayahku saat ini baik-baik saja, sebab pertarungan kami sebelumnya terjadi di hutan yang terletak beberapa mil dari kota Yin...kami tidak melarikan diri kekota Shenmu agar ayahku tidak menjadi sasaran kelompok yang mengejar kami." Jawab Bao Meng Ling sedikit berbohong.
"Terus siapa mereka yang telah berani menyerang kalian?" Tanya Ruo Shui lagi.
"Kelompok itu di pimpin oleh seorang pendekar muda yang bernama Xue Yunlei bersama dengan sosok yang berasal dari bangsa siluman dan satunya lagi berasal dari bangsa peri." Bao Meng Ling menjelaskan.
"Apakah pendekar muda itu yang beberapa tahun ini telah membuat gempar dunia persilatan di wilayah negara Xin?" Ruo Shui bertanya untuk memastikan.
"Benar ketua Ruo, dialah orangnya...tidak itu saja, pemuda itu terluka karena perbuatannya... Dan pemuda itu juga tidak lain adalah sepupunya sendiri." Bao Meng Ling menjawab.
"Benar-benar manusia yang tidak berperasaan... Kemungkinan besar dia telah terpengaruh aura kegelapan dari bangsa siluman yang bersama dengannya itu." Tutur Ruo Shui menyimpulkan.
Bao Meng Ling hanya diam dan tidak menanggapi perkataan Ruo Shui yang telah menyimpulkan jawabannya.
"Jika aku terlebih dahulu sudah mengetahui hal itu, pasti aku tidak akan lagi menyuruh salah satu tetua untuk meminta izin dari para leluhur agar kalian bisa bersembunyi untuk beberapa waktu ditempat kami ini."
"Tetapi tenang saja, aku yang nantinya akan menjelaskan kepada para leluhur mengenai permasalahan yang kalian hadapi agar kalian bisa beristirahat disini." Ucap Ruo Shui dengan raut wajah serta intonasi yang membuat Bao Meng Ling dan Feng Ya merasa yakin.
"Terima kasih atas kebaikan ketua Ruo!" Ucap keduanya serentak menanggapi perkataan Ruo Shui.
~Bersambung~