PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 246. Bertambahnya Kekuatan Xue Zhao


Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya sang komandan pasukan bangsa peri itu kini sudah kembali.


"Tuan, ayo ikut denganku." Ucap sang komandan mengajak Xue Yunlei dan yang lainnya.


Akhirnya mereka pun memasuki aula utama istana dan langsung di sambut oleh seluruh petinggi bangsa peri.


Nu Xiannu juga sudah berada di dalam ruangan itu dan menyambut kedatangan Xue Yunlei dengan tatapannya.


"Selamat datang di istana kami...mohon maaf atas penyambutan pasukan kami jika telah membuat tuan sekalian merasa tersinggung." Ucap sang raja peri menyambut kedatangan kelompok Xue Yunlei.


"Terima kasih atas penyambutannya." Balas Xue Yunlei yang tidak ingin menanggapi perkataan sang raja.


"Kedatangan kami kesini sebagai bagian dari permintaan leluhur agung kalian sebelum akhirnya dia pergi." Lanjut Xue Yunlei.


"Jika tidak mengingat kebaikannya, untuk apa kami bersusah payah ingin memberitahukan kepada kalian mengenai serangan yang direncanakan oleh Raja Iblis terhadap kalian!?"


"Tidak perlu kalian berterima kasih dengan bantuan yang akan kami berikan kedepannya."


"Saat berada di dalam kota Yin, aku tidak sengaja mendengar pembicaraan Raja Iblis yang saat ini memiliki basis kultivasi sebagai seorang pendekar di ranah immortal dengan keempat sosok lainnya yang telah sepakat untuk bekerja sama."


"Mereka telah sepakat datang kesini untuk menyerang kalian...jika yang datang kesini hanya Raja Iblis bersama dengan anggota sektenya, aku pasti tidak akan datang untuk membantu."


"Namun karena ada empat orang yang sudah berada di ranah immortal dan satu diantaranya adalah Roh Dewa yang menguasai tubuh seorang pemuda serta seorang pendekar di ranah saint puncak, sehingga membuat kami harus datang kesini."


"Untuk itu aku tidak ingin berbasa-basi lagi dan hanya meminta kalian untuk segera bersiap menyambut kedatangan mereka."


"Dengan kemampuan yang mereka miliki, pasti besok pagi mereka sudah tiba di danau ini."


"Kami akan menggunakan teknik milik leluhur kalian agar bisa memancarkan aura bangsa peri dari tubuh kami."


"Tindakan kami itu untuk mengelabui mereka agar tidak terlalu waspada dengan kemampuan bangsa peri."


"Jika memiliki kesempatan untuk bisa membunuh salah satu dari mereka, jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan itu."


"Dan untuk menghadapi mereka, biarkan kami berlima yang akan berdiri didepan agar kalian tidak menjadi sasaran empuk mereka."


"Saat kami sedang bertarung, kalian harus menunggu waktu yang tepat untuk melepaskan serangan dan jangan sampai bertindak gegabah."


"Bagi yang tidak memiliki kemampuan untuk bisa mengimbangi kecepatan mereka, aku ingatkan untuk tidak ikut serta, sebab hal itu hanya akan memberikan suatu kerugian yang tidak berarti."


"Aku hanya meminta kalian untuk bisa memahami keinginan dan cara berpikirku serta rencana yang sudah aku siapkan."


"Hanya itu yang bisa aku sampaikan kepada kalian...ayo kita pergi." Tutup Xue Yunlei yang langsung mengajak lima sosok yang datang bersama dengannya.


"Terima kasih atas kebaikan tuan." Ucap sang raja peri.


Mereka pun segera membahas apa yang baru saja disampaikan oleh Xue Yunlei dan langsung memutuskan siapa saja yang akan ikut untuk bertarung.


Setelah sudah diputuskan, akhirnya hanya lima belas peri dengan kemampuan yang tinggi untuk ikut serta menyambut kedatangan Raja Iblis bersama dengan keempat sosok yang lain.


Setelah itu mereka pun lanjut membahas bersama dengan Xue Yunlei dan yang lainnya.


***


Saat pagi menjelang, terlihat sudah ada lima sosok yang berkumpul dihutan yang terletak di luar kota Yin.


Mereka adalah Xue Zhao, Raja Iblis bersama tiga leluhur agung sekte Racun Surgawi.


"Sebelum kita pergi ke danau dimana bangsa peri itu berada, kita terlebih dahulu akan mampir di markas sekte Racun Surgawi untuk mengajak seorang leluhur agung."


"Dia adalah Yi Feng seorang pendekar di ranah saint awal." Ucap Du Tiansang.


"Iya, itu akan lebih baik jika kekuatan kita bertambah, agar kita bisa dengan mudah untuk mengalahkan mereka." Xue Zhao menanggapi.


"Iya, itu akan sangat membantu kita untuk bisa mengalahkan pasukan bangsa peri penguasa danau itu." Sambung Raja Iblis.


"Baiklah, ayo kita pergi ke markas kalian." Ajak Xue Zhao.


Mereka berlima segera berdiri saling berdekatan untuk bisa pergi ke markas sekte Racun Surgawi.


