PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 261. Melumpuhkan Lawan


"Sepertinya mereka berpikir aku tidak bisa menghancurkan dinding formasi pelindung ini... Lihat saja, aku akan membuat kalian merasa terkejut dengan kemampuanku." Ucap Xue Zhao.


"Jika aku telah memiliki kekuatan sejatiku, hanya dengan menyentuh dinding formasi pelindung ini saja, aku sudah bisa untuk menghancurkannya." Lanjut Xue Zhao dengan wajah yang angkuh.


Mendengar perkataan Xue Zhao, Bao Meng Ling merasakan ada yang aneh dengan sosok yang berada disampingnya itu.


"Sebenarnya siapa kau ini? Mengapa kau berkata seperti itu?" Tanya Bao Meng Ling penasaran.


"Apakah kau ingin mengetahui siapa diriku sebenarnya? Baiklah, kau adalah orang pertama yang akan aku beritahukan." Xue Zhao menggunakan kekuatan jiwanya untuk berkomunikasi dengan Bao Meng Ling.


"Aku adalah roh dewa sejati yang menguasai tubuh Xue Zhao...aku juga yang memberikan pengetahuan kepada Xue Yunlei sehingga dirinya bisa sekuat seperti sekarang ini." Ungkap Roh Dewa yang menguasai tubuh Xue Zhao.


"Ohh, jadi kau adalah roh dewa yang ingin Xue Yunlei lenyapkan?" Ujar Bao Meng Ling sekenanya saja.


"Itu benar! Namun hal itu sebaliknya akan dialami oleh Xue Yunlei sendiri dan bukan aku." Jawab Roh Dewa itu.


"Jika demikian, cepat hancurkan saja dinding formasi pelindung ini." Lanjut Bao Meng Ling.


Feng Ya sendiri tidak mengetahui apa yang keduanya bicarakan saat itu, sehingga ia hanya menatap bingung kedua sosok yang berada di sampingnya itu.


Xue Zhao yang adalah Roh Dewa, langsung menciptakan segel tangan.


Tiba-tiba muncul sebuah cahaya berwarna emas dan berbentuk seperti bintang lima arah dan dipenuhi dengan simbol-simbol kuno yang tidak bisa dimengerti oleh Bao Meng Ling dan Feng Ya.


Segel tangan yang diciptakan itu langsung melesat ke dinding formasi pelindung dihadapan mereka.


Blaaarrr


Bunyi ledakan terjadi saat formasi tangan milik Xue Zhao mengenai dinding formasi pelindung kota Chingli.


Keretakan pun langsung terlihat di dinding formasi pelindung itu.


Xue Zhao tidak menyia-nyiakan lagi kesempatan tersebut dan kembali melepaskan serangan.


Keempat leluhur sekte Lembah Pengobatan yang saat itu sedang meningkatkan kualitas dinding formasi pelindung itu, langsung bisa merasakan jika formasi pelindung mereka mulai retak.


Saat keempatnya hendak menyalurkan eneri qi mereka untuk memperkokoh formasi pelindung itu, tiba-tiba serangan susulan kembali menggempur dinding formasi pelindung tersebut dan membuatnya menjadi hancur lebur.


"Sepertinya semua usaha yang telah kita lakukan ini hanya sia-sia, karena mereka dengan mudah untuk bisa menghancurkannya." Pikir seorang leluhur.


"Sebaiknya aku segera pergi untuk bergabung dengan leluhur agung." Pikir leluhur itu lagi dan langsung melesat menuju ke tempat dimana Lu Haisheng dan keempat leluhur lainnya berada.


Hal yang sama juga dilakukan oleh ketiga leluhur lainnya yang saat itu berada ditempat berbeda untuk menciptakan formasi pelindung.


Saat formasi pelindung kota Chingli telah hancur, Xue Zhao, Bao Meng Ling dan Feng Ya langsung mendekati kelima sosok yang telah menanti kedatangan mereka.


"Dihadapanku, kalian ini tidak ada artinya sama sekali, untuk itu aku menyarankan kalian untuk tidak memberikan perlawanan yang bisa membuat kehilangan nyawa kalian." Ucap Xue Zhao.


"Kami tidak pernah berselisih atau pun menyinggung kalian, namun mereka berdua seenaknya datang dan ingin membunuh orang yang tidak bersalah...apakah hal itu bisa kami abaikan?" Balas Lu Haisheng penuh wibawa.


"Itu urusan pribadiku dengan nona Xiao Lin Meng, sehingga siapa pun yang ingin untuk menghalangi jalanku, sudah pasti akan aku singkirkan." Ujar Bao Meng Ling.


"Ha...ha...ha...ha...ha...nona Bao, aku merasa ada yang salah denganmu...apakah kau bisa membuktikan kapan dan dimana nona Xiao Lin Meng melakukan kesalahan terhadap dirimu!?" Balas Lu Haisheng santai.


"Sepertinya pria sepuh ini tidak menunjukkan rasa takut sedikitpun...lihat saja nanti, pasti kau akan bersujud untuk memohon pengampunan dariku." Pikir Xue Zhao.


"Itu memang benar, secara langsung nona Xiao Lin Meng memang tidak melakukan kesalahan kepadaku, akan tetapi tanpa sengaja dia telah membuat suatu kesalahan yang besar." Bao Meng Ling menjelaskan.


