
Setelah makan siang selesai dengan ribuan rayuan yang ia lakukan pada Zayn akhirnya Ovia pun bisa kembali ke ruangan nya di ruangan lain tampak Zayn tersenyum sedari tadi karena Ovia berinisiatif untuk menciumnya dan wajahnya juga tampak bersemu merah.
Jam pulang kantor pun tiba, Zayn keluar dari ruangannya dan langsung pergi ke ruangan wanita yang sudah dia klaim menjadi miliknya ia melihat Ovia sedang membereskan meja kerjanya.
Greepp!!!
Zayn memeluk Ovia dari belakang, Ovia kaget karena tiba-tiba ada orang yang memeluk nya tapi dia langsung sadar kembali ketika mendengar suara orang itu. "Aku merindukanmu!" lirih pria itu.
Ovia pun membalikkan badannya. "Jangan konyol, aku baru keluar dari ruanganmu beberapa jam yang lalu!" jawab wanita itu.
"Kau tidak akan tahu betapa aku sangat mencintaimu!" ucap Zayn.
Ovia pun ngeblush mendengarnya. "Sudahlah ayo pulang!" ucap Ovia.
Zayn pun akhirnya mengantar Ovia pulang tapi kali ini dia tidak mampir karena dia ada urusan mendadak.
Saat masuk kerumah tampak nyonya Karin sudah duduk di ruang tamu dia mengerenyitkan keningnya saat putrinya pulang seorang diri.
"Sayang kau pulang sendiri?" tanya nyonya Karin.
"Tidak mom tadi Zayn yang mengantarku!" jawab Ovia.
"Terus di mana dia sayang?" Tanya nyonya Karin kembali.
"Dia ada urusan mendadak, sudah aku mau istirahat dulu!" jawab Ovia berjalan menaiki tangga.
Nyonya Karin tampak cemberut karena dia sudah sedari tadi bersiap-siap untuk menyambut kedatangan calon menantunya.
Malam harinya Ovia keluar menuju alamat yang Robert kirimkan padanya tadi, Ovia menggunakan dress berwarna brown yang panjangnya sepaha dan lekuk tubuh yang terlihat seksi.
Sampai nya di restoran Ovia melihat Robert yang duduk di dekat jendela dan melambaikan tangan kepada nya, Ovia pun menghampiri nya dan mereka duduk berhadapan Robert terpesona melihat wanita didepan matanya sekarang yang terlihat begitu cantik.
"Haii Robert maaf membuat mu menunggu!" ucap Ovia santai.
Pelayan pun datang dan memberikan daftar menu kepada mereka berdua, Ovia memesan spaghetti dan lemontea sebagai minuman nya sedangkan Robert memesan foie gras (Prancis food) dan minuman nya sama seperti Ovia.
Mereka menikmati makanan nya sambil membahas tentang kerjasama sebenarnya itu hanya alasan Robert saja karena ingin bertemu dengan Ovia dia sudah lama ingin menghubungi wanita itu tapi dia masih banyak pekerjaan jadi malam ini dia punya waktu luang dan ingin mencoba mendekati wanita itu.
Di dalam sebuah mansion yang megah terdapat seorang pria yang kini tengah kesal di dalam kamarnya karena sedari tadi dia mencoba menghubungi wanitanya tapi handphone nya tidak aktif-aktif.
Dia pun menghubungi telepon rumah Ovia dan seorang maid menjawabnya. "Halo, dengan siapa?" tanya maid itu ramah.
"Kekasih Ovia, apa dia ada dirumah?" jawab Zayn.
"Maaf tuan nona sedang keluar, katanya ada urusan," jawab maid itu.
"Sudah berapa lama dia keluar?" tanya Zayn kembali.
"Lebih kurang satu jam yang lalu tuan," jawab maid itu.
Zayn pun langsung memutuskan panggilan tersebut, dia benar-benar emosi kepada Ovia karena tidak memberitahu nya dan tidak menjawab panggilan darinya.
Ia pun langsung melacak handphone milik Ovia
"Restoran? kenapa dia kesana?" gumam Zayn melihat posisi handphone Ovia yang berada di sebuah restoran yang cukup terkenal, ia pun mengambil jaketnya dan pergi ke tempat wanita itu.
Sampai di restoran Zayn turun dan masuk kedalam, matanya mengedar mencari keberadaan Ovia sampai di satu titik Zayn melihat Ovia sedang tersenyum ia pun melihat ada seorang pria duduk di depan wanita itu, Zayn pun mengepalkan tangannya dan menghampiri mereka.
Bersambung~~~
Note: eps selanjutnya siap-siap tegang ya.