
Setelah terus bertanya kepada setiap orang yang dia temui, akhirnya Bao Meng Ling mengetahui dimana letak kediaman keluarga bangsawan Xiao.
Dirinya dan Feng Ya segera menuju ke tempat yang di beritahukan oleh orang yang dia tanyakan.
Sesampainya di depan gerbang kediaman keluarga bangsawan Xiao, Bao Meng Ling pun segera bertanya kepada penjaga disitu.
"Apakah benar ini adalah kediaman keluarga bangsawan Xiao?"
"Siapa kalian? Apakah kalian memiliki urusan dengan keluarga bangsawan Xiao?" Penjaga itu balik bertanya.
"Tuan, anda tidak menjawab pertanyaan ku...mengapa Anda balik bertanya juga?" Ujar Bao Meng Ling menanggapi.
"Memang benar ini kediaman keluarga bangsawan Xiao, tetapi siapa kalian? Dan apa tujuan kalian datang kesini?" Balas penjaga itu.
"Tujuan kedatangan kami kesini untuk menemui nona Xiao Lin Meng...apakah dia sedang berada di kediamannya?" Jawab Bao Meng Ling dan lanjut bertanya.
"Mohon maaf nona, saat ini nona Xiao Lin Meng tidak berada ditempat. Dan itu sudah sejak beberapa tahun yang lalu." Jawab penjaga tersebut.
"Terus, apakah orang tuanya ada ditempat?" Tanya Bao Meng Ling lagi.
"Nona, kedua orang tuanya telah meninggal." Jawab penjaga itu lagi.
"Hmmmphh...ternyata dia sudah tidak lagi memiliki kedua orang tua...benar-benar sangat menyedihkan." Pikir Bao Meng Ling.
"Namun karena Xue Yunlei telah memilihmu, sehingga aku harus melukaimu untuk memberikan penderitaan bagi Xue Yunlei." Lanjut Bao Meng Ling berpikir.
"Terus, siapa yang bisa aku temui untuk berbicara dikediaman ini?" Tanya Bao Meng Ling lagi.
"Nona, dikediaman ini hanya ada nona Xiao Ning Lanjut, kakak nona Xiao Lin Meng." Jawab penjaga itu.
"Baiklah, kalau begitu, tolong sampaikan kepada nona Xiao Ning Lan jika aku Bao Meng Ling ingin bertemu dengannya." Tuturnya.
"Sampaikan jika aku adalah teman dari Xue Yunlei." Lanjut Bao Meng Ling.
"Mohon maafkan atas penyambutan kami nona! Kami tidak tahu jika nona adalah kerabat pendekar Xue Yunlei." Ucap seorang penjaga sambil menunjukkan sikap hormat.
"Sial, giliran mendengar namanya, mereka langsung memberi hormat kepadaku." Bao Meng Ling mengumpat menanggapi sikap kedua penjaga itu.
"Silahkan berdiri dan cepat sampaikan kepada nona kalian." Ucap Bao Meng Ling.
Keduanya segera melakukan apa yang wanita itu perintahkan.
"Nona Bao, mohon untuk menunggu sebentar." Ucap salah satu penjaga dan langsung bergegas pergi memasuki kediaman itu.
"Nona, didepan ada seorang wanita bersama seorang pria sepuh ingin untuk bertemu denganmu." Tutur penjaga itu dari luar kamar Xiao Ning Lan.
"Siapa mereka?" Tanya Xiao Ning Lan.
"Wanita itu bernama Bao Meng Ling kerabat pendekar Xue Yunlei." Jawab penjaga itu.
"Kerabat tuan muda Xue Yunlei? Apa tujuan kedatangan mereka kesini?" Pikir Xiao Ning Lan.
Tiba-tiba sosok pendekar menampakkan diri disamping Xiao Ning Lan dan berkata "Nona, dari aura wanita itu, aku bisa merasakan ada niat membunuh...sebaiknya nona harus berhati-hati." Tutur sosok itu menasehati.
"Mungkin itu benar...tetapi tidak mungkin kerabat Xue Yunlei ingin melukaiku!" Balas Xiao Ning Lan.
"Nona tidak bisa percaya begitu saja, jangan sampai mereka berdua memiliki niat yang buruk terhadap nona." Tutur sosok itu lagi yang adalah seorang pendekar spiritual yang di sewa oleh Xiao Ning Lan untuk melindunginya.
Tidak hanya sosok tersebut yang disewa oleh Xiao Ning Lan, akan tetapi masih ada empat pendekar langit juga yang dia sewa serta ada sepuluh orang pendekar raja, dua puluh pendekar master serta lima puluh pendekar ahli.
Meskipun demikian, kekuatan tersebut tidak bisa di bandingkan dengan kekuatan yang Bao Meng Ling miliki sebagai seorang pendekar di ranah saint.
"Apakah kau mengetahui basis kultivasi yang keduanya miliki?" Tanya Xiao Ning Lan.
"Aku tidak bisa melihat basis kultivasi mereka berdua...itulah yang membuatku merasa curiga serta merasa khawatir." Jawab sosok tersebut.
"Jika demikian, kau pergilah untuk menemui pelindung kota Chingli agar bisa mengantisipasi kemungkinan buruk yang akan terjadi diluar kendaliku." Perintah Xiao Ning Lan.
"Baik nona!" Balas pendekar itu dan segera pergi.
"Cepat kau antarkan mereka berdua di aula utama, serta suruh pelayan agar melayani mereka dengan baik." Perintah Xiao Ning Lan kepada penjaga yang datang melapor.
