My Sexy Secretary

My Sexy Secretary
#16


"Diam atau aku akan menciummu!" ancam Zayn seketika Ovia pun langsung diam karena dia takut Zayn benar-benar akan melakukannya.



Mereka berdua kini berada di tempat parkir khusus untuk ceo, Zayn membukakan pintu mobil untuk Ovia dan menutup nya ia pun masuk ke mobil dan duduk di belakang setir kemudi di dalam mobil hanya ada keheningan.


Tadinya Zayn ingin menyetir mobil sambil memegang tangan wanita itu tapi Ovia langsung melipat tangannya di depan dadanya dan Ovia mengalihkan pandangannya dan tersenyum miring *rasakan* batin Ovia yang membuat Zayn cemberut karena tidak bisa menggenggam tangan wanita tersayangnya.



Sampai dirumah Ovia, Zayn kembali membukakan pintunya, Ovia pun keluar. "Terimakasih kalau begitu aku permisi dulu," ucap Ovia datar.


Saat hendak melangkah pergi Zayn menahan tangan Ovia. "Kau tidak mengajak ku masuk dulu!" tanya Zayn sedikit cemberut.


"Untuk apa? lebih baik kau cepat kembali!" timpal Ovia masih dengan wajah datarnya.


"Setidaknya kau perkenalkan aku pada calon mertua ku dulu!" Zayn berucap dengan santainya.


Ovia yang mendengarnya pun langsung melotot kepada pria itu. "Kau jangan bicara sembarangan!" kesal Ovia.


Zayn pun tidak kalah kesal. "Aku tidak sembarangan kau memang akan menjadi istri ku." Zayn menekan kata istri supaya wanita itu bisa mengerti dengan jelas.


Ovia pun hanya bisa mengerutu tanpa suara ia kemudian menghembuskan nafasnya. "Terserah," Ovia pun pergi lebih dulu karena menurut nya akan sia-sia berdebat dengan pria keras kepala seperti Zayn itu.


Zayn pun mengekorinya dari belakang dan tersenyum penuh kemenangan *kau tidak akan bisa lari dariku baby* smirk Zayn.


Ovia dan Zayn masuk kedalam rumah kini keduanya duduk di ruang tamu. "Mana orang tuamu?" tanya Zayn yang emang sedari tadi tidak melihat siapapun selain para maid disana.


*Ku mohon semoga momi sama daddy tidak muncul sekarang* batin Ovia takut orang tuanya tau kalau dia membawa seorang pria kerumah karena akan sangat merepotkan pikiran nya.


"Ohhhh kapan mereka akan kembali?" Zayn kembali bertanya kepada wanita itu, saat hendak menjawab tiba-tiba terdengar suara teriakan seorang wanita paruh baya.


"Oh my god!!" teriak seorang wanita paruh bayah itu, Ovia yang menyadari nya pun memejamkan matanya dan menggerutu tidak jelas ***** kenapa nenek rempong itu muncul sihh haishh bakalan repot kalau begini* batin Ovia menahan kesal.


Nyonya Karin pun langsung menghampiri kedua orang tersebut Zayn melihat kedatangan kedua orang tua tersebut kaget dan ingin berdiri tapi tiba-tiba nyonya Karin menarik nya untuk duduk kembali. "Tidak, duduklah nak!"


ucap nyonya Karin yang masih excited karena baru pertama kalinya putri nya membawa seorang pria kerumah.


Dia pun duduk di sebelah Zayn, sehingga Zayn merasa sedikit gugup *Ya ampun tampan sekali pokoknya dia harus menjadi menantu ku* batin nyonya Karin, tuan Jack tersenyum ke arah Zayn dan dia pun duduk diseberang nya.


"Siapa namamu nak!" tanya nyonya Karin tersenyum Hangat.


Saat Zayn hendak menjawab Ovia langsung mendahului nya. "Namanya Zayn dia CEO di perusahaannya Ovia mom!" sambar Ovia karena dia takut kalau Zayn bakal menjawab yang tidak-tidak.


"Whatt kamu CEO di perusahaan putri saya bekerja itu!" nyonya Karin kaget saat mengetahui kalau dia adalah seorang CEO karena wajahnya yang masih muda


*calon menantu yang sempurna* batin nyonya Karin dan tersenyum lebar.


Bersambung~~~


Happy reading tolong dukungannya ya.