PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 267. Pemberian Xue Yunlei


Mendapatkan ancaman dari Xue Yunlei membuat Ju Yuanpei merasa sangat ketakutan.


Akan tetapi pemuda itu kini benar-benar yakin jika Feng Ya yang mengajarkan Bao Meng Ling teknik terlarang tersebut, sehingga ia tidak akan menyakiti Ju Yuanpei.


"Ju Yuanpei, kau tidak perlu merasa takut seperti itu, sebab sudah pasti bukan dirimu pelakunya." Ucap Xue Yunlei sambil tersenyum menatap tubuh Ju Yuanpei yang gemetar.


"Terima kasih tuan muda Xue atas kepercayaannya." Ucap Ju Yuanpei sambil memberi hormat kepada Xue Yunlei.


"Baiklah, karena aku telah mengetahui bahwa bukan kau yang memberikan teknik terlarang itu kepada Bao Meng Ling, saat ini juga kami akan pergi lagi...jika semuanya telah selesai ku tangani, pasti aku akan datang lagi ke kota Yungho ini untuk menemuimu." Tutur Xue Yunlei dan segera mengajak tiga sosok lainnya untuk meninggalkan tempat itu.


Keempatnya dalam sekejap mata langsung menghilang dari hadapan Ju Yuanpei dan kedua pelindung kota Yungho.


"Ternyata basis kultivasi tuan muda Xue Yunlei telah meningkat dengan pesat." Ucap seorang pelindung kota Yungho.


"Iya, aku melihat kemungkinan basis kultivasinya saat ini sudah berada di ranah saint atau lebih tinggi lagi dari itu." Sambung pria sepuh lainnya.


"Tetapi mengapa tuan muda Xue Yunlei tidak senang dengan peningkatan basis kultivasi nona Bao Meng Ling? Apakah ada yang salah dengan mereka berdua?" Ucap Ju Yuanpei.


Mereka bertiga terus membahas mengenai permasalahan Xue Yunlei dengan Bao Meng Ling hingga akhirnya ketiganya kembali ke aula utama balai kota Yungho untuk melanjutkan pertemuan dengan para petinggi kota itu.


Sedangkan Xue Yunlei dan tiga sosok lainnya kini sudah berada di pintu masuk paviliun Tiejia untuk menemui Duan Xingyu dan yang lainnya.


Dua sosok yang menjaga pintu masuk utama langsung memberi hormat dan mempersilahkan mereka untuk masuk, sebab telah mengenal Huaxianzi.


Keempat sosok tersebut diantarkan oleh salah seorang pendekar yang berjaga di gerbang utama.


Saat memasuki alun-alun paviliun Tiejia, beberapa sosok yang mengenali Xue Yunlei langsung bersujud memberi hormat.


"Hormat kepada ketua!" Teriak seorang pendekar suci diikuti oleh yang lainnya.


Ada banyak pendekar yang belum mengenal Xue Yunlei dengan cepat segera mengikuti yang lainnya untuk memberi hormat.


Mereka baru menyadari dengan atribut yang Xue Yunlei gunakan.


Meskipun sedikit berbeda dengan atribut milik mereka, namun corak yang berbentuk seperti awan merah itu sama persis dengan corak atribut mereka meskipun jauh lebih kecil ukuran corak awan merahnya.


"Mohon ketua memaafkan kelancangan anggota organisasi yang lain karena tidak mengenali ketua." Ucap pendekar suci tersebut.


"Semuanya cepat berdiri." Ucap Xue Yunlei.


Mendengar suara serentak dari anggota organisasi Awan Merah yang sedang berlatih di alun-alun, membuat Duan Xingyu dan para petinggi yang lain segera keluar dari ruangan mereka.


Melihat sosok yang dihormati oleh anggota yang lain, Duan Xingyu, Chang Bin, Bo Xiang serta beberapa petinggi yang lain langsung menyambut Xue Yunlei dengan sikap hormat.


"Tetua Duan Xingyu dan semuanya, senang bisa bertemu lagi dengan kalian...maaf telah membuat kalian terisolasi seperti ini." Ucap Xue Yunlei.


"Jika bersama dengan ketua, kami tidak akan pernah merasa takut sedikitpun...beberapa tahun ini, kami merasa, hidup kami lebih berarti dan tidak merasakan kekurangan."


"Tidak hanya kami saja, melainkan seluruh penduduk desa Tiejia juga merasakan hal yang sama dengan apa yang kita rasakan sebagai anggota organisasi Awan Merah."


"Organisasi yang ketua dirikan ini sangat membantu kami dan juga sangat membantu bagi banyak orang."


"Tidak hanya itu saja...akan tetapi posisi kita saat ini adalah untuk keselamatan kita juga, sehingga kami sangat berterima kasih kepada ketua karena telah memikirkan keselamatan kami." Tutup Duan Xingyu.


"Tetua Duan, bagaimana dengan bekal kalian? Apakah masih cukup untuk beberapa bulan kedepan?" Tanya Xue Yunlei.


"Ketua, mari kita bicarakan hal itu didalam saja." Balas Duan Xingyu sambil mengantarkan Xue Yunlei untuk menuju ke kursi kebesarannya di aula utama paviliun Tiejia.


