PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 248. Menjadi Pelindung


Serangan tinju yang dilancarkan oleh Xue Yunlei tepat mengenai tubuh Xue Zhao dan membuat pemuda itu terhempas jauh sehingga membentur dinding formasi pembatas yang dia ciptakan sendiri.


"Uhuk...uhuk...sial, mengapa serangannya bisa membuat tubuhku terasa remuk seperti ini?" Pikir Roh Dewa sambil kembali bangkit untuk mengantisipasi serangan susulan.


Huaxianzi yang melihat serangan Xue Yunlei berhasil mengenai tubuh Xue Zhao segera melepaskan serangan susulan yang berbentuk formasi dari ribuan kembang yang diciptakan dari energi qi miliknya.


Saat posisi Xue Zhao sudah dalam keadaan berdiri, serangan Huaxianzi pun datang menyerangnya.


"Sial! Mereka benar-benar tidak mau memberikan kesempatan sedikitpun kepadaku untuk membalas serangan mereka." Gerutu Xue Zhao sambil membendung serangan Huaxianzi.


Blaaarrr


Tubuh Xue Zhao kembali terdorong dan tersandar di dinding formasi pembatas miliknya.


Energi qi yang berbentuk ribuan kelopak bunga terus menggempur pertahanan Xue Zhao membuat dinding tipis yang dia ciptakan perlahan mulai retak.


"Bagaimana mungkin seranganku tidak berdampak bagi mereka dan sebaliknya serangan mereka sangat berdampak bagiku!?" Xue Zhao membantin sambil menyalurkan energi qi untuk memperkuat formasi pertahanan miliknya.


Namun situasi itu langsung dimanfaatkan oleh Xue Yunlei yang dengan cepat melepaskan serangannya juga.


Sebuah tombak besar yang diselimuti oleh energi elemen petir dan elemen api dalam sekejap saja melesat ke arah tubuh Xue Zhao.


"Sudah saatnya kau lenyap dari dunia ini." Tutur Xue Yunlei setelah melepaskan serangannya.


Namun tidak terjadi ledakan saat serangannya tinggal beberapa senti mengenai tubuh Xue Zhao.


Hal itu karena dinding formasi pembatas yang menahan tubuh Xue Zhao kini sudah lenyap, sehingga serangan Huaxianzi yang di bendung oleh Xue Zhao mendorong tubuhnya dengan cepat ke belakang.


Situasi itu adalah rencana Xue Zhao untuk bisa melepaskan diri dari serangan Xue Yunlei.


"Sepertinya dugaanku tidak meleset...sosok itu benar adalah Xue Yunlei." Pikir Xue Zhao sambil menggunakan teknik teleportasi untuk bisa menghindari serangan Xue Yunlei.


Tidak hanya Xue Zhao yang sudah dalam keadaan terluka, melainkan ke lima sosok yang datang bersamanya kini telah terluka akibat menjadi bulan-bulanan pasukan bangsa peri.


Xue Zhao yang telah berpindah ke tempat dimana yang lainnya berada langsung berseru.


"Cepat mundur dan tinggalkan tempat ini!"


Mendengar perintah dari Xue Zhao, ke lima sosok tersebut langsung menghilang dari tempat mereka bersamaan dengan menghilangnya Xue Zhao.


Saat pasukan bangsa peri hendak mengejar mereka, Xue Yunlei langsung mencegah tindakan tersebut.


"Tidak perlu kalian mengejar mereka!" Seru Xue Yunlei.


"Penguasa, apakah mereka akan kembali dalam waktu dekat ini?" Tanya Huaxianzi.


"Tidak, mereka tidak akan kembali ke sini, hal itu karena teknik formasi pertempuran milik mereka tidak bisa memberikan dampak yang serius bagi pasukan bangsa peri." Jawab Xue Yunlei.


Di suatu hutan yang berjarak sepuluh kilometer dari danau dimana tempat pertempuran itu terjadi, terlihat enam sosok pendekar sudah berkumpul disana.


"Penguasa, mengapa serangan kita tidak berdampak bagi mereka? Padahal sebelumnya, formasi pertempuran milikku bisa membunuh seorang peri dalam sekali serangan saja." Ucap Raja Iblis.


"Sepertinya rencana kita, sebelumnya telah diketahui oleh mereka."


"Itulah mengapa mereka sudah siap menyabut kedatangan kita di tempat itu."


"Tidak hanya itu saja, jika tanpa bantuan Xue Yunlei, mereka pasti tidak setangguh saat kita menghadapi mereka."


Xue Zhao menanggapi dan menjelaskan situasi yang telah terjadi sehingga membuat mereka gagal total dalam penyerangan itu.


"Apakah dia itu adalah pendekar muda yang aku cari?" Tanya Raja Iblis.


"Iya, dialah orangnya." Jawab Xue Zhao.


"Jadi apa yang akan kita lakukan selanjutnya?" Tanya Du Tiansang.


"Sepertinya kalian harus menguasai teknik tingkat dewa yang akan aku berikan."


"Namun sebelumnya, kita harus mengumpulkan terlebih dahulu kekuatan kita agar bisa mengimbangi kekuatan mereka."


"Kau dan Du Tiansang harus mengumpulkan setiap pendekar dewa yang sekte kalian miliki untuk mempelajari Teknik yang akan aku berikan."


