
Mau dihindari seperti apapun, akhirnya hari itu datang juga. Tepat hari ini sidang perceraian antara Jennie dan juga Michael ditetapkan. Sebuah keputusan yang akan merubah hubungan mereka berdua.
Sesuatu yang tidak pernah terpikirkan sedikit pun oleh Jennie, pernikahannya akan menjadi seperti ini, tetapi sungguh dia tidak akan menyesali keputusannya untuk berpisah dari Michael, sedikitpun tidak ada air mata yang tumpah di sana.
Pagi-pagi Jennie sudah mengantarkan Ziel ke sekolah. Jangan lupakan Aneeq yang kini selalu ada di sampingnya. Pria itu sengaja menjemputnya, dan berencana untuk mengantarkan ia ke pengadilan.
Di dalam mobil, Jennie terlihat termenung, setelah lepas dari Michael, dia akan bebas. Pria bejat itu tidak bisa lagi mengikat dirinya dengan alasan apapun. Karena tidak ada penghubung apa-apa lagi di antara mereka.
Namun, setelah ini akan seperti apa kehidupan percintaannya nanti?
Aneeq melihat Jennie yang terus menatap ke arah jalanan, pria tampan itu meraih tangan Jennie, hingga wanita itu berjengit karena merasakan sentuhan pria di sampingnya.
"Ada apa? Apa kamu menyesali keputusanmu untuk berpisah dengannya?" tanya Aneeq sambil mengelus punggung tangan Jennie, tidak ada apapun di jemari lentik wanita itu. Karena Jennie sudah melepas cincin kawinnya, berniat untuk mengembalikannya pada Michael.
Jennie mengulum senyum tipis, lalu dia menggeleng, mengisyaratkan bahwa dia baik-baik saja. "Aku sangat menantikan hari ini tiba, lalu untuk apa aku menyesal? Bukankah seharusnya aku merasa senang?"
"Benarkah kamu merasa senang?"
Jennie mengangguk cepat.
"Buktikan!" ucap Aneeq. Membuat kening Jennie mengeryit. Buktikan? Dengan apa?
"Cium aku, buktikan bahwa kamu tidak menyesal," sambung pria tampan itu dengan mimik wajah sungguh-sungguh. Sementara Jennie menganggap Aneeq bercanda, dia mencebik dan segera menarik tangannya, tetapi Aneeq tidak diam saja.
"Aku tidak bercanda, Jen. Kalau kamu tidak bisa melakukannya aku anggap kamu memang tidak sepenuhnya merasa senang."
Keduanya saling tatap, memahami arti kehadiran masing-masing.
"An, walau bagaimanapun ini adalah perceraian, sebuah kegagalan dalam pernikahan. Aku tidak sedih karena lepas dari Michael, tetapi aku sungguh tidak percaya, hal ini akan menimpa padaku. Aku tidak tahu bagaimana kehidupanku setelah ini, sedangkan trauma akan kehancuran rumah tangga terus menghantuiku, apakah benar aku akan tetap menyendiri, dan hidup berdua dengan Ziel, atau justru malah sebaliknya," jelas wanita itu.
Memang tidak ada air mata di sana. Akan tetapi wajah sendu Jennie, ternyata mampu membuat hati Aneeq lagi-lagi berdesir. Sudah banyak waktu yang mereka lewati bersama. Sampai-sampai Aneeq lupa, bahwa sebenarnya dia adalah pemain wanita yang dapat bergonta-ganti kapan saja.
Aneeq mulai merasakan kenyamanan yang lain, saat berada di sisi wanita cantik itu. Terlepas tentang rencana awalnya, yakni menjadikan Jennie sebagai mainan yang memuaskan napsunya. Kini pandangan itu telah berbeda.
"Jen," panggil Aneeq, membuat wanita itu mengangkat wajah, Jennie dapat melihat dengan mata kepalanya sendiri, Aneeq mencium punggung tangannya. Jennie hanya dapat bergeming, menunggu Aneeq kembali bicara.
