
Malam harinya Ovia sedang berkumpul dengan sahabatnya disebuah restoran sebelum pergi Ovia mengirimkan foto penampilan nya kepada Zayn karena perintah pria itu.
(Baju 1)
Zayn kemudian menyuruh nya mengganti baju yang lain karena terlalu singkat dan seksi mau tidak mau Ovia menganti baju yang lain.
(Baju 2)
Tapi Zayn kembali menyuruhnya mengganti baju lagi karena masih seksi menurutnya akhirnya yang ketiga kalinya Zayn mengizinkan nya setelah Ovia menggunakan pakaian yang sangat tertutup dan serba panjang menurutnya.
Setelah sampai di restoran kedua sahabatnya sedikit kesal kepada Ovia karena mereka sudah lama menunggunya sedari tadi. "Kenapa kau lama sekali?" tanya Diara kepada Ovia.
"Kau tahu aku sudah tiga kali mengganti pakaian ku," ucap Ovia sedikit malas.
Diara dan Rachel mengerutkan keningnya karena bingung. "Emangnya kenapa?" tanya Rachel.
Ovia sudah duduk di kursinya dan menghembuskan nafasnya karena lelah. "Zayn melarang diriku pergi keluar kalau menggunakan pakaian yang seksi," jawab Ovia cemberut.
"Kalian sudah pacaran?" tanya Diara sedikit excited lalu Ovia mengangguk pelan.
Rachel dan Diara langsung memeluk Ovia bersama mereka benar-benar senang Ovia sudah membuka hatinya untuk seseorang karena sebelumnya mereka sempat khawatir jika Ovia tidak akan membuka hatinya untuk siapapun tapi untunglah Zayn datang dan sudah mengisi hati Ovia dengan dirinya.
Para gadis itu kini tengah menikmati makanan mereka sambil bercerita mulai dari Rachel dan Diara yang bertanya serta penasaran sudah sejauh mana hubungan Ovia dan Zayn saat ini
"Kau serius?" tanya Diara tidak percaya.
"Untuk apa aku berbohong!" jawab Ovia santai.
"Omg, apa kalian tidak merasa sesak?" tanya Rachel absurd.
"Tidak justru semakin nikmat, kalian harus mencobanya," jawab Ovia sedikit pelan dan tersenyum kepada kedua sahabatnya itu.
Tanpa sadar Diara dan Rachel menganggukkan kepalanya membuat Ovia tertawa melihat kekonyolan kedua sahabatnya itu sampai-sampai ada buliran air di ujung matanya.
Diara dan Rachel merasa kesal melihat Ovia yang menertawakan mereka berdua Ovia pun menghapus air matanya dan memeluk kedua sahabatnya dan mereka bertiga pun tertawa bersama.
Tak terasa sudah satu bulan Zayn dan Ovia menjalin hubungan, Ovia sudah mulai bisa menghadapi sikap Zayn yang suka menempel bak perangko padanya.
Kini Ovia dan Zayn sama-sama mengerjakan pekerjaan mereka seperti biasa Ovia duduk disamping Zayn sekali-kali Zayn mencium pipi Ovia dengan alasan mengisi tenaga nya tapi sekarang Zayn menarik kursi Ovia menghadap dirinya dan Zayn pun langsung ******* bibir seksi wanita itu Ovia pun membalas ******* Zayn sehingga mereka saling bertukar saliva tapi baru berapa menit mereka berciuman tiba-tiba.
Bruukkkk!!
Pintu ruangan Zayn dibukak kasar oleh seorang wanita paruh baya Ovia langsung melepaskan ciumannya karena kaget bukan hanya Ovia yang kaget tapi Zayn jauh lebih kaget melihat siapa yang datang.
Wanita paruh baya itu langsung menghampiri Zayn dan menarik kuping pria itu sehingga Zayn meringis merasakan sakit di kupingnya.
Bersambung~~~
Happy reading tolong dukungannya ya.