
Tindakan Huaxianzi itu terlihat oleh orang-orang yang yang berdiri di lantai dua penginapan itu dengan mata terbelalak.
Sedangkan diluar penginapan kini telah tiba sekitar lima ratus prajurit dengan bersenjata lengkap sudah mengepung penginapan itu serta tempat dimana tiga siluman itu berada.
"Serang dan tangkap mereka! Jika melawan, bunuh saja!." Teriak seorang pria yang menggunakan baju zirah serta sebuah tombak ditangannya dan sebuah pedang di pinggangnya.
Pria itu adalah jenderal dikota Rehe itu serta lima orang pria lainnya yang terlihat memiliki basis kultivasi yang tinggi.
Kelima orang itu adalah penguasa kota serta pelindung kota Rehe dengan basis kultivasi sebagai pendekar agung dan juga pendekar spiritual.
Beberapa benda langsung dilemparkan kedalam bangunan penginapan itu. Asap berwarna hijau mulai menyebar didalam ruangan penginapan itu.
"Ternyata kalian masih menggunakan mainan anak-anak seperti ini untuk melumpuhkan kami? Sungguh sangat memalukan." Ucap Xue Yunlei.
Setelah asap berwarna hijau itu menyebar diseluruh ruangan, ratusan anak panah segera melesat kedalam penginapan itu.
Setiap prajurit tidak henti-hentinya melepaskan anak panah kearah tiga sosok yang adalah Xue Yunlei dan dua orang lainnya.
Mereka bertiga segera melesat keatas dan menembus langit-langit penginapan itu hingga akhirnya berdiri diatas bumbungan bangunan penginapan.
"Kalian pergilah...aku akan meratakan bangunan penginapan ini." Ucap Xue Yunlei.
Huaxianzi dan Zhuan Zhu segera turun kebawah untuk bertarung dengan para pendekar yang mengepung mereka.
Sedangkan ditangan Xue Yunlei sendiri kini telah terlihat sebuah pedang pusaka dengan energi yang sangat kuat mulai merembes keluar dari bilahnya.
"Ayo, serang mereka berdua dan tangkap wanita itu untukku!." Teriak penguasa kota Rehe memberikan perintah kepada para prajurit.
Segala jenis senjata mulai melesat kearah Huaxianzi dan juga Zhuan Zhu. Dan seluruh senjata itu telah diselimuti oleh energi qi para pendekar langit.
Huaxianzi dan Zhuan Zhu segera menciptakan formasi pelindung untuk membendung energi besar yang datang menyerang keduanya.
Saat para pendekar lawan terfokus untuk menyerang kedua pendekar yang adalah rekan Xue Yunlei, tiba-tiba tiga siluman yang awalnya tidak bereaksi kini langsung melesat menerjang kearah ratusan prajurit yang mengepung keduanya.
Bruuk...Braaakkk
Bunyi tubuh para prajurit yang diseruduk oleh tiga siluman dan terhempas menabrak bangunan di belakang mereka.
Para pendekar langit yang menyerang Huaxianzi dan Zhuan Zhu segera membagi serangan mereka menjadi dua bagian.
Sebagai tetap menyerang Huaxianzi dan Zhuan Zhu, sedangkan sebagiannya lagi menyerang ketiga siluman itu.
Duuuaaarrr...duuuaaarrr...duuuaaarrr
Bunyi ledakan kembali terjadi setelah dua kekuatan yang berlawanan saling berbenturan diudara.
Kekuatan yang tidak seimbang itu membuat tubuh para pendekar lawan langsung terdorong kebelakang.
"Tuan, bagaimana ini? Ternyata mereka sangat kuat." Ujar seorang komandan pasukan yang adalah pendekar petapa puncak.
"Sepertinya racun yang kita sebarkan tidak berpengaruh bagi mereka berdua...siapa mereka dan mengapa mereka sangat tangguh?." Pikir penguasa kota Rehe.
"Penguasa, tetapi menurut informasi yang kami terima, mereka berjumlah tiga orang...jadi, dimana yang satunya lagi?." Ucap sang jenderal.
Blaaarrr
Bunyi ledakan yang terjadi akibat serangan pedang pusaka Xue Yunlei yang menghancurkan bangunan penginapan itu.
Semua yang berada tidak jauh dari tempat itu merasa sangat terkejut karena dalam sekejap mata bangunan besar dan megah itu sudah rata dengan tanah.
"Apakah kalian sedang mencari diriku?." Pertanyaan yang dilontarkan oleh Xue Yunlei yang masih berdiri di udara.
"Sangat kuat...dia bisa menghancurkan bangunan penginapan itu hanya dengan sekali serang saja...apakah dia seorang pendekar diranah saint?." Gumam penguasa kota Rehe setelah melihat kekuatan serangan Xue Yunlei yang mengintimidasi mereka.
"Achkk...achkk...achkk." Teriakan yang terdengar dari setiap prajurit yang di terjang oleh ketiga siluman yang adalah tunggangan Xue Yunlei dan dua orang lainnya.