Setelah kembali, penjaga itu pun segera melakukan apa yang Xiao Ning Lan perintahkan.
"Silahkan nona Bao." Ucap sang penjaga untuk mempersilahkan duduk kepada Bao Meng Ling dan Feng Ya.
"Sepertinya nona Xiao Ning Lan tidak terlalu menyambut baik kedatangan kita." Ucap Bao Meng Ling kepada Feng Ya.
"Mungkin nona Xiao Ning Lan terlalu berhati-hati untuk menemui kita berdua...itu karena dia belum mengenal nona." Feng Ya menanggapi.
"Apakah mungkin nona Xiao Ning Lan telah mengetahui tujuan kedatangan kita?" Tanya Bao Meng Ling.
"Jika nona Xiao Ning Lan telah mengetahui maksud kedatangan kita, pasti mereka sudah tidak lagi menyambut kita dengan baik." Ucap Feng Ya.
Saat keduanya saling berbisik, Xiao Ning Lan pun memasuki ruang aula utama tersebut.
"Mohon maaf karena telah membuat nona dan tuan menunggu." Ucap Xiao Ning Lan sambil menangkupkan kedua tangannya.
"Nona Xiao tidak perlu merasa sungkan seperti itu, memang tujuan kedatangan kami kesini bukan untuk bertemu dengan anda."
"Sebenarnya tujuan kedatangan kami kesini untuk bertemu dengan nona Xiao Lin Meng, namun karena penjaga didepan mengatakan dia sedang tidak berada disini, sehingga aku ingin bertemu dan berbicara dengan mu."
"Jadi, hal apa yang ingin nona Bao bicarakan denganku?" Tanya Xiao Ning Lan.
"Saat ini aku ingin menanyakan dimana keberadaan adikmu itu?" Ucap Bao Meng Ling.
"Sebenarnya apa tujuan nona Bao ingin bertemu dengan adikku?" Tanya Xiao Ning Lan lagi.
"Tujuan ku adalah untuk memberikan pelajaran kepada Xue Yunlei melalui nona Xiao Lin Meng!" Ucap Bao Meng Ling dengan tegas.
"Dan siapa yang ingin menghalangi jalanku, aku juga akan meleyapkan mereka dari dunia ini." Lanjutnya.
"Mengapa nona Bao berpikir seperti itu? Jika anda memiliki dendam dengan tuan muda Xue Yunlei, kenapa anda ingin membalaskan dendammu kepada adikku?" Balas Xiao Ning Lan.
"Sekali lagi aku bertanya kepada mu, dimana adikmu berada?" Tanya Bao Meng Ling dengan menatap tajam kearah Xiao Ning Lan.
"Nona Bao, aku sudah bersikap sopan menyambut kedatangan mu dikediaman ku, untuk itu aku mohon jangan memaksaku sampai bertindak tidak sopan kepadamu." Balas Xiao Ning Lan.
"Ha...ha...ha...ha...ha...ternyata nona Xiao Ning Lan memiliki nyali juga untuk mengancam ku, apakah anda pikir aku takut dengan ancaman mu itu?"
Setelah berbicara, Bao Meng Ling pun langsung menghilang dan kini sudah muncul tepat didepan Xiao Ning Lan dan mencekik leher wanita itu.
"Apakah kau pikir aku takut dengan ancaman mu? Cepat suruh keluar pendekar yang melindungimu." Tutur Bao Meng Ling sambil mengeluarkan aura intimidasi yang kuat.
Xiao Ning Lan tidak bisa membalas perkataan Bao Meng Ling, hal itu karena dia tidak bisa bersuara lagi karena lehernya telah dicekik.
Tiba-tiba empat sosok pendekar langit langsung masuk kedalam ruangan itu dan menyerang Bao Meng Ling untuk bisa menyelamatkan Xiao Ning Lan.
"Hmmmphh...hanya sebagai seorang pendekar langit ingin mencoba untuk menyelamatkan nona Xiao Ning Lan? Benar-benar tidak mengetahui bagaimana tingginya langit dan luasnya lautan." Gumam Feng Ya dan langsung menyerang keempat pendekar langit tersebut.
Blaaarrr...blaaarrr...blaaarrr...blaaarrr
Braaakkk...braaakkk...braaakkk...braaakkk
Tubuh keempat pendekar langit itu langsung menghancurkan dinding bangunan aula utama kediaman keluarga bangsawan Xiao karena terhempas saat terkena serangan Feng Ya.
"Apakah masih ada lagi bawahanmu yang lain?" Tanya Feng Ya dengan angkuh.
Sosok pendekar spiritual yang kini telah mengajak dua pelindung kota Chingli merasa terkejut dengan kehancuran aula utama keluarga bangsawan Xiao yang baru saja terjadi itu.
"Sepertinya keduanya memiliki basis kultivasi jauh diatas kita, apa yang harus kita lakukan agar bisa menyelamatkan nona Xiao Ning Lan?" Ucap salah satu pelindung.
"Sepertinya kita harus memanggil leluhur agung untuk bisa menyelamatkan nona Xiao Ning Lan." Balas pelindung yang lainnya.
"Sebaiknya kalian berdua segera pergi untuk mengalihkan perhatian mereka berdua...aku akan pergi untuk memberitahukan hal ini kepada leluhur agung." Ucap seorang pelindung kota Chingli.
Keduanya pun segera melakukan apa yang diperintahkan. Sedangkan yang satunya lagi segera melesat menuju ke markas sekte Lembah Pengobatan.
~Bersambung~