My Sexy Secretary

My Sexy Secretary
#24


Mereka keluar dari restoran dan langsung disambut oleh sopir pribadi Zayn ia pun membukakan pintu mobil untuk Ovia lalu kemudian menutup nya kembali Zayn berjalan ke arah samping mobil dan sopirnya membukakan pintu untuk Zayn.


Sekarang mereka dalam perjalanan ke mansion orang tua Ovia di dalam mobil hanya ada keheningan Ovia melihat keluar jendela karena dia masih kesal kepada pria itu. "Kau masih marah?" tanya Zayn.


Ovia masih melihat keluar jendela. "Tidak!" Jawab nya singkat.


Zayn menarik dagu Ovia supaya wanita itu melihat dirinya. "Kau ingin mencicipi wine tadi?" tanya Zayn lembut.


"Emang masih ada!" ucap Ovia menaikkan satu alisnya.


"Masih!" jawab Zayn dan langsung melum** bibir wanita itu dengan lembut Ovia pun kaget karena Zayn tiba-tiba mencium nya, karena Ovia tidak membuka bibirnya maka Zayn mengigit bibir bawah wanita itu seketika Ovia pun membuka bibirnya karena gigitan pria itu.


Zayn pun langsung menerobos lidahnya masuk kedalam mulut wanita itu Ovia refleks membalas ******* Zayn mereka akhirnya saling bertukar saliva satu sama lain.


Jika kalian bertanya bagaimana nasib si tukang sopir sebenarnya dia sedikit kaget karena ini pertama kali bos nya mencium seorang wanita tapi dia hanya diam tidak mau menganggu dan tidak berani berbicara karena takut bosnya akan murka jadi dia hanya diam saja dan fokus pada kemudi nya.


Kembali ke kursi belakang dua orang insan yang masih saling meluma* bibir dan bertukar saliva entah sudah berapa menit mereka berciuman sampai akhirnya Ovia menepuk dada Zayn karena hampir kehabisan nafas Zayn pun paham dan melepaskan luma**nya.


Zayn menatap Ovia dan mengelap bibir wanita itu dengan tangannya. "Bagaimana rasanya?" ucap Zayn.


Ovia merasa malu dan membuang mukanya tapi Zayn langsung menarik dagu wanita itu menghadap nya Ovia pun menatap wajah Zayn yang sangat tampan itu. "Tidak enak sama sekali!" jawab Ovia.


Zayn pun tersenyum smirk mendengar jawaban Ovia itu. "Tidak enak tapi kau sangat menikmatinya tadi!" seru Zayn tersenyum menggoda Ovia yang wajahnya sekarang sudah merah bak tomat.



Ovia dan Zayn berjalan memasuki mansion sampai di ruang tamu mereka berdua sudah disambut oleh tuan Jack dan nyonya Karin


tuan Jack pun mempersilakan Zayn untuk duduk Zayn pun langsung duduk, Ovia duduk di kursi single, Zayn yang melihat itupun merasa kesal karena Ovia tidak duduk disebelah nya seperti tuan Jack dan nyonya Karin yang duduk bersebelahan.


Bahkan nyonya Karin juga sedikit kesal kepada putrinya itu karena tidak duduk disebelah Zayn malah milih sofa singlenya. "Sayang kenapa kau duduk disitu?" tanya nyonya Karin.


Ovia pun menatap momi nya. "Emangnya kenapa mom?" jawab Ovia mengerutkan keningnya.


"Kau duduklah disamping Zayn," ucap nyonya Karin.


Ovia menghembuskan nafasnya tanpa bergerak sedikitpun dari duduknya nyonya Karin pun merasa kesal melihat tingkah putrinya itu.


Zayn mengerti kalau wanitanya itu merasa lelah karena dia sudah mengempur habis-habisan tubuh wanita itu sedari semalam. "Tidak apa-apa tante saya juga tidak akan lama kok karena saya ada sedikit urusan," jawab Zayn.


"Tidak mau makan malam disini dulu Zayn?" tanya nyonya Karin.


"Aku dan Ovia sudah makan malam diluar tadi tante," jawab Zayn tersenyum.


"Kalau begitu saya permisi dulu tante dan om Jack!" pamit Zayn kepada orang tua Ovia.


Bersambung~~~


Happy reading tolong dukungannya ya.