PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 325. Datangnya Bantuan


Serangan ratusan anak panah dengan mudah bisa di bendung oleh ratusan pendekar langit dan segera mengembalikan kearah pasukan kota Yin.


Puluhan prajurit dipihak kota Yin yang tidak sempat menghindar atau menangkis serta membendung serangan, langsung tumbang karena terkena tombak yang dilontarkan dan ratusan anak panah yang telah dikembalikan kepada mereka.


Sedangkan ratusan pendekar langit segera menyerang pasukan kota Yin yang memblokade gerbang kota Yin.


Saat ratusan pendekar langit itu mulai melepaskan serangan energi qi mereka ke barikade pertahanan, tiba-tiba dari arah samping datang ratusan pendekar yang berada dari sekte Tongtian untuk membantu pasukan kota Yin.


Xie Yi bersama dua leluhur sekte Tongtian bersama dengan ketua sekte dan puluhan tetua sekte yang memiliki basis kultivasi sebagai pendekar langit diikuti dengan ratusan pendekar raja segera memasuki arena pertarungan.


Dengan mudah Xie Yi dan dua orang leluhur yang memiliki basis kultivasi sebagai pendekar dewa bumi melumpuhkan puluhan pendekar langit yang berada dipihak Yu Fei.


"Sepertinya kita harus segera turun tangan untuk menghadapi para pendekar yang berasal dari sekte Tongtian itu, jika tidak, kekuatan pasukan kita akan banyak berkurang!" Ujar Ming Chuan.


"Kamu tenang saja...tidak perlu terburu-buru untuk menghadapi mereka...apa gunanya jumlah pasukan kita ini jika tidak dimanfaatkan!?" Tutur Yu Fei menanggapi perkataan Ming Chuan.


"Tarik pasukan!"


"Lontarkan kembali bola-bola api bersama ribuan tombak itu ke arah mereka!"


Teriak Yu Fei memberikan perintah kepada bawahannya.


Pasukan kavaleri yang awalnya menyerang bersama ratusan pendekar langit kini ditarik kembali oleh Yu Fei dan terus melancarkan serangan bola api dan ribuan tombak ke arah pasukan kota Yin.


Para pendekar raja yang mendapatkan serangan bola api kini menjadi korban karena tidak bisa membendung serangan tersebut.


Xie Yi dan kedua leluhur segera menciptakan formasi pelindung agar bisa melindungi anggota sekte Tongtian serta pasukan kota Yin.


"Terima kasih atas bantuannya! Jika tidak, kami sudah pasti telah tewas ditangan mereka..." Ucap Xue Beng yang saat itu sudah dalam keadaan terluka.


"Sepertinya rencana mereka untuk menghabiskan energi qi kita terlebih dahulu barulah mereka akan kembali melakukan serangan dekat...kita harus segera mencari cara untuk bisa keluar dari masalah ini." Ucap Xie Yi.


"Bagaimana jika kita membentuk beberapa kelompok kecil dan maju untuk menyerang mereka!?" Weng Yuang memberikan ide.


"Tetapi jumlah pasukan mereka jauh lebih banyak dari pasukan kita....itu seperti misi bunuh diri! Apa lagi ada ratusan pendekar langit dipihak mereka!" Ujar tetua Jia Yifan memberikan tanggapan.


"Menurutku, Satu-satunya cara adalah tetap berlindung didalam tembok kota Yin ini hingga bantuan tiba..." Sambung seorang pendekar yang berasal dari Organisasi Awan Merah.


"Bantuan!? Apakah akan ada bantuan yang akan datang kesini? Siapa mereka dan dari mana asalnya?" Tanya Xie Yi.


"Mereka adalah anggota dari Organisasi Awan Merah, yang juga merupakan bawahan pendekar Xue Yunlei..." Ucap pria itu menjawab pertanyaan Xie Yi.


"Apa katamu? Organisasi Awan Merah adalah bawahan pendekar Xue Yunlei!?" Xie Yi merasa terkejut mendengar perkataan pendekar langit didepannya yang saat itu terlihat sedang terluka.


Setelah beberapa saat, akhirnya Chen Kaibo dan Wen Liu kini telah pulih dan segera mendekati Xie Yi dan yang lainnya.


"Leluhur Xie, istirahatlah dahulu, biar aku yang akan menangani serangan bola api itu." Ucap Chen Kaibo.


Xie Yi merasa terkejut dengan energi qi yang merembes keluar dari tubuh Chen Kaibo.


Tidak hanya Xie Yi, melainkan para petinggi sekte Tongtian juga tidak menyangka jika basis kultivasi Chen Kaibo saat ini sudah meningkat sangat mengerikan.


"Bagaimana bisa hanya dalam waktu beberapa tahun saja dia sudah bisa memiliki basis kultivasi seperti ini?" Gumam Weng Yuang.


"Ketua, didunia ini tidak ada hal yang mustahil untuk bisa kita capai...begitu juga dengan ber kultivasi." Jawab Chen Kaibo.


Melihat Chen Kaibo telah pulih, Yu Fei dan Ming Chuan merasa terkejut.


"Serang...!!!"


Teriak Yu Fei sambil memberikan syarat kepada seribu pasukan kavaleri dan seribu pasukan infanteri untuk menyerang.


"Sial! Sepertinya mereka sudah tidak sabar untuk bisa secepatnya menguasai kota ini." Pikir Xue Beng.


