My Sexy Secretary

My Sexy Secretary
#32


Ovia pun mengangguk kan kepalanya dan akhirnya pergi ke toilet sendiri meninggalkan Zayn bersama para rekan bisnisnya ovia benar-benar tidak habis pikir dengan sifat Zayn itu bagaimana dia bisa se posesif itu pikirnya.


Setelah beberapa menit Ovia pun keluar dari toilet tapi dia merasa haus dan pergi ke meja minuman yang telah disediakan di pesta itu saat ingin mengambil gelas minuman tiba-tiba ada tangan seseorang yang ingin mengambil gelas minuman yang sama dengan Ovia sehingga ada beberapa tetesan air yang mengenai kemeja seseorang itu.


Ovia menundukkan kepalanya dan meminta maaf. "Maaf. Maaf saya tidak sengaja!" ucap Ovia


"Tidak apa-apa, tenang saja!" ucap pria itu membersihkan bajunya.


Deghhh!!!


Jantung Ovia seakan mendadak berhenti saat mendengar suara pria itu, dia seperti mengenali suara itu Ovia langsung mendongak kan kepalanya dan ingin melihat dengan jelas apakah tebakan nya benar tapi pria itu menundukkan kepalanya karena membersihkan kemejanya dengan sapu tangan sehingga Ovia tidak dapat melihatnya dengan jelas tapi beberapa saat pria itu mendongakkan kepalanya.


Ovia membulatkan matanya karena kaget wajahnya juga seketika langsung merah penuh kebencian kepada orang itu dan jantung nya langsung mengebu penuh emosi yang sangat sulit dijelaskan dia terlihat sangat ingin menghabisi pria yang ada di hadapannya sekarang.


Pria itu juga tidak kalah kaget saat melihat sosok wanita dihadapan nya sekarang tapi berbanding terbalik dengan Ovia pria itu justru melihat Ovia dengan penuh kerinduan dan perasaan bahagia bisa melihat sosok wanita itu dihadapan nya sekarang, pria itu maju beberapa langkah ingin mendekati Ovia.


Tapi Ovia langsung mencegah nya. "Jangan mendekat kau. Brengsek!" ucap Ovia marah dengan nafas yang menggebu-gebu.


Ovia mengepalkan tangannya dan mengambil segelas air lalu menyiramkan nya ke wajah pria itu. "Diam kau keparat. Jangan pernah kau menyebut nama ku apalagi nama sahabat ku dengan mulut busuk mu itu Noel!" ucap Ovia semakin marah mendengar penjelasan pria itu atau Noel seseorang dimasa lalu Ovia.


Noel tidak menghindar atau marah karena Ovia menyirami nya dengan segelas air itu dia malah menangkap tangan Ovia dan menggenggam nya Ovia pun langsung memberontak ingin melepaskan genggaman Noel. "Lepaskan brengsek!!" teriak Ovia marah.


Sehingga para tamu yang disana menatap kearah mereka berdua. "Ovia tenanglah. Dengarkan aku." Ucap Noel pelan dan masih menggenggam tangan nya.


Tapi Ovia semakin memberontak dan mulai menangis. "Hiks... Lepaskan Noel gara-gara kau aku kehilangan sahabat baikku hiks.. Hiks," tangis Ovia pun pecah.


"Iya aku salah jadi tolong tenanglah Ovia." Ucap Noel berusaha menenangkan Ovia yang sudah menangis dengan sedikit histeris sehingga badan wanita itu sudah mulai gemetar karena menangis para tamu pun saling berbisik-bisik melihat pertengkaran mereka.


"Hiks.. Hiks.. Hiks.. Dia sudah pergi hiks... Semuanya gara-gara kau hiks... Hiks!!" ucap Ovia gemetar dan Noel masih menggenggam tangan Ovia dan berusaha menenangkan nya tapi tiba-tiba Ovia merasakan kepalanya sangat pusing akibat tangisan nya sehingga dia tidak bisa menahan badan nya lagi dan.


Bersambung ~~~


Happy reading tolong dukungannya ya.