"Bisakah kamu percayakan semuanya padaku? Aku akan menunggu sampai kamu siap memulai semuanya dari awal. Aku benar-benar bersedia menjadi ayah untuk Ziel, juga suami untukmu. Aku tidak bisa berkata romantis seperti kebanyakan pria, aku lebih suka to the poin. Tepat di hari perceraianmu, aku melamarmu. Mau kah kamu menjalani kehidupan selanjutnya denganku?"
Jantung Jennie langsung mencelos, mendengar setiap kalimat yang keluar dari mulut Aneeq. Tatapan mata pria itu mampu menyihirnya hingga membuat dia tidak dapat berpaling. Jennie terus menatap Aneeq dengan tatapan dalam, dan dia tidak menemukan apapun selain kesungguhan.
Haruskah dia percaya?
Sementara di lain tempat, Michael hanya bisa mengepalkan tangannya kuat, rahang mengatup dan gigi depan yang saling bergemeletuk. Dia sudah berusaha untuk mempertahankan semuanya, bahkan dia sudah menyewa pengacara terhandal yang ada di negaranya.
Namun, sepertinya itu semua tidak dapat mencegah perceraian yang sudah ada di depan mata. Michael meninju udara, kini dia merasa tidak berdaya. Mobil yang dia kendarai dengan begitu santai pun akhirnya sampai di depan gedung pengadilan, gedung yang akan menjadi saksi perceraiannya dengan Jennie.
"Jen, kamu tega. Kamu tega, hanya karena anak itu kamu tega meninggalkan aku! Harusnya kamu pilih aku, Jen!"
Sebuah ucapan yang tidak akan merubah apapun, karena pada akhirnya suara ketukan palu, telah meresmikan perceraian mereka. Michael menangis tersedu-sedu, sementara Jennie tampak biasa saja, hatinya malah merasa lega.
Selesai persidangan, semua orang berhambur keluar, tepat di depan gedung pengadilan, Jennie menghentikan langkah Michael. "Tunggu!"
Tubuh Michael sontak berhenti, mendengar instruksi itu. Dia menoleh ke belakang dengan matanya yang terlihat memerah, dia mengeryit, untuk apalagi Jennie memanggilnya.
"Ada apa, Jen?"
Wanita cantik itu mendekat, lalu mengeluarkan sesuatu. Dia menyerahkan benda itu ke arah Michael, lengkap dengan uluman senyum. "Aku kembalikan benda ini padamu. Aku berterima kasih, untuk lima tahun hubungan kita, aku minta maaf jika aku punya salah. Semoga setelah ini kamu bahagia dengan pilihanmu. Dan semoga, dia tidak bernasib seperti aku."
"Mike, aku pergi. Hubungan kita terputus, dan Ziel pun bukan siapa-siapa lagi untukmu. Tidak ada lagi Dalziel Nathanael, yang ada hanya Dalziel Lawrence."
Setelah itu Jennie meneruskan langkah, menemui Aneeq yang sudah menunggu dirinya.
Dan pada saat itu juga, dunia Michael terasa hancur. Air matanya semakin menderas dengan sesak yang mendera. Dia telah kehilangan berliannya.
...TAMAT...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hahaha tamat juga akhirnya kisah si Anaconda 🤭🤭🤭 Ape? Mau pada protes? xixi, jangan khawatir, abis lebaran nanti ada season 2 nya. Semoga nggak pada bosen sama keluarga uler satu ini🥰🥰🥰
Dan ngothor juga mau ngucapin Minnal aidzin wal fa izin, mohon maaf lahir dan batin🙏🙏🙏
Bila ada salah mohon dimaafkan yah. Kita hilangin semua yang bikin dongkol-dongkol di hati, menuju hari yang fitri❤️❤️❤️
Dan untuk give away, akhirnya ngothor putuskan dimulai hari ini. Ucapkan kesan pesan kalian selama membaca kisah Bang Aneeq sama Neng Jennie, dan jangan lupa kasih hastag yah #Giveaway #AnacondaDoyanSemangka 🍉🐍
TTD : Python Family
Sampai jumpa bulan depan🥰
Salam anu 👑