
Kelompok Xue Yunlei segera melanjutkan perjalanan mereka untuk menuju ke kota Rong Ceng.
Akan tetapi masih ada beberapa kota lagi yang akan mereka lewati untuk bisa tiba di kota yang menjadi tujuan mereka.
***
Di kota Shenmu di ruangan pribadi Bao San, duduk seorang gadis yang sedang menunggu ayahnya.
Gadis itu adalah Bao Meng Ling yang saat itu hendak membicarakan sesuatu yang penting dengan ayahnya Bao San.
Tidak lama kemudian, akhirnya Bao San pun memasuki ruang pribadinya untuk menemui Bao Meng Ling.
"Ling'er, ada hal penting apa yang ingin kau bicarakan dengan ayah? ". Tanya pria paruh baya itu setelah memasuki ruang pribadinya.
" Ayah, ada hal yang ingin Meng'er minta, tetapi ayah harus berjanji untuk bisa memenuhi permintaanku ini". Ucap Bao Meng Ling dengan nada suara yang manja.
"Ayah belum mendengar apa permintaanmu itu, bagaimana bisa ayah harus berjanji terlebih dahulu untuk bisa memenuhi permintaanmu itu!? ". Bao San menanggapi perkataan putrinya.
" Permintaanku ini pasti bisa ayah penuhi, sebab hal itu berada dibawah kekuasaan ayah". Lanjut Bao Meng Ling untuk lebih meyakinkan.
"Baiklah, ayah berjanji akan memenuhi permintaanmu itu". Ucap Bao San mengiyakan syarat dari putrinya.
" Ayo, cepat katakan apa permintaanmu itu!? ". Lanjut Bao San bertanya.
" Ayah, aku ingin salah satu dari pelindung kota Shenmu menjadi pembimbing serta pelindung diriku, karena mulai saat ini aku akan berlatih untuk meningkatkan basis kultivasi yang aku miliki". Jawab Bao Meng Ling menjelaskan permintaannya.
"Tidak itu saja, ayah juga harus berusaha untuk memberikan sumber daya untuk aku gunakan nanti saat berkultivasi". Lanjut gadis itu.
" Setidaknya dalam beberapa tahun kedepan, aku harus bisa menjadi seorang pendekar langit bagaimana pun caranya ". Tutup Bao Meng Ling.
" Ling'er, ayah bisa memenuhi permintaanmu itu, akan tetapi untuk bisa menjadi seorang pendekar langit, hal itu sangat sulit untuk bisa dicapai hanya dalam jangka waktu yang singkat, apa lagi basis kultivasi mu saat ini masih berada di ranah pendekar master tahap awal". Bao San menanggapi perkataan putrinya.
"Ayah tidak perlu berkata seperti itu kepadaku, karena tekadku ini sudah bulat, sehingga ayah hanya mengikuti saja kemauan ku untuk menyiapkan sumber daya bagiku". Bao Meng Ling bertetap pada pendiriannya.
Bao San kini sudah tidak ingin berdebat lagi dengan putrinya, sehingga penguasa kota Shenmu itu akhirnya mengiyakan apa yang Bao Meng Ling inginkan.
"Terima kasih ayah, Ling'er akan berusaha sebaik mungkin untuk bisa meningkatkan basis kultivasi agar bisa menerobos menjadi seorang pendekar langit".
" Untuk itu, Ling'er mohon kepada ayah untuk tidak mengganggu pelatihan yang akan aku lakukan ". Tutup Bao Meng Ling.
" Baik, ayah tidak akan menggangu pelatihan tertutup yang akan kau jalani". Balas Bao San menanggapi.
Bao San pun segera memanggil seorang pendekar langit yang adalah salah satu pelindung kota Shenmu untuk menjadi mentor sekaligus pelindung Bao Meng Ling.
Gadis itu langsung tersenyum bahagia karena permintaanya telah dipenuhi oleh ayahnya.
"Ling'er, sepertinya setelah kau dibawa pergi oleh pendekar Xue, sikap mu sangat jauh berubah, sebenarnya apa yang kau alami selama bersama dengannya!? ". Tanya Bao San penasaran.
" Ayah tidak perlu lagi membahas hal itu, karena aku tidak mau untuk membahasnya ". Balas Bao Meng Ling menanggapi pertanyaan ayahnya.
" Ling'er, mengapa raut wajahmu terlihat berubah menjadi emosi saat ayah menanyakan hal itu!? Sebenarnya apa yang telah kau alami!? ". Tanya Bao San semakin penasaran dengan sikap putrinya.
" Ayah tidak perlu merasa khawatir seperti itu, sebab saat aku bersama dengan pemuda tengik itu, dia tidak pernah berlaku buruk terhadapku ". Ucap Bao Meng Ling menghapus kekhawatiran ayahnya.
Bao San yang mendengar perkataan putrinya langsung merasa lega.
" Ternyata pendekar Xue memiliki hati yang sangat baik, aku pikir dia akan memberikan kesengsaraan kepadamu untuk membayar kesalahan yang ayah lakukan ". Gumam Bao San sambil tersenyum karena merasa bangga dengan sikap dan pemikiran Xue Yunlei.
" Itu benar, dia adalah pria yang sangat baik. Dan karena kebaikannya itulah yang membuat banyak gadis cantik selalu ingin untuk bersama dengannya ". Sela Bao Meng Ling dengan nada kecut.
