
Lanjuuutt
...Warning area🔞...
...Mohon bijak dalam...
...Membaca!...
Zayn membawa Ovia menuju ranjang tanpa melepaskan pangu*annya lalu ia menidurkan Ovia diatas ranjang Zayn berdiri ingin melepaskan pakaiannya tapi Ovia menarik tangannya sehingga dia tertidur diatas kasur ia kaget saat Ovia duduk diatas tubuhnya karena biasanya Ovia tidak pernah se agresif malam ini, Ovia melepaskan kancing kemeja Zayn dengan cepat lalu dia melemparkan nya ke lantai ia juga melepaskan celana Zayn.
Ga*rah Zayn semakin menjadi saat istrinya bergerak diatas tubuhnya Ovia mej*lat* ke dua ni*p*e Zayn bergantian dengan bokong yang bergerak tepat di kej*nt*nan suaminya.
"Ahhh... Baby sangat nikmat.. Ughh!" erangan Zayn saat Ovia turun kebawah dan mengusap-usap sen*ata pria itu dengan tangannya Ovia sedikit membasahi senjata Zayn dengan air liur nya untuk mempercepat tempo nya.
Zayn memejamkan matanya merasakan kenikmatan surgawi dari ujung kakinya sampai kepala nya dia benar-benar merasa seperti akan terbang.
Setelah puas bermain dengan tangannya Ovia berganti ke mu*utnya ia memasukkan senjata Zayn kedalam rongga mulutnya dan memainkan nya.
Zayn membuka matanya dan melihat istrinya yang sedang bermain dengan senjatanya ia benar-benar tidak bisa menahan has*at nya lagi Zayn pun menarik tangan Ovia tapi saat Zayn ingin menarik nya Ovia langsung mempercepat tempo mulutnya sehingga Zayn mengerang nikmat dan mendongak kan kepalanya menjabarkan kenikmatan itu.
Zayn mencapai pelepasan nya dan mengeluarkan cairannya kedalam mulut Ovia ia pun langsung menarik Ovia dan mengukung nya Ia membersihkan mulut Ovia yang terdapat sisa cairan menggunakan tangan nya.
"Kenapa kau telan baby? lain kali jangan melakukan nya lagi!" ucap Zayn yang kaget karena Ovia menelan cairan dari dirinya.
"Mmm.. Enak kok honey!" ucap Ovia sambil menji*at bibir nya.
Zayn yang melihat ekspresi seksi Ovia tersebut tidak bisa menahan gairah nya lagi dan langsung ******* bibirnya mereka berdua sama-sama saling menyapu lidah dan berbagi sal*va satu sama lain Zayn me*ema* kedua gundukan Ovia dan memainkan nip*le nya sehingga Ovia berulang kali mend*s*h di balik ciumannya.
Zayn mengarahkan senjatanya kedalam sarangnya lalu ia langsung mendorong nya dengan kuat sehingga senjatanya masuk dengan penuh kedalam lu*ang kenikmatan itu Zayn mulai mengerakkan pinggul nya dengan tempo sedang sambil menatap wajah istrinya yang kenikmatan dan mengeluarkan de*ah*n yang sangat sensual sehingga membuat ia bertambah terang*an* Zayn mel*mat kedua gundukan Ovia dan sedikit menggigitnya karena merasa gemes dengan benda kenyal itu sehingga Ovia berdesis, Zayn tidak berhenti menggoyangkan pinggulnya sembari bermain dengan benda itu setelah beberapa saat kemudian Zayn memegang pinggul Ovia dan mempercepat temponya.
Ruangan itu sudah dipenuhi oleh kabut gai*ah serta suara-suara de*a*an dan era*gan mereka berdua bahkan suara penyatuan tubuh mereka sangat terdengar jelas di ruangan itu.
"Ah.. Ahhh.. Honey aku mau keluar!" de*ah Ovia.
"Iya baby aku ju... Ga.. Ughh.. Ahhh!" de*ah Zayn.
Zayn pun langsung mengehentakan pinggulnya dan mengeluarkan cairannya di dalam tubuh Ovia sehingga tubuh wanita itu me*gejang
Zayn ambruk di atas tubuh Ovia dan menenggelamkan wajahnya di dada Ovia tepat di kedua gundukan nya.
