
Serangan golok milik pria tua yang membentur formasi pertahanan milik Xue Yunlei membuat permukaan tanah yang di pijak oleh pendekar muda itu, segera tertekan kebawah.
Debu - debu langsung beterbangan dan menghalangi pandangan orang - orang yang berada di dekat tempat tersebut.
Karena pedang milik ayahnya telah hancur berkeping-keping, membuat Xue Yunlei menjadi sangat geram.
Xue Yunlei segera menggunakan teknik perubahan energi qi miliknya untuk merespon balik dengan sebuah pedang yang terbuat dari energi qi miliknya yang dipadukan dua elemen alam, yaitu elemen api dan juga elemen petir.
Pedang energi yang berwarna putih dengan cepat melesat ke arah lawannya.
Sang lawan yang mendapatkan serangan balasan dari Xue Yunlei dengan cepat segera menciptakan formasi pertahanan juga.
Booommm
Ledakan pun kembali terjadi di udara di saat pedang energi milik Xue Yunlei menerjang formasi pertahanan milik pria tua itu.
Tubuh pria tua itu langsung terpental karena dorongan dari energi pedang putih milik Xue Yunlei.
"Brengsek, mengapa pemuda ini begitu kuat? Apakah aku salah orang? ". Gerutu pria tua itu setelah merasakan kekuatan serangan Xue Yunlei.
" Karena kamu telah membuat pedang milik ayahku hancur, jadi aku tidak akan melepaskan dirimu ". Teriak Xue Yunlei sambil melepaskan kembali serangan pedang energi miliknya.
Tidak hanya sampai disitu saja, pendekar muda itu juga segera menggunakan elemen bumi dan membentuk sebuah tombak yang berukuran besar.
Tombak tersebut segera melesat ke arah lawannya dengan kecepatan tinggi.
Booommm
Ledakan pun kembali terjadi di atas udara saat pedang energi milik Xue Yunlei kembali menerjang formasi pertahanan milik pria tua itu.
Karena energi qi dari serangan kedua telah ditingkatkan, sehingga membuat formasi pertahanan milik lawannya langsung hancur berkeping-keping.
Tubuh pria tua itu juga terhempas jauh karena masih menerima sedikit serangan pedang energi milik Xue Yunlei.
Sebelum dirinya bisa menstabilkan posisinya, Xue Yunlei kembali menyerang dengan tombak besar yang terbuat dari tanah yang telah dipadatkan.
"Terima ini". Teriak Xue Yunlei lagi sambil mendorong tombak besar yang dia ciptakan ke arah tubuh lawannya itu.
Mata pria tua itu terbelalak saat melihat serangan susulan yang datang dengan cepat ke arahnya.
" Apakah hidupku akan berakhir di tangan anak muda ini? ". Pikir pria tua itu yang tidak sempat lagi untuk bisa memblokir serangan Xue Yunlei.
Meskipun masih sempat menciptakan formasi pertahanan, akan tetapi formasi pertahanan tersebut tetap tidak akan sanggup untuk menahan serangan milik Xue Yunlei.
Hal itu karena, Xue Yunlei telah meningkatkan kekuatan energi qi miliknya, sehingga serangan tersebut menjadi semakin kuat.
Momentum untuk menghindari serangan itu pun tak ada lagi, pria tua itu hanya bisa pasrah dengan situasi yang ada.
Saat serangan tombak besar itu hampir mengenai sasaran, tiba-tiba sebuah cahaya menabrak tombak milik Xue Yunlei.
Booommm
Bunyi ledakan kembali lagi terjadi dan secara bersamaan dengan hancurnya tombak besar itu.
Seorang pria tua yang adalah pendekar agung telah menggagalkan serangan Xue Yunlei.
Salah satu dari lima orang yang berpakaian serba putih dengan rambut yang telah beruban segera menangkap tubuh pria tua yang adalah adik ke lima mereka.
"Hebat juga, seorang pemuda dengan usia tulang 17 tahun tetapi sudah bisa melukai seorang pendekar spiritual tingkat awal". Ucap pria paruh baya yang baru saja menggagalkan serangan tobak milik Xue Yunlei.
" Tuan, jika kita melanjutkan pertarungan di tempat ini, itu akan memberikan keuntungan kepada mereka, sehingga kita tidak akan bisa untuk menghadapi mereka ". Ucap Xiangwei kepada Xue Yunlei melalui kekuatan spiritual.
" Jadi menurutmu apa yang harus kita lakukan? ". Xue Yunlei balik bertanya kepada Xiangwei.