Karena kemampuan mereka untuk berteleportasi hanya sejauh beberapa puluh kilometer, sehingga Xue Zhao membantu mereka agar bisa tiba dalam sekali berteleportasi.


Dalam sekejap mata mereka pun segera tiba di alun-alun markas sekte Racun Surgawi.


Kemunculan mereka itu membuat anggota sekte langsung terkejut. Akan tetapi keterkejutan mereka pun hilang disaat melihat tiga sosok leluhur agung mereka.


Dan sosok itu adalah Raja Iblis leluhur agung sekte Gunung Kepala Putih.


"Hormat kepada leluhur agung!." Seru anggota sekte setelah melihat tiga sosok leluhur agung mereka.


Du Tiansang dan dua sosok lainnya hanya mengangkat salah satu tangan mereka untuk menanggapi sambutan dari beberapa anggota sekte tersebut.


"Penguasa, mohon menunggu sebentar, aku akan memanggil Yi Feng untuk pergi bersama dengan kita." Ucap Du Tiansang sambil menatap Xue Zhao.


Anggota sekte yang melihat sikap Du Tiansang yang sangat menghormati seorang pendekar muda, merasa sangat penasaran dengan sosok tersebut.


"Siapa pendekar muda itu? Mengapa leluhur agung Du Tiansang terlihat begitu menghormatinya?"


"Sepertinya dia bukan sosok sembarangan, kita tidak boleh membuatnya tersinggung."


"Iya, bukankah itu adalah Raja Iblis?" Tanya salah satu diantara mereka.


"Itu benar, dia adalah Raja Iblis."


"Mengapa dia bisa bersama dengan ketiga leluhur agung sekte kita? Apa yang sedang terjadi?"


"Lihat, sepertinya Raja Iblis juga terlihat juga sangat menghormati pendekar muda itu."


"Sebaiknya kita jangan terlalu lama berada disini, itu tidak akan baik bagi kita. Apa lagi membicarakan para pendekar yang memiliki basis kultivasi yang jauh berada di atas kultivasi kita."


"Iya, ayo kita pergi dari sini."


Mereka pun segera pergi dari tempat itu karena tidak ingin menyinggung Xue Zhao dan juga Raja Iblis.


Beberapa saat kemudian, Du Tiansang telah kembali bersama dengan sosok pria sepuh lainnya yang tidak lain adalah Yi Feng.


"Penguasa, maafkan karena telah membuatmu menunggu." Ucap Du Tiansang.


"Yi Feng memberi hormat kepada penguasa!" Tutur pria sepuh itu.


"Senang bisa bertemu dengan mu." Balas Xue Zhao menanggapi perkataan pria sepuh itu.


"Apakah Du Tiansang telah menjelaskan semuanya kepadamu?" Lanjut Xue Zhao bertanya.


"Iya penguasa! Saudara Du Tiansang telah memberitahukan kepada ku dan aku siap untuk mengabdikan hidupku kepadamu!." Ujar Yi Feng lagi.


"Terima kasih karena kau siap untuk menjadi pengikutku." Balas Xue Zhao.


"Karena Yi Feng telah bergabung dengan kita, sebaiknya kita segera pergi ke danau dimana bangsa peri itu berada." Lanjut Xue Zhao.


Mereka pun kembali melakukan hal yang sama seperti saat mereka datang ke markas sekte Racun Surgawi.


Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi mereka untuk bisa tiba ditepi danau yang menjadi tujuan mereka.


Karena aura keberadaan mereka telah ditekan oleh teknik milik Xue Zhao, sehingga kedatangan mereka itu tidak diketahui oleh pasukan bangsa peri.


Meskipun kehadiran mereka tidak diketahui oleh para pasukan bangsa peri yang berpatroli, namun hal itu tidak dengan Xue Yunlei.


Pemuda itu yang kini telah siap menyambut kedatangan mereka telah melihat enam sosok yang baru saja tiba itu.


Xue Zhao segera menyelisik danau itu untuk mencari letak dimana dunia bangsa peri itu berada.


Saat dirinya bisa menemukan keberadaan dunia bangsa peri penguasa danau, Xue Zhao pun berkata.


"Sepertinya ada yang aneh dengan situasi yang ada didalam dunia bangsa peri penguasa danau ini."


"Apa yang penguasa maksudkan itu?" Tanya Du Tiansang penasaran.


"Sepertinya dunia mereka terlihat sangat sepi, tidak ada aktivitas yang terlihat didalamnya." Jawab Xue Zhao.


"Apakah kedatangan kita ini telah dinantikan oleh mereka?" Lanjut Xue Zhao sambil terus mengedarkan pandangannya.


Kelompok Xue Yunlei akhirnya menampakkan diri kepada kelompok Xue Zhao.


Tindakan mereka itu membuat Xue Zhao dan yang lainnya merasa sangat terkejut.


"Sepertinya kemunculan kami membuat kalian sangat terkejut...mohon maaf atas penyambutan kami ini." Tutur sosok yang tidak lain adalah raja bangsa peri penguasa danau itu.


~Bersambung~