PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 291. Kedatangan Saudara Seperguruan


Ratu peri penguasa hutan ilusi, raja peri penguasa danau dan raja peri penguasa hutan wilayah Jicheng serta para siluman langsung menyambut kedatangan Xue Yunlei dengan sikap hormat.


Xue Yunlei sendiri hanya menanggapinya dengan mengangkat salah satu tangannya dan memberikan isyarat kepada mereka untuk kembali duduk.


"Bagaimana dengan keadaan kalian? Apakah ada yang terluka saat pertarungan itu terjadi?" Tanya Xue Yunlei.


"Tidak ada penguasa!" Jawab mereka serentak.


Memang tidak ada yang terluka dipihak mereka, itu karena jumlah mereka lebih banyak dari jumlah kelompok Xue Zhao, sehingga mereka dengan mudah bisa melumpuhkannya.


Xue Yunlei seger menarik kembali benang sutra emas yang telah dia bagikan kepada semua yang hadir di tempat itu.


Setelah selesai, mereka pun kembali melanjutkan aktivitas sebelumnya.


***


Digunung Kongtong, kini Chi Jingzi yang sedang mencoba untuk berkomunikasi dengan beberapa saudaranya, telah berhasil menghubungi dua orang saudara seperguruannya.


Keduanya adalah Shui Lingbao dan Leng Daoxing yang memiliki basis kultivasi yang sama juga dengannya.


"Ada hal penting apa yang membuat kakak kedua menghubungiku?" Tanya Shui Lingbao penasaran.


Itu karena tidak biasanya Chi Jingzi menghubungi saudara seperguruannya, sebab mereka semua berfokus untuk meningkatkan basis kultivasi mereka masing-masing.


Chi Jingzi pun segera memberitahukan tujuannya mengapa menghubungi Shui Lingbao.


Setelah mendengar apa yang diberitahukan oleh Chi Jingzi, Shui Lingbao pun merasa sangat terpukul.


Dirinya tidak menyangka jika salah satu saudara seperguruannya telah meninggal akibat perbuatan seorang pendekar muda.


"Kakak kedua, aku akan segera kembali ke gunung Kongtong, namun sebelumnya aku juga akan mencoba untuk menghubungi saudara kita yang lain." Tutur Shui Lingbao.


"Baik, aku akan menunggumu disini." Balas Chi Jingzi.


Setelah berkomunikasi dengan Shui Lingbao, Chi Jingzi juga bisa berkomunikasi dengan Leng Daoxing.


Leng Daoxing juga menanyakan hal yang sama dengan apa yang ditanyakan oleh Shui Lingbao.


Chi Jingzi juga memberitahukan hal yang sama seperti apa yang dia beritahukan kepada Shui Lingbao, sehingga Leng Daoxing juga akan pergi ke gunung Kongtong.


Setelah beberapa hari kemudian, akhirnya keempat saudara seperguruannya telah tiba di gunung Kongtong.


"Kakak kedua! Ayo kita pergi untuk membalaskan dendam kakak kelima." Tutur Shui Lingbao setelah bertemu dengan Chi Jingzi.


"Adik Ke sembilan, kita tidak boleh bertindak gegabah, karena pemuda itu tidak sendiri, dia dibantu oleh pasukan bangsa peri dan juga pasukan bangsa siluman." Chi Jingzi menanggapi ajakan Shui Lingbao.


"Kakak Kedua, memangnya sekuat apa mereka?" Sambung Leng Daoxing bertanya.


"Memang aku sendiri tidak melihat langsung bagaimana pendekar muda itu bisa mengalahkan adik Huanglong, namun kedua orang itu yang melihat langsung kejadian tersebut." Jawab Chi Jingzi sambil menunjuk kearah dimana Ming Chuan dan Hong Ye berada.


"Siapa mereka?" Tanya Sun Cihang.


"Mereka berasal dari markas suku Hushi bagian timur dimana adik Huanglong dilukai oleh pendekar muda itu." Jawab Chi Jingzi lagi.


"Ayo kita mendekati mereka berdua untuk bisa mendapatkan penjelasan, sebenarnya sekuat apa pemuda itu serta sosok yang bersama dengannya." Ajak Sun Cihang.


Mereka berlima segera pergi mendekati Ming Chuan dan Hong Ye yang telah mengetahui kedatangan mereka.


Keduanya pun segera memberi hormat kepada keempat sosok yang baru saja tiba itu.


"Apa benar kalian berdua telah melihat dengan mata kepala kalian sendiri bagaimana pendekar muda itu mengalahkan kakak seperguruan kami?" Tanya Sun Cihang.


"Benar senior!" Jawab mereka berdua secara bersamaan.


"Cepat jelaskan, sekuat apa pendekar muda itu serta sosok yang bersama dengannya!" Tutur Sun Cihang dengan nada suara yang penuh penekanan.


Mendapatkan pertanyaan serta mendengar nada suara Sun Cihang, membuat Ming Chuan langsung memberitahukan apa yang dia lihat.


Setelah mendengar penjelasan Ming Chuan, Sun Cihang pun berkata untuk menanggapinya.


"Jika mereka hanya berlima, sebaiknya kita segera pergi untuk mencarinya, sebab menurutku, kekuatan kita saat ini sudah cukup untuk bisa mengalahkan pendekar muda itu."