" Kita mundur saja dan pergi ke hutan agar kita berdua bisa bertarung dengan mereka secara bersama-sama ". Usulan Xiangwei.
Tanpa menanggapi perkataan pria paruh baya yang baru saja tiba tersebut, mereka berdua segera melesat terbang untuk melarikan diri ke hutan.
Lima pria paruh baya lainnya segera melesat untuk mengikuti kedua pendekar muda yang telah melarikan diri itu.
" Xiangwei, jika keadaan kita sudah terdesak, aku akan kembali menggunakan teknik dewa milikku untuk bisa memberikan serangan agar kita bisa melarikan diri ".
" Aku harap kamu bisa memanfaatkan waktu itu untuk membawa pergi diriku ".
" Baik tuan, aku pasti akan melakukan hal itu sebaik mungkin ". Balas Xiangwei.
Di tempat yang baru saja mereka tinggalkan, kini sang penguasa kota masih belum bisa untuk memahami apa yang baru saja terjadi.
Apa lagi sudah ada enam orang pendekar langit yang terkumpul untuk menghadapi dua orang pendekar langit yang masih sangat muda.
"Siapa mereka? Dan dari mana asal mereka? ". Pertanyaan yang muncul di kepala sang penguasa kota Shenmu.
Karena merasa penasaran, sang penguasa kota pun segera memanggil dua orang pendekar langit yang menjadi pelindung kota tersebut.
Kedua pendekar langit itu memiliki basis kultivasi sebagai seorang pendekar spiritual.
Mereka bertiga segera melesat terbang untuk mengikuti kemana perginya dua kelompok yang sedang berseteru.
Setelah tiba di hutan yang besar, Xiangwei dan juga Xue Yunlei segera berhenti dan kembali bersiap untuk memberikan serangan kepada para pendekar yang mengejar mereka.
Xue Yunlei pun segera menggunakan teknik untuk mengendalikan elemen kayu miliknya.
Itu karena dirinya ingin menggunakan teknik tersebut ditingkat tertinggi agar serangannya sekuat serangan milik Xiangwei.
Ke-enam pria paruh baya yang mengejar mereka segera menghentikan juga tindakan mereka untuk mengantisipasi serangan yang akan dilancarkan oleh lawan mereka.
"Kalian tetap berada di belakangku, jangan sesekali mendahului, biarkan aku yang akan menghadapi mereka berdua ". Kakak tertua mereka mengingatkan.
" Baik! ". Jawab kelima pria paruh baya lainnya secara serentak.
Pria yang adalah seorang pendekar agung tingkat puncak segera mengerahkan energi qi miliknya dan langsung membentuk seperti seekor singa yang sangat besar dengan taring panjang yang siap untuk mencabik-cabik tubuh kedua pendekar muda yang berada di depan.
Xue Yunlei yang telah siap dengan serangan yang akan dia lakukan, tetap melanjutkan apa yang telah dia rencanakan.
Terjangan pepohonan yang di lancarkan oleh Xue Yunlei serta Xiangwei segera mengarah kepada para pendekar yang mengejar mereka.
Pria tua yang adalah kakak tertua dari lima orang pria tua lainnya segera melepaskan serangan energi qi miliknya.
Auman suara Singa🦁 menggelegar di udara dan membuat makhluk hidup yang mendengarnya merasa sangat ketakutan.
Terjangan puluhan pepohonan yang telah berbentuk seperti tombak besar segera menerjang.
Singa yang terbentuk dari energi qi milik kakak tertua dari lima pria paruh baya lainnya segera melesat juga untuk menghancurkan tombak besar yang datang.
Singa itu langsung mengaum untuk menghancurkan serangan tombak besar tersebut.
Gelombang suara yang sangat kuat saling berbenturan dengan tombak besar yang di selimuti oleh energi qi milik Xue Yunlei.
Booommm.... Booommm... Booommm
Ledakan - ledakan besar pun langsung terjadi di atas udara saat kedua serangan itu vn saling berbenturan.
Pria paruh baya itu berpikir serangan auman singa itu bisa menghancurkan tombak besar yang melesat kearah mereka.
Namun apa yang dia pikirkan sangat berbanding terbalik, sebab serangan auman singa miliknya bisa di hancurkan oleh serangan tombak Xue Yunlei.
Dan terus melesat kearah dimana singa yang terbentuk dari energi qi itu berada.
"Apakah sekuat itu anak muda ini? Bagaimana bisa auman singa itu tidak bisa menghancurkan tombak tersebut? ". Gerutu pria paruh baya itu.
~Bersambung~