"Penguasa, bagaimana jika kita menyerang bangsa peri dihutan ilusi?" Usul Du Tiansang.


"Sepertinya kita juga akan mendapatkan hasil yang tidak jauh berbeda dengan hasil yang baru saja kita dapatkan saat ini." Jawab Xue Zhao.


"Mengapa bisa begitu?" Tanya Raja Iblis penasaran.


"Aku pikir, Xue Yunlei juga telah memberikan sesuatu yang bisa membuat para peri tidak akan terdampak dengan serangan formasi pertempuran yang kita miliki." Jawab Xue Zhao.


"Penguasa, sepertinya apa yang kau katakan itu ada benarnya juga, sebab waktu lalu, pemuda itu meskipun memiliki basis kultivasi jauh dibawah basis kultivasi milikku, namun dia bisa menerima tiga seranganku."


"Sepertinya teknik tersebut yang dia berikan kepada pasukan bangsa peri sehingga mereka bisa sekuat itu." Ungkap Raja Iblis.


"Hmmmphh...sebenarnya teknik apa yang dia miliki? Aku saja tidak memiliki teknik seperti itu, dari mana dia mendapatkan teknik tersebut?" Pikir Xue Zhao.


Xue Zhao tidak mengetahui jika serangan formasi pertempuran milik mereka tidak berdampak bagi pasukan bangsa peri karena benang sutra emas milik Xue Yunlei dan bukan sebuah teknik.


"Ayo kita kembali ke tempat kita masing-masing untuk memulihkan tenaga kita yang telah terkuras serta menyembuhkan luka dalam yang kita miliki." Ujar Xue Zhao.


"Ingat, secepatnya kalian berdua bersama dengan anggota sekte kalian harus segera berada di kota Yin."


"Aku menunggu kalian disana."


"Penguasa, bagaimana jika Xue Yunlei itu berada di kota Yin juga? Bukankah hal itu akan menarik perhatiannya?" Ucap Du Tiansang bertanya.


Xue Zhao yang awalnya hendak pergi, kini mengurungkan niatnya dan memikirkan ucapan dari Du Tiansang.


"Benar juga, meskipun dia tidak bisa berbuat apa-apa bagiku, namun hal itu akan berbeda dengan mereka."


"Apa lagi mereka berasal dari sekte aliran hitam, hal itu bisa menjadi alasan yang kuat baginya untuk menyerang mereka."


Xue Zhao terus memikirkan ucapan Du Tiansang.


Beberapa saat kemudian, Xue Zhao pun berkata "Bagaimana jika kita bertemu di markas sekte Racun Surgawi saja? Bagaimana Du Tiansang? Apakah hal itu bisa diatur?"


"Baik penguasa! Aku akan mengaturnya...namun aku juga membutuhkan bantuan dari Raja Iblis untuk memberitahukan kepada anggota sektenya." Jawab Du Tiansang.


"Aku akan mengurus anggota sekte ku agar mereka bisa bekerja sama dengan anggota sekte Racun Surgawi." Sambung Raja Iblis.


***


Di aula utama istana bangsa peri didasar danau, kini para petinggi bangsa peri dan kelompok Xue Yunlei sedang berkumpul di sana untuk membahas apa yang baru saja terjadi.


"Pendekar Xue Yunlei, terima kasih atas bantuannya...jika tanpa bantuanmu, pasti kami akan sulit untuk bisa menghadapi mereka."


"Tidak itu saja, kemungkinan besar kami saat ini sudah dijadikan sumber daya untuk bisa meningkatkan basis kultivasi mereka." Tutur raja peri dengan sikap hormat.


"Sudahlah, tidak perlu berterima kasih kepadaku, sebab itu memang sudah menjadi tanggung jawab ku untuk bisa melindungi kalian, karena itu adalah pesan terakhir leluhur agung kalian kepadaku." Balas Xue Yunlei menanggapi perkataan raja peri.


"Para leluhur, para petinggi bangsa peri penguasa danau dan juga semua bangsa peri penguasa danau...mulai saat ini, pendekar Xue Yunlei secara resmi kita nyatakan sebagai pelindung bangsa kita!."


"Semuanya beri hormat kepadanya!" Seru raja peri memberikan perintah.


"Hormat kepada Pelindung bangsa peri!" Seru semuanya tiga kali berturut-turut sambil bersujud memberi hormat kepada Xue Yunlei.


"Semuanya berdiri." Ucap Xue Yunlei.


Mereka pun segera melakukan apa yang Xue Yunlei perintahkan.


"Pelindung...terimalah pemberian kami ini, semoga apa yang kami berikan ini, bisa membantumu untuk meningkatkan basis kultivasi mu." Tutur raja peri sambil menyerahkan sebuah batu pertama berwarna merah.


"Pelindung...ini adalah batu permata yang berasal dari Kerajaan langit yang diberikan oleh salah satu dewa kepadaku." Raja peri menjelaskan.


Aura energi yang sangat kuat memancar keluar dari batu permata yang diberikan oleh raja peri itu, sehingga membuat Zhuan Zhu merasa terintimidasi dengan kekuatannya.


"Benar-benar sangat kuat...sepertinya batu ini kualitasnya lebih tinggi dari buah persik yang pernah aku serap sebelumnya...pasti batu ini akan sangat membantu." Pikir Xue Yunlei setelah menerima batu permata tersebut.


~Bersambung~