
Ke esokan paginya Zayn melihat Ovia masih terlelap dalam tidurnya, Zayn mencium kening Ovia dan mengecup singkat bibir seksinya. "Aku tinggal sebentar ya baby." Ucap Zayn lembut dan kembali mencium bibir Ovia, Zayn sudah menghubungi kedua orang tua Ovia dia mengatakan kalau Ovia Masih bersama nya.
Kini Zayn sedang berada di ruang kerjanya tampak ada dua perempuan yang kini duduk di dihadapan pria itu dengan meja sebagai pembatas nya mereka berdua bingung serta merasa takut karena tiba-tiba seseorang menyuruh mereka untuk datang ke mansion bos perusahaannya atas perintah Zayn sendiri.
Zayn duduk dengan gagah dan menatap tajam serta serius dua orang perempuan di hadapan nya sekarang. "Aku ingin bertanya hal yang serius kepada kalian mengenai Ovia. Apa dia pernah mengalami trauma di masa lalunya?" tanya Zayn kepada kedua sahabat Ovia dengan serius.
Diara dan Rachel kaget mendengar pertanyaan Zayn mereka sama-sama berpikir bagaimana Zayn bisa mengetahui nya, merasa tidak ada sahutan dari keduanya membuat Zayn mendengkus kesal. "Jawab. Apa kalian tidak mendengar pertanyaan ku hah!" ucap Zayn sedikit membentak karena kesal.
Kedua wanita itu kaget dan langsung menjawab pertanyaan Zayn secara bersamaan.
"Tidak tuan, kami mendengar nya," ucap kedua nya.
"Tapi sebelumnya dimana Ovia tuan? apa dia baik-baik saja?" tanya Rachel sedikit takut tapi terdapat kekhawatiran di hatinya tentang keadaan sahabat nya sekarang.
Zayn menghembuskan nafasnya dan menceritakan tentang kejadian semalam kepada kedua sahabat kekasih nya,Zayn bisa melihat dengan jelas kekhawatiran kedua orang itu tentang Ovia tapi saat Zayn mengatakan kalau Ovia pingsan karena bertengkar dengan seorang pria yang mungkin Ovia kenal di masa lalu,kedua wanita itu langsung kaget dan bisa langsung menebak siapa pria itu.
"Noel!" gumam Diara dan Rachel bersamaan dan keduanya saling menatap satu sama lain karena kaget bagaimana bisa Ovia bertemu dengan pria itu lagi mereka juga pernah mendengar kalau Noel sudah pergi jauh dari negara ini saat mendengar berita itu mereka berdua sangat senang tapi sekarang mereka berdua benar-benar khawatir tentang keadaan Ovia mereka takut Ovia kembali terpuruk seperti dulu karena kemunculan pria itu lagi.
Zayn mengerutkan keningnya melihat kedua wanita dihadapan nya yang seperti mengetahui semua masa lalu Ovia serta trauma yang pernah wanita itu alami, Zayn mengetuk meja didepannya dengan jari telunjuknya sepontan membuat kedua wanita itu langsung kaget dan tersadar kembali akhirnya Rachel dan Diara menceritakan masa lalu Ovia kepada Zayn.
Flashback on
Laura sangat-sangat mencintai pria itu tapi pria itu punya perasaan terpendam pada Ovia tanpa Ovia dan Laura ketahui tapi aku dan Diara mengetahui itu kami tidak memberitahu kan nya karena takut Laura tidak akan percaya jika kami mengatakan nya karena rasa cinta yang mendalam Laura pada Noel membutakan nya
sampai suatu hari Ovia sedang berada di rooftop sekolah dan tiba-tiba Noel datang dan ikut berdiri disampingnya.
"Tak terasa ya bulan depan kita sudah mau lulus sekolah!" ucap Ovia melihat lurus kedepan.
"Hmmm, apa rencana mu selanjutnya?" Noel bertanya sambil memandang wajah wanita itu.
"Aku mungkin akan kuliah di Inggris!" wanita itu masih melihat lurus kedepan dan tidak sadar kalau Noel sedang memandanginya sedari tadi.
"Aku akan sangat merindukan mu!" ucap Noel dan Ovia pun langsung menoleh ke arahnya.
"Alahhhh.... Kau ada Laura disini untuk apa merindukan ku!" jawab Ovia tertawa sambil sedikit meninju pelan lengan Noel pria itu pun langsung menangkap tangan Ovia dan menatap dalam mata wanita itu.
Bersambung ~~~
Happy reading tolong dukungannya ya.