
Bruukkkk!!
Pintu ruangan Zayn dibukak kasar oleh seorang wanita paruh baya Ovia langsung melepaskan ciumannya karena kaget bukan hanya Ovia yang kaget tapi Zayn jauh lebih kaget melihat siapa yang datang.
Wanita paruh baya itu langsung menghampiri Zayn dan menarik kupingnya sehingga Zayn meringis merasakan sakit Ovia merasa bingung siapa wanita paruh baya itu.
"Dasar anak nakal, kau sudah punya kekasih tapi tidak memberitahu momy mu hah," kesal nyonya Croch, yup wanita paruh baya itu adalah momi nya Zayn atau nyonya Belle.
Seketika Ovia kaget dan bingung harus bagaimana saat mendengar wanita itu menyebutkan kalau dia momy nya Zayn.
*Ini pasti Mike yang memberi tahu momy* batin Zayn.
"Aku baru mau memberi tahu momy kok," ucap Zayn yang masih meringis merasakan sakit.
"Alasan saja kau, kalau bukan Mike yang memberi tahu, momy yakin kau tidak akan pernah mengatakan nya, sekarang dimana calon menantu ku?" seru nyonya Belle kesal.
*Dasar Mike sekretaris si*lan* batin Zayn.
"Dia disamping ku mom!" jawab Zayn seraya melirik kearah Ovia.
Nyonya Belle langsung melihat ke samping dan dia melihat Ovia yang sedang tersenyum manis sebenarnya Ovia sedang bingung sekarang apa yang harus dia dilakukan.
*Apa aku bersembunyi saja atau lari keluar* batin Ovia bingung.
Zayn malah tersenyum melihat Ovia yang sedang kebingungan itu nonya Belle langsung menarik Ovia dan memeluknya lalu dia melepaskan pelukannya dan menangkup kedua pipi wanita itu dan dia langsung tersenyum bahagia melihat calon menantu nya itu.
"Omg kau cantik sekali sayang!" seru nyonya Belle senang.
Nyonya Belle kaget melihat sifat anaknya yang bisa selembut itu dengan seorang wanita dia sangat senang melihatnya tapi dia juga kesal karena Zayn tidak memberitahu hubungan mereka sejak awal. "Iya, iya maafkan momi ya sayang!" ucap nyonya Belle lembut kepada Ovia.
Ovia pun tersenyum. "Tidak apa-apa kok tante Zayn saja yang terlalu berlebihan!" ucap Ovia.
"Mulai sekarang panggil momy ya sayang!" ucap nyonya Belle.
Ovia tersenyum canggung dan mengangguk kan kepalanya pelan.
Setelah beberapa saat Ovia dan nyonya Belle mereka duduk dan mengobrol di sofa ruangan itu sedangkan Zayn dia kembali mengerjakan pekerjaannya tapi kuping nya dapat mendengar dengan jelas pembicaraan kedua orang itu karena nyonya Belle tidak mengizinkan nya bergabung dan mengganggu obrolan mereka berdua.
Ovia sudah mulai terbiasa dengan nyonya Belle karena menurut nya nyonya Belle hampir mempunyai sifat yang sama dengan mominya.
"Sayang kapan kalian akan menikah?" tanya nyonya Belle tidak sabaran.
Ovia bingung mendengar pertanyaan nyonya Belle itu pasalnya dia sama sekali belum berpikir sampai tahap itu Zayn yang mendengar itu berjalan kearah mereka berdua dan duduk disamping Ovia kemudian dia merangkul pinggang wanita itu. "Aku akan secepatnya menikahi Ovia mom," jawab Zayn datar.
Ovia langsung melirik Zayn disampingnya dan melototi nya tapi Zayn malah tersenyum manis kepada nya. "Tentu saja kau harus cepat menikahi nya kalau tidak keburu didahului pria lain," seru nyonya Belle.
"Itu tidak akan terjadi!" ucap Zayn dengan tegas.
Setelah selesai asik mengobrol Zayn menyuruh sopirnya mengantar momy nya ke mansion untuk istirahat awalnya nyonya Belle menolak dan Zayn sudah berapa kali membujuknya tapi nyonya belle tetap menolak akhirnya Ovia yang membujuknya barulah nyonya Belle menuruti nya dan pergi ke mansion untuk istirahat.
Bersambung ~~~
Happy reading tolong dukungannya ya.