Setelah semua petinggi yang ada duduk di tempat mereka masing-masing, Xue Yunlei pun kembali angkat bicara.


"Tetua Duan, ayo sampaikan."


"Ketua, perbekalan kami cukup untuk hidup seluruh anggota organisasi Awan Merah serta penduduk desa Tiejia selama dua tahun kedepan."


"Akan tetapi jika ada yang seharusnya meningkatkan basis kultivasinya sebagai penghargaan atas kerja keras mereka, itu bisa membuat keuangan kita akan sedikit menurun."


"Untuk saat ini, aku akan menambahkan dana kalian untuk bisa membeli sumber daya yang dapat digunakan oleh para pendekar diranah master dan diranah pendekar raja serta para pendekar diranah petapa dan petapa suci."


"Sedangkan untuk pendekar yang sudah berada di ranah pendekar suci, aku memiliki sumber daya untuk mereka dan juga untuk kalian berdua." Ucap Xue Yunlei sambil menatap Duan Xingyu dan Chang Bin.


"Terima kasih ketua! Semoga ketua panjang umur dan selalu diberkahi oleh langit!" Seru semuanya serentak dengan sikap hormat.


"Tetua Duan, maju kesini." Ucap Xue Yunlei


sambil menyerahkan sumber daya untuk bisa meningkatkan basis kultivasinya.


"Terima kasih ketua!" Ucap Duan Xingyu.


"Tetua Chang, terima ini."


Chang Bin pun melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh Duan Xingyu.


Xue Yunlei terus memberikan sumber daya kepada para pendekar yang berada di ranah pendekar suci, pendekar spiritual dan pendekar agung.


Sedangkan sumber daya untuk para pendekar petapa dan petapa suci, Xue Yunlei tidak memilikinya.


Dan jika dirinya memberikan sumber daya yang kualitasnya bisa meningkatkan secara signifikan basis kultivasi mereka, itu akan membuat mereka sulit untuk bisa meningkatkan lagi basis kultivasi mereka.


Itulah mengapa Xue Yunlei hanya bisa memberikan puluhan ribu keping emas untuk membeli sumber daya bagi mereka.


Setelah selesai membagikan sumber daya, Xue Yunlei kembali memberikan sesuatu kepada Duan Xingyu dan Chang Bin lewat seberkas cahaya yang melesat memasuki dahi kedua pria sepuh itu.


Keduanya langsung terkejut setelah menerima apa yang Xue Yunlei berikan.


Saat itu juga, didalam pikiran mereka seperti mendapatkan pencerahan dimana ada sebuah rangkaian gerakan teknik tingkat tinggi serta tiga buah jurus dari teknik tingkat dewa disana.


Ada petunjuk juga untuk bisa menggunakan tiga jurus teknik tingkat dewa tersebut, sehingga keduanya langsung merasa sangat senang dan sangat berterima kasih kepada Xue Yunlei.


Pemuda itu hanya menanggapinya dengan senyuman dan kembali berkata.


"Karena tetua yang lain tidak berada disini, sehingga aku hanya ingin memberikan sebuah kitab untuk anggota organisasi Awan Merah untuk menjadi identitas kita."


"Tetua Wen Liu, terima ini." Ucap Xue Yunlei sambil melesatkan seberkas cahaya yang adalah sebuah pengetahuan mengenai teknik tingkat tinggi ke dahi pria sepuh tersebut.


"Kau pelajari dan kuasai kitab itu dengan baik, setelah itu kau ajarkan kepada beberapa tetua tingkat rendah agar mereka bisa menurunkan teknik tersebut kepada anggota organisasi yang lebih rendah dari mereka."


"Baik ketua!" Balas Wen Liu dengan hati yang sangat senang.


"Selain tetua Duan, kalian semua pergilah dan lakukan apa yang telah aku perintahkan...karena saat aku kembali lagi, aku akan menguji seberapa sempurnanya kalian bisa menguasai teknik yang telah aku berikan itu."


Mereka pun segera membubarkan diri untuk melakukan apa yang Xue Yunlei perintahkan.


Xue Yunlei pun menyuruh Duan Xingyu untuk mendekat kepadanya lalu berkata.


"Tetua Duan, pilihlah sepuluh tetua tingkat rendah yang menurutmu paling setia dan paling berbakat, berikan kepada mereka kitab ini untuk bisa di pelajari...kitab ini adalah teknik formasi pelindung tingkat tinggi, sehingga tidak boleh sembarangan orang yang bisa mempelajarinya."


"Baik ketua!" Balas Duan Xingyu sambil menerima kitab yang Xue Yunlei berikan.


"Baiklah, semoga kekuatan kalian bisa meningkat dalam beberapa bulan kedepan."


"Tetua Duan, saat ini aku akan melanjutkan perjalanan untuk menyelesaikan setiap masalahku, untuk itu aku pamit undur diri dulu." Ucap Xue Yunlei.


"Huaxianzi, Yao Laohu, Langren, ayo kita pergi." Ucap Xue Yunlei.


Ketiganya langsung menghilang. Duan Xingyu tidak dapat membayangkan apa yang baru saja dilihatnya itu.


~Bersambung~