" Apa ada yang salah jika pemuda yang baik didekati oleh banyak gadis cantik!? ". Ucap Bao San spontan.
" Ayah, mengapa berkata seperti itu? Apakah ayah tidak berpikir jika ucapan ayah itu bisa melukai seseorang!? ". Ujar Bao Meng Ling dengan sikap yang jengkel.
Wajah Bao Meng Ling langsung memerah setelah mendengar apa yang ayahnya katakan.
" Sepertinya putriku sangat menyukai pendekar Xue, tetapi apakah yang dia maksudkan adalah wanita cantik yang datang bersama dengannya itu!? Atau siapakah gadis yang dia tidak sukai!? ". Pikir Bao San penasaran dengan sikap putrinya.
" Baiklah, ayah tidak mau lagi untuk mencampuri urusan percintaan dari putriku, lebih baik ayah fokus dengan urusan kota Shenmu ". Ucap Bao San masih dengan candaannya.
" Ayah, Ling'er tidak akan bicara lagi dengan ayah jika ayah terus menggodaku seperti itu ". Ucap Bao Meng Ling.
" Baiklah...baiklah, ayah tidak akan menggodamu lagi ". Balas Bao San dengan tersenyum.
Akhirnya mereka berdua kembali berbincang - bincang seperti biasanya.
Bao San terus memberikan nasihat kepada putrinya didalam menjalani pelatihan tertutup.
Karena ada banyak hal yang bisa berubah disaat gagal menerobos untuk menjadi seorang pendekar langit.
Ada yang menjadi hilang ingatan, ada yang menjadi gila, ada yang dikuasai oleh iblis hati dan menjadi jahat serta yang paling terburuk ada yang meninggal.
Mendengar nasihat yang diberikan oleh ayahnya, Bao Meng Ling hanya bisa mengangguk untuk mengiyakan apa yang ayahnya sampaikan.
Setelah mereka berdua selesai berbincang-bincang serta sosok pendekar langit yang akan membantu Bao Meng Ling telah tiba, akhirnya gadis itu menyudahi percakapan dengan ayahnya.
Bao Meng Ling pun segera pergi dari ruang angkasa pribadi ayahnya bersama dengan seorang pria sepuh untuk menuju ke tempat yang telah ditentukan untuk melakukan apa yang dia inginkan.
Bao San hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat perubahan sikap putrinya tersebut sambil bergumam.
"Anak ini, dahulu dirinya terlihat begitu manja dan tidak tertarik dengan seni bela diri, tetapi setelah bersama dengan pendekar Xue pikirannya langsung berubah drastis".
Bao San segera pergi juga dari ruang pribadinya dan menuju ke ruang kerjanya yang berada di balai kota Shenmu untuk mengurus semua urusan kota tersebut.
Sedangkan Bao Meng Ling dan sosok pendekar langit yang bersama dengannya, kini telah tiba di tempat tujuan mereka berdua.
"Senior Feng, mohon petunjuknya agar aku bisa secepatnya meningkatkan basis kultivasi ku agar bisa secepatnya menjadi seorang pendekar raja". Ucap Bao Meng Ling dengan sikap hormat.
" Nona, anda harus mengumpulkan lima ratus lingkaran energi qi terlebih dahulu, jika telah mengumpulkannya, anda sudah bisa untuk membuka ruang dantian kedua milikmu".
"Jika nona sudah bisa membuka kedua ruang dantian milik nona, itu berarti nona telah menjadi seorang pendekar raja". Feng Ya menjelaskan.
" Jika hanya seperti itu untuk bisa menerobos menjadi seorang pendekar raja, itu sangat mudah jika menggunakan Pil Esensi Energi yang ayah berikan kepadaku". Ucap Bao Meng Ling menanggapi dengan enteng.
"Nona, hal itu tidak sesederhana yang nona pikirkan, sebab semakin nona mengandalkan pil tersebut, akan membuat nona semakin sulit untuk bisa menerobos ke tingkatan selanjutnya". Ucap Feng Ya menentang pemikiran gadis itu.
" Mengapa bisa seperti itu? ". Tanya Bao Meng Ling bingung.
" Nona, jika nona ingin terus mengandalkan sumber daya, setiap tingkatan yang harus nona terobos akan membutuhkan sumber daya yang lebih baik lagi dibandingkan sumber daya yang awalnya nona gunakan".
"Sedangkan sumber daya dengan kualitas yang lebih tinggi dari sumber daya yang tuan Bao San berikan itu, sangat sulit untuk bisa ditemukan kerena keberadaannya sangat langka". Feng Ya kembali menjelaskan untuk menjawab pertanyaan Bao Meng Ling.
" Jadi aku harus bagaimana? ". Tanya Bao Meng Ling setelah mendengar penjelasan Feng Ya.
" Nona harus berkultivasi untuk bisa mengumpulkan energi alam untuk bisa dikelola menjadi energi qi sebanyak lima ratus lingkaran ".
"Setelah itu, aku akan memberikan petunjuk dan akan membantu nona untuk bisa membuka ruang dantian kedua milik nona". Tutup Feng Ya.
" Baiklah, aku akan mulai berkultivasi, aku harap senior Feng bisa untuk terus mengawasi ku saat berkultivasi ".
" Baik nona, aku akan selalu mengawasi nona saat berkultivasi ". Jawab Feng Ya.
Akhirnya Bao Meng Ling pun segera berkultivasi ditempat yang sudah ditentukan.
~Bersambung~