My Sexy Secretary

My Sexy Secretary
#06


Siang harinya tepatnya di sebuah restoran terlihat empat orang yang sedang berbincang membahas kerja sama, Zayn yang didampingi sekretaris nya begitupun dengan tuan Daniel.


"Baiklah saya setuju untuk bekerja sama dengan perusahaan anda!" tuan Daniel setuju untuk bekerja sama dengan perusahaan Zayn


setelah mendengar keuntungan yang dijelaskan oleh Zayn tadi.


"Saya harap anda akan senang bekerja sama dengan perusahaan kami." Zayn sekali-kali melirik tidak suka terhadap sekretaris tuan Daniel karena dia selalu memperhatikan Ovia dengan pandangan yang berbeda.


Ovia menyerahkan berkas kerja sama mereka kepada sekertaris tuan Daniel yang bernama sekretaris Robert.


Robert terlihat masih muda dan juga tampan tapi jauh lebih tampan Zayn pastinya sedari tadi memang Robert sering memperhatikan Ovia yang menurutnya sangat cantik dan itu dapat terlihat oleh kedua mata Zayn yang membuat nya tidak suka terhadap Robert.


"Ini berkas kerjasama nya tuan Robert!" Ovia tersenyum kepada Robert sehingga membuat Zayn semakin tidak suka.


"Terimakasih nona Ovia!" Robert membalas senyuman Ovia.


"Baiklah sepertinya sampai disini dulu saya harus kembali ke perusahaan karena masih banyak pekerjaan!" Zayn pamit kepada tuan Daniel karena sudah tidak tahan melihat Robert dan Ovia saling melempar senyuman.


Zayn dan Ovia sudah berdiri dan akan melangkah pergi tapi tiba-tiba Robert memegang tangan Ovia sehingga Zayn mengeraskan rahangnya melihat hal tersebut.


"Maaf sebelumnya nona Ovia apa bisa saya minta nomor telepon anda?" ucap Robert.


"Untuk apa kamu nomornya?" Bukan Ovia yang menjawab tapi melainkan Zayn dengan ketus.


"Hanya untuk membahas masalah kerja sama kedepannya tuan!" Robert menjawab dengan ramah.


"Kau memang benar tuan Robert, baiklah ini! " Ovia menyerahkan kartu yang berisi nomor telepon nya seketika Zayn melotot melihat hal tersebut.


Di dalam mobil Zayn dan Ovia duduk bersebelahan tapi tiba-tiba Zayn melihat ovia dengan kesal ke arahnya.


"Apa-apaan kau tadi hah?" Zayn bertanya dengan sedikit emosi kepada Ovia.


Mendengar pertanyaan Zayn membuat Ovia menoleh ke samping dan menatap Zayn dengan heran "Maaf maksudnya apa ya tuan?" Ovia yang bingung dengan pertanyaan bos nya tersebut.


"Kenapa kau tersenyum padanya dan lebih parahnya kenapa kau memberikan nomor ponsel mu?" Zayn benar-benar kesal dengan hal tersebut padahal itu kan hal yang wajar-wajar saja.


"Maaf sebelumnya saya tidak mengerti maksud anda pak? saya senyum kepada tuan Daniel dan tuan Robert itu kan biasa saja dan saya memberikan nomor ponsel saya itu kan untuk membahas kerjasama kedepannya pak, jadi menurut saya tidak ada yang salah." Ovia menjelaskan panjang lebar kepada bos nya tersebut dengan sedikit kesal terhadap sifat bos nya siang ini.


"Salah semuanya salah,kau tidak boleh senyum kepada siapapun!" Zayn berteriak dengan kesal sehingga Ovia kaget mendengarnya dan merasa heran ada apa dengan bos nya ini.


"Emangnya anda siapa saya!" Ovia yang mulai kesal dengan sifat bos nya tersebut juga ikut tersulut emosi.


"I'm a bos!" ucapnya dengan tegas.


Ovia hanya diam dia tidak mau meladeni bos nya yang menurutnya sudah tidak waras tersebut.


Di dalam mobil mereka hanya saling berdiaman sampai di perusahaan pun mereka masih berdiaman, Zayn yang masih kesal dengan sifat Ovia terhadap Robert dan Ovia yang kesal terhadap sifat aneh Zayn.


Bersambung~~~


Happy reading tolong dukungannya ya.