"Benar apa yang kakak kedelapan katakan, sebaiknya kita segera pergi untuk mendapatkannya agar bisa membalaskan dendam kakak kelima." Sambung Shui Lingbao menyetujui apa yang Sun Cihang katakan.


"Itu benar! Ayo kita pergi!" Sambung dia sosok yang lain.


"Baiklah, jika itu yang kalian inginkan." Ucap Chi Jingzi.


Akhirnya mereka pun segera pergi ke kota Yin untuk bisa menemukan Xue Yunlei dan kelompoknya.


Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi mereka untuk bisa tiba di kota Yin.


Di atas langit kota Yin, kini terlihat tujuh sosok sedang mengawasi situasi di kota itu.


"Sepertinya kota ini dilindungi oleh formasi pelindung tingkat dewa." Ucap Chi Jingzi yang mengetahui formasi yang melindungi kota itu.


"Iya, formasi pelindung ini sangat sulit untuk bisa diterobos, sebaiknya kita masuk melalui gerbang kota ini." Sambung Sun Cihang.


"Benar apa yang kakak Sun katakan itu." Leng Daoxing menyetujui usulan Sun Cihang.


Qiu Liusun, Sun Lingbao dan yang lainnya hanya bisa menyetujui apa yang Sun Cihang sarankan itu.


Mereka pun segera mendarat di pinggir hutan yang berada di dekat kota Yin.


Setelah itu, mereka segera melakukan perjalanan dengan berjalan kaki untuk bisa memasuki kota Yin.


Mereka pun berdiri di antrian paling belakang untuk mendapatkan pemeriksaan dari prajurit yang bertugas di gerbang kota Yin.


"Jangan membuat keributan setelah kita memasuki kota ini, sebab hal itu akan berdampak buruk bagi penduduk kota yang tidak bersalah." Ucap Chi Jingzi mengingatkan yang lain melalui kekuatan spiritualnya.


Mereka pun segera menatap kearah Chi Jingzi dan segera memberikan isyarat bahwa mereka menyetujui apa yang kakak kedua mereka katakan.


Setelah melewati pemeriksaan, Chi Jingzi pun segera berkata kepada Ming Chuan dan Hong Ye.


"Tugas kalian berdua saat ini, harus segera mencari informasi mengenai keberadaan pemuda itu agar kami tidak membuang-buang waktu untuk mencarinya dikota ini."


"Baik senior." Balas keduanya.


"Kakak kedua, sebaiknya aku bersama dengan adik Daoxing ikut bersama mereka berdua." Usul Shui Lingbao yang di setujui juga oleh Leng Daoxing.


"Baiklah, jika menurutmu itu yang lebih baik." Ucap Chi Jingzi menanggapi.


Akhirnya Ming Chuan pergi bersama dengan Leng Daoxing.


Sedangkan Hong Ye pergi bersama dengan Shui Lingbao dan segera memisahkan diri dari yang lain.


Ming Chuan yang mengetahui jika partai Kaypang adalah bawahan dari Yu Fei yang dijuluki Dewa Pengemis oleh para pendekar di wilayah negara Xin, segera mendekati seorang pengemis untuk bisa mendapatkan informasi.


Ming Chuan segera memberikan dua keping perak ke mangkuk milik pengemis yang duduk dipinggir jalan.


Setelah melihat reaksi terkejut dari pengemis itu, Ming Chuan segera bertanya.


"Apakah itu masih kurang?"


"Ti...tidak tuan, ini sudah cukup." Jawab pengemis itu.


"Jika kau ingin lebih, kau harus menjawab pertanyaan ku." Lanjut Ming Chuan.


"Apa yang ingin tuan tanyakan?" Balas pengemis itu.


"Apakah Xue Yunlei sudah kembali ke kota ini?" Tanya Ming Chuan.


"Sampai saat ini, keberadaan tuan muda Xue Yunlei belum diketahui oleh siapapun yang berada di kota ini." Jawab pengemis itu.


"Jika demikian, itu berarti saat ini dia tidak ada di kota ini." Tutur Ming Chuan.


"Benar tuan." Jawab pengemis itu lagi.


"Terima kasih atas informasinya." Ucap Ming Chuan dengan memberikan lima keping perak lagi kepada pengemis itu.


"Bagaimana senior, apakah kita akan terus mencari informasi mengenai keberadaan Xue Yunlei dikota ini?" Tanya Ming Chuan kepada Leng Daoxing.


"Sebaiknya kita menyusul saudara seperguruan yang lain untuk menunggu kabar dari Shui Lingbao." Ucap Leng Daoxing.


Keduanya pun segera kembali ke jalan utama untuk bisa menemukan keberadaan Chi Jingzi dan tiga sosok lainnya.


Sedangkan Hong Ye bersama dengan Shui Lingbao masih tetap mencari informasi mengenai Xue Yunlei.


Setelah mencari beberapa waktu, akhirnya Ming Chuan dan Leng Daoxing menemukan tempat dimana Chi Jingzi dan dua sosok lainnya berada.


Keduanya segera memasuki sebuah restoran yang paling megah di kota Yin.


~Bersambung~