Setelah selesai mengatur nafasnya Zayn kembali bangkit dan menatap istrinya dengan bersemangat Ovia yang melihat tatapan suaminya yang sudah di penuhi api gai*ah itu dapat menebak kalau dirinya malam ini benar-benar akan habis dihajar nya diatas ranjang apalagi Zayn memiliki tenaga yang sangat hebat.
Benar saja Zayn benar-benar mengempur habis-habisan tubuh Ovia malam ini bahkan hari sudah ingin menjelang pagi tapi Zayn masih mengempur nya Ovia sudah berulangkali ingin mengehentikan nya tapi Zayn tidak menghiraukan nya dan kembali memancing gai*ah Ovia.
Karena sudah merasakan sangat lelah Ovia pun langsung tertidur walau Zayn masih mengempur nya tak berapa lama Zayn melakukan pelepasan terakhirnya dan dia tersenyum melihat istrinya yang terlihat sangat lelah itu, Zayn mengusap kepalanya dan mencium keningnya lalu ia mengambil handuk basah dan membersihkan tubuh Ovia kemudian dia menyelimuti tubuh istrinya tersebut.
"Terimakasih baby.. Maafkan aku kau pasti sangat lelah." Ucap Zayn lembut dan mencium kembali keningnya ia pun ikut merebahkan tubuhnya disamping Ovia sambil memeluknya dan dia pun Ikut tertidur.
Haredang-haredang panas panas panas wkwkwk.
Terimakasih untuk para readers yang telah setia sama cerita author dari awal sampai akhir :) jangan lupa beri dukungan nya ya
like, gift, vote dan jangan lupa masukin ke favorit ya supaya nggak ketinggalan cerita author berikutnya :).
-
-
Tak terasa sudah tujuh tahun Zayn dan Ovia membina rumah tangga, mereka juga telah dikaruniai seorang putra yang sangat tampan berusia enam tahun.
Tapi Zayn tidak mengizinkan Ovia untuk hamil lagi karena dia sangat trauma melihat istrinya yang sangat kesakitan saat hendak melahirkan putranya dulu Zayn bahkan mengancam akan meruntuhkan rumah sakit itu jika dalam lima menit istrinya tidak kunjung sembuh padahal itu bukan sebuah penyakit loh Zayn:(.
Semua dokter menjadi panik serta bingung bagaimana tidak dalam lima menit mereka harus mengeluarkan bayi itu padahal pembukaan nya saja baru tujuh, para orang tua hanya menggelengkan kepala melihat kepanikan Zayn itu mereka tidak bisa menenangkan Zayn karena pria itu terus saja mengoceh tanpa henti-hentinya.
Ovia yang sudah muak dengan tingkah Zayn serta sudah pusing mendengar kan suaminya yang marah-marah tanpa henti ke para dokter ia pun menarik kerah baju Zayn dan mencium bibirnya.
Zayn kaget lantaran istrinya tiba-tiba mencium nya saat sedang kesakitan. "Ini sedikit meredahkan honey!" ucap Ovia sembari meringis sakit, Zayn yang mendengar itu pun langsung mencium kembali bibir istrinya pria itu benar-benar berpikir kalau cara itu bisa meredahkan rasa sakit istrinya padahal itu hanya akalan Ovia saja untuk membungkam mulut suaminya supaya berhenti mengoceh
para orang tua dan dokter yang berada diruangan itu merasa lega karena Zayn sudah mulai tenang walau mereka sedikit merasa canggung karena pasangan suami istri itu.
Akhirnya Ovia melakukan proses melahirkan dengan berciuman bersama suaminya ia bahkan mengejan di sela-sela ciuman itu sampai ia melahirkan putranya, semua yang ada disana merasa lega serta bahagia saat seorang bayi laki-laki pertama mereka sudah lahir.
Zayn tidak menghiraukan dokter yang sedang berpamitan untuk membersihkan bayi mereka dia malah memeluk istrinya yang terbaring lemah, Zayn meneteskan air matanya melihat kondisi istrinya yang sangat lemah itu Ovia yang mendengar suara isakan tangis dari Zayn pun membalas pelukannya dan mengusap-usap kepala suaminya.
The end
-
Maaf jika kata-kata author masih acak-acakan dalam merangkai ceritanya author mohon pengertiannya ya :) dan dukungan kalian sangat berharga untuk author :).
See you guys ❤️🎉