"Jenderal! Jika kita tidak menghentikan ketiga makhluk itu, pasukan kita semuanya akan terbunuh." Teriak seorang komandan pasukan dengan penuh rasa takut.
"Sebaiknya kalian berempat segera menciptakan formasi membunuh siluman untuk mengalahkan ketiga makhluk itu." Perintah penguasa kota Rehe kepada keempat pendekar spiritual yang bertugas sebagai pelindung kota.
Keempatnya segera melesat ke empat arah yang berbeda dan mulai merapalkan doa sambil menggerakkan kedua tangan mereka untuk membuat formasi pembunuh siluman.
Xue Yunlei yang melihat tindakan keempat pria sepuh itu segera melepaskan pedangnya untuk membunuh keempat pelindung kota Rehe.
"Senior...awas ada serangan!." Teriak sang jenderal.
Mendengar teriakan sang jenderal, keempat pendekar spiritual itu segera berhenti menciptakan formasi pembunuh siluman dan menciptakan formasi pelindung untuk diri mereka.
Booommm...booommm...booommm...booomm
Empat bunyi ledakan terjadi saat pedang milik Xue Yunlei membentur dinding formasi pelindung milik keempat pelindung kota Rehe.
Braaakkk...braaakkk...braaakkk...braaakkk
Tubuh keempat pelindung kota Rehe terhempas dan membentur bangunan yang berada dibelakang mereka.
Kedua pelindung kota Rehe kini sudah terkapar tidak bernyawa lagi, sebab mereka berdua tidak sempat menciptakan formasi pelindung dengan sempurna.
Sedangkan kedua pelindung lainnya kini dalam keadaan tidak sadarkan diri karena disebabkan oleh serangan yang sangat kuat.
Pedang pusaka milik Xue Yunlei kini sudah kembali berada di tangannya. Pemuda itu hanya menatap sinis kearah penguasa kota dan juga sang jenderal yang melesat untuk melihat keadaan keempat pelindung kota.
"Apakah masih ada lagi yang ingin maju untuk bertarung?." Teriak Zhuan Zhu menatang.
Sebab saat itu ratusan prajurit yang menyerang mereka, semuanya telah tewas ditangan dirinya, Huaxianzi dan juga ketiga siluman.
Pertarungan saat itu terlihat tidak seimbang dari sisi kuantitas pasukan, namun secara kualitas berada di pihak Xue Yunlei.
Dengan kekuatan yang dimiliki oleh Xue Yunlei dan lima sosok lainnya, kekuatan dikota Rehe itu tidak berarti sama sekali bagi mereka.
Saat penguasa kota Rehe dan jenderalnya telah mengetahui kondisi keempat pelindung kota, keduanya langsung saling menatap satu dengan yang lain seakan menanyakan apa yang akan mereka lakukan.
Tiba-tiba diatas langit kota Rehe, terlihat ratusan pendekar langit serta belasan pendekar dewa baru saja tiba.
Sebuah kubah transparan langsung menyelimuti area dimana pertarungan itu terjadi agar semua yang berada diarea tersebut tidak bisa keluar dari situ.
"Hmmmm...rupanya apa yang disampaikan oleh para pelindung kota Rong Cheng benar adanya, di wilayah bagian timur dan bagian barat dari negara Xin memiliki banyak pendekar dewa." Xue Yunlei membantin.
"Jika dilihat dari penampilan mereka, sepertinya mereka berasal dari suku bar-bar yang berada di wilayah bagian timur ini."
"Apakah mereka adalah para petinggi dari beberapa pendekar yang telah dibunuh oleh Huaxianzi sebelumnya?." Pikir Xue Yunlei sambil menatap ke langit.
Formasi pembatas yang mereka ciptakan juga adalah teknik tingkat dewa, sehingga tidak mudah untuk bisa dihancurkan oleh Xue Yunlei.
"Sepertinya ini akan menjadi pertarungan yang sangat beresiko bagi mereka berlima, karena jika mereka memiliki formasi pembunuh siluman, Yao Laohu, Langren dan juga Gai Bian pasti akan berada dalam bahaya." Pikir Xue Yunlei lagi.
Pemuda itu segera turun ke tanah dan berdiri disamping lima sosok lainnya serta segera berkata "Kalian harus diam didalam formasi pelindung yang aku ciptakan ini, sebab ini akan menjadi pertarungan yang tidak seimbang bagi kita." Sambil menciptakan formasi pelindung.
"Sepertinya kabar itu memang benar adanya, aku tidak menyangka jika pada kesempatan ini bisa menemukan tiga siluman serta seorang peri yang sangat sulit untuk bisa ditemukan." Tutur seorang pria sepuh yang adalah seorang pendekar dewa surgawi puncak dan tinggal setengah langkah lagi menerobos keranah saint.
"Apakah kau pikir mereka itu sudah menjadi milikmu?...mereka telah membunuh banyak bawahan ku, sehingga mereka harus menjadi milikku." Sanggah seorang pria sepuh lagi yang berada disisi lainnya.
"Apa? Siapa pria sepuh itu? Mengapa basis kultivasinya tidak bisa aku ketahui?." Xue Yunlei membantin.
~Bersambung~