"Ohh, jadi seperti itu? Apakah yang kau maksudkan itu adalah cinta mu yang bertepuk sebelah tangan?" Lu Haisheng menanggapi.


"Nona Bao, hati seseorang tidak bisa kita paksakan...apa lagi menyakiti orang yang di kasihi oleh sosok yang kau sukai...menurutku itu adalah suatu tindakan yang sangat tidak terpuji." Lanjut Lu Haisheng.


"Tua Bangka! Sepertinya mulutmu itu sangat pantas untuk ku robek!" Teriak Bao Meng Ling dengan geram.


"Kau terlalu banyak bicara, aku bungkam mulut kotormu itu!" Teriak Bao Meng Ling sambil melepaskan ribuan pisau energi.


Lu Haisheng langsung menciptakan dinding formasi pertahanan untuk membendung serangan Bao Meng Ling.


Kini keempat leluhur yang lain telah tiba di tempat dimana Lu Haisheng dan empat leluhur lainnya berada.


Sembilan leluhur itu langsung menciptakan formasi pertahanan untuk melindungi diri mereka dari serangan Bao Meng Ling.


Lu Haisheng dan Sheng Dong mencoba untuk melindungi ke-tujuh pendekar dewa yang sudah pasti tidak bisa menahan serangan Bao Meng Ling.


"Cepat siapkan formasi Bintang Timur!" Perintah Lu Haisheng kepada ke-tujuh pendekar dewa.


Tujuh pria sepuh itu langsung mengerahkan energi qi mereka untuk digabungkan ke tubuh salah satu dari mereka untuk dilepaskan ke arah Xue Zhao.


"Hmmmphh...teknik seperti itu ingin digunakan untuk melukaiku? Benar-benar sangat naif... Mereka pikir siapa yang mereka hadapi saat ini." Gumam Xue Zhao dan langsung mengerahkan energi qi miliknya untuk menghalau serangan ke-tujuh leluhur itu.


Sebuah cahaya berbentuk seperti jaring namun di penuhi dengan simbol-simbol kuno segera melesat untuk menghalau serangan Formasi Bintang Timur yang di lancarkan oleh ke -tujuh leluhur sekte Lembah Pengobatan.


Kedua serangan itu saling bertemu dan menciptakan percikan cahaya yang membendar luas menyinari kota Chingli.


Percikan cahaya itu seketika saja memberikan dampak bagi setiap bangunan yang berada di dalam radius seratus meter dari tempat bertemunya kedua serangan itu.


Penduduk kota Chingli yang awalnya telah dievakuasi terlebih dahulu oleh pasukan pengamanan kota, merasa terkejut setelah mendengar ledakan besar tersebut.


"Sepertinya pertarungan tingkat dewa sedang berlangsung, jika kita tidak segera pergi dari tempat itu, mungkin kita sudah menjadi korban karena terkena dampak dari kekuatan energi yang mereka lepaskan."


"Iya, untung saja kita telah dievakuasi tepat waktu...jika tidak, pasti kita sudah menjadi korban."


Para penduduk yang dievakuasi terus membahas mengenai pertarungan yang sedang terjadi.


Sedangkan ke-tujuh leluhur yang menyerang Xue Zhao, kini formasi mereka telah dihancurkan.


Mereka bertujuh langsung terhempas ke belakang saat serangan Xue Zhao menghancurkan serangan hingga menerjang tubuh mereka.


Lu Haisheng dan Sheng Dong kini telah terlibat pertarungan dengan Bao Meng Ling dan Feng Ya.


Namun pertarungan antara Bao Meng Ling dan Lu Haisheng terlihat sangat tidak seimbang, hal itu karena Lu Haisheng lebih berpengalaman dan juga sedikit lebih tinggi basis kultivasinya.


Serangan ribuan pisau energi milik Bao Meng Ling, dengan mudah di patahkan oleh Lu Haisheng.


Energi qi yang kini telah berbentuk seperti seekor Singa berukuran besar terus menyerang tubuh Bao Meng Ling.


"Sialan! Kekuatanku benar-benar tidak sepadan dengan kekuatan yang dia miliki." Bao Meng Ling membantin.


"Aku harus bisa secepatnya melumpuhkan wanita ini agar bisa membantu mereka bertujuh." Pikir Lu Haisheng dan terus melancarkan serangan ke arah Bao Meng Ling.


Sheng Dong sendiri kini terlibat pertarungan dengan Feng Ya, namun pertarungan keduanya masih terlihat seimbang.


"Pria tua itu sepertinya ingin melumpuhkan nona Bao Meng Ling, aku harus segera membantunya." Pikir Xue Zhao dan segera melumpuhkan ke-tujuh leluhur yang dia hadapi.


Tidak sulit baginya untuk melakukan hal itu dan dengan cepat langsung menyerang Lu Haisheng dari samping.


Merasakan sebuah energi besar dengan cepat sedang menuju kearahnya, Lu Haisheng langsung berpaling untuk melihatnya.


Blaaarrr


Lu Haisheng tidak sempat mengantisipasi serangan Xue Zhao, itu karena kecepatan serangan seorang pendekar diranah immortal, tidak bisa diikuti oleh seorang pendekar diranah saint.


Tubuh Lu Haisheng langsung terpental kesamping sejauh ratusan meter dan menabrak bangunan yang masih berdiri.


~Bersambung~