
Setelah makan siang Ovia kembali keruangannya wanita itu duduk di kursi kerjanya dengan tangan memangku dagunya dia terlihat sedang berpikir.
"Apa aku benar-benar harus mencoba nya tapi dia sedikit menyebalkan hufttt?" gumam nya
tak lama kemudian terdengar dering telepon.
Kriiiing kriiiing!!!
Ovia langsung mengangkat nya, baru ingin membuka mulutnya seorang pria langsung berbicara. "Keruangan ku sekarang!" terdengar suara pria yang sedikit kesal di balik telpon itu.
Ovia menghembuskan nafasnya. "Huftt Ada apa lagi dengannya." Ovia pun langsung berdiri dan pergi keruangan bos nya.
Tok tok tok!!
Seperti biasa wanita itu mengetok pintu sebelum di perbolehkan untuk masuk. "Masuk!" teriak seorang pria dari dalam ruangan itu, Ovia sudah berada di dalam ruangan, dia melihat Zayn sedang duduk di sofa dengan gagahnya.
(Nih cowok ganteng banget sihhh jadi pengen author karungin deh).
"Duduk!" perintah pria itu, Ovia pun duduk berhadapan dengan nya.
"Aku keruanganmu untuk mengajak makan siang bersama tadi tapi kamu tidak ada, kemana kamu?" tanya Zayn yang sedikit kesal.
"Aku makan siang bersama sahabat ku tadi di kafe seberang!" jawab Ovia santai karena menurut nya dia tidak melakukan kesalahan apapun.
"Apa dia seorang pria?" Tanya Zayn curiga.
"Tidak mereka semua perempuan?" Ovia kembali menjawab.
"Baguslah, mulai besok kau makan siang selalu bersama ku!" perintah Zayn.
Ovia pun langsung melayangkan protes terhadap pria itu. "Kenapa begitu? Aku selalu makan siang bersama kedua sahabat ku." Zayn mendengar protes wanita itu tidak peduli dan tetap pada keinginan nya.
"Dasar pemaksa!" Ovia bergumam dengan kesal tapi masih bisa didengar oleh pria itu, Zayn pun tersenyum melihat raut kesal wanita itu karena menurut nya sangat menggemaskan.
Jam pulang kantor telah tiba Ovia membereskan semua pekerjaan nya dan keluar dari ruangan nya.
Ting!!!
Pintu lift terbuka dan wanita itu memasuki nya saat pintu itu hendak tertutup tiba-tiba tertahan oleh seseorang dan masuk kedalam lift, Ovia yang melihat pria itu pun langsung merasa badmood apalagi di dalam lift itu hanya ada mereka berdua.
"Aku akan mengantar mu," pria itu tersenyum ke arah nya, Ovia pun langsung menggeleng dengan cepat.
"Tidak, tidak usah aku membawa mobil!" tolaknya.
"Sopir ku yang akan mengantar mobilmu, jadi kau akan pulang bersama ku." Zayn menjawab dengan santai, sehingga Ovia pun kesal.
"Apa hobimu memaksa orang," kata Ovia dengan kesal.
"Aku hanya akan memaksa orang yang istimewa untukku dan kau adalah wanita yang lebih dari istimewa bagiku!" ucap Zayn tersenyum kepada nya.
Ovia yang mendengar nya langsung ngeblush dan memalingkan wajahnya. "Terserah!" Ovia tidak mau berdebat lagi kepada Zayn karena itu akan sia-sia baginya.
Tingg!!!
Pintu lift terbuka Zayn menggengam tangan wanita itu, Ovia langsung ingin melepaskan nya tapi Zayn semakin mengeratkan nya.
"Apa yang kau lakukan lepaskan,kau tidak lihat mereka semua melihat kita!" bisik Ovia kepada pria itu karena semua mata di lantai itu melihat mereka berdua yang sedang bergandengan, mereka semua merasa terkejut dan langsung menafsirkan kalau ceo dan sekretaris seksi itu sedang menjalin hubungan khusus.
"Diam atau aku akan menciummu!" ancam Zayn yang seketika membuat Ovia pun langsung diam karena dia takut Zayn benar-benar akan melakukannya.
Bersambung~~~
Happy reading tolong dukungannya ya.