"Apakah kita sudah bisa melakukan pertarungan jarak dekat dengan mereka?" Tanya Wen Liu.


"Ayo kita lakukan...jika tidak, mereka bisa memasuki kota ini melalui tembok kota." Ucap Chen Kaibo dan segera menghilang dari tempatnya berdiri.


Seiring dengan menghilangnya Chen Kaibo, formasi pelindung pun kini sudah tidak ada lagi.


Wen Liu bersama dengan belasan pendekar yang berasal dari Organisasi Awan Merah segera melesat untuk menyambut kedatangan ribuan pasukan Yu Fei.


Chen Kaibo segera melepaskan serangan energi qi miliknya tepat di tengah-tengah ribuan pasukan berkuda negara Xin.


Booommm


Ledakan pun terjadi dan membuat ratusan pasukan Yu Fei terhempas ke segala arah dan langsung kehilangan nyawa mereka.


"Arahkan serangan bola api dan tombak ke sosok itu!" Teriak Yu Fei memberi perintah sambil menunjuk kearah Chen Kaibo.


Mendapatkan serangan bola api dan ribuan tombak, Chen Kaibo segera membendungnya dan mengarahkan ke arah pasukan negara Xin.


Teriakan pun mulai terdengar bersahut-sahutan di pihak pasukan bawahan Yu Fei.


"Brengsek! Ternyata dia menggunakan serangan itu untuk menyerang pasukan ku...ayo kita serang dia secara bersama-sama!" Ujar Yu Fei mengajak Ming Chuan.


"Baik!"


Keduanya pun segera melesat terbang ke arah Chen Kaibo diikuti oleh seorang pendekar dewa bumi awal dan keempat pendekar agung yang adalah ketua sekte Yuan Shi, Perguruan Pedang Terbang, Perguruan Bangau Putih serta Perguruan Tapak Besi.


Ke tujuh sosok itu adalah kekuatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata oleh lawan mereka saat itu.


"Kalian berempat bantu pasukan yang lain agar secepatnya bisa merebut kota Yin!" Perintah Yu Fei.


"Sedangkan kau, cepat hadapi leluhur Xie Yi, sebab basis kultivasi kalian berdua seimbang."


Pendekar dewa bumi awal itu segera melesat ke arah Xie Yi untuk bertarung dengannya.


Sedangkan dirinya bersama dengan Ming Chuan terus menuju ke arah Chen Kaibo.


"Inilah waktu yang aku tunggu-tunggu untuk bisa membunuh kalian berdua." Pikir Chen Kaibo yang langsung menyambut kedatangan kedua lawannya.


Cahaya kuning keemasan segera terpancar dari tongkat milik Yu Fei.


"Rasakan ini...!!!" Teriak Yu Fei melepaskan serangannya.


Chen Kaibo segera melepaskan serangan juga ke arah datangnya serangan Yu Fei.


Dua kekuatan energi qi milik dua pendekar dewa yang berbeda tingkatan itu langsung bertemu diudara dan langsung di susul dengan serangan pedang energi milik Ming Chuan.


"Hhhhmmmpph...jadi seperti ini rencana kalian berdua!? Baiklah, aku akan menunjukkan bagaimana perbedaan tingkatan basis kultivasi kita." Ucap Chen Kaibo dan segera meningkatkan energi qi miliknya.


"Kau pikir kultivasi mu lebih tinggi dariku? Benar-benar sungguh naif cara berpikir mu itu... Kau lihat kekuatanku ini!" Balas Yu Fei dengan cepat meledakkan energi qi miliknya.


Blaaarrr


Ledakan pun terjadi dan membuat tubuh Chen Kaibo terdorong kebelakang yang pada akhirnya jatuh ke tanah.


"Ha...ha...ha...ha...ha...apakah kau merasa terkejut dengan kekuatan yang aku miliki?"


"Sepertinya kau tidak berpikir bahwa energi qi milikmu sebelumnya telah terkuras saat menciptakan formasi pelindung."


"Untuk itu, saat ini aku akan segera mengirimmu ke neraka...rasakan ini!" Tutup Yu Fei sambil melepaskan serangan tongkatnya ke tubuh Chen Kaibo yang sedang terbaring ditanah tak berdaya.


Booommm


Serangan Yu Fei dipatahkan oleh sebuah serangan dari samping yang dilepaskan oleh seorang pendekar yang juga sangat mengenal Yu Fei.


"Apakah kau masih mengenaliku?" Tanya sosok itu.


"Brengsek! Rupanya kau yang menggagalkan serangan ku...apakah kau sudah bosan hidup!?" Balas Yu Fei.


"Mengapa penyambutanmu itu tidak sesopan terakhir kita bertemu di kota Rong Cheng?" Tanya Zhuan Zhu sambil tersenyum.


"Saudara Yu Fei, kau harus berhati-hati, sebab saat ini basis kultivasi Zhuan Zhu sudah meningkat pesat." Bisik Ming Chuan.


"Ternyata kalian berdua yang menjadi otak kekacauan di wilayah negara Xin ini...baiklah, atas nama tuan muda Xue Yunlei, aku akan memberikan hukuman kepada kalian berdua." Ucap Zhuan Zhu dan bersiap untuk menyerang.


"Tunggu dulu! Jika kau menyerang kami, apakah kau bisa mempertanggung jawabkan jika nona Shang Mingmei kehilangan nyawanya!?" Ujar Yu Fei menghentikan niat Zhuan Zhu.


~Bersambung~