My Sexy Secretary

My Sexy Secretary
#17


"What kamu CEO di perusahaan putri saya bekerja itu!" nyonya Karin kaget saat mengetahui kalau dia adalah seorang CEO karena wajahnya yang masih muda *benar-benar calon menantu yang sempurna* batin nyonya Karin.


Zayn hendak menjawab kembali tapi tiba-tiba Ovia kembali menyelah nya. "Iya mom, dia CEO yang aku ceritakan karena melarang aku memakai pakaian yang biasa aku pakai itu," ucap Ovia yang ingin mengadukan Zayn kepada mominya dia pikir setelah itu mominya akan marah kepada Zayn tapi malah.


"Ishhh kau ini, pakaian yang biasa kau pakai itu sangat terbuka dan memang tidak layak untuk dipakai, masa kau tidak mengerti!" nyonya Karin malah mengomeli Ovia.


Wanita itu pun terpelongok melihat reaksi maminya tersebut. "Iya kan nak Zayn!" nyonya Karin berucap dengan lembut kepada pria itu.


Zayn tersenyum melihat raut kesal di wajah Ovia karena dia tau maksud dari wanita itu.


"Iya tante aku hanya ingin melindunginya saja karena itu aku melarangnya!" jawab Zayn lembut *lebih tepatnya aku tidak ingin aset berharga ku dilihat oleh orang lain* batin Zayn.


Nyonya karin mengangguk seolah setuju dengan pendapat Zayn. "Panggil momi saja biar lebih akrab, kau tahu momi selalu melarangnya memakai pakaian seperti itu tapi daddy nya selalu membela nya." Tuan Jack yang sedang meminum kopi pun kaget dan langsung melihat istrinya.


"Sayang kenapa kau memfitnah ku bukannya kamu yang selalu membelikan baju itu untuk putri kita!" protes tuan Jack.


Nyonya Karin pun langsung menatap tajam suaminya itu seolah mengatakan jika kau bicara lagi maka kau akan tidur diluar, seketika tuan Jack pun terdiam dan tertunduk


*Wanita ini selalu saja mengancam ku hufftt* batin tuan Jack.


Nyonya Karin kembali melihat ke arah Zayn. "Nak Zayn apa kau dekat dengan Ovia? Tidak Maksud momi apa nak Zayn tidak tertarik pada putri saya!" tanya nyonya Karin tanpa ragu karena dia ingin tahu perasaan nya.


"Momi!!" teriak Ovia kesal.


Nyonya Karin tidak memperdulikan kekesalan putrinya itu. "Tentu saja saya sangat menyukai putri kalian bahkan saya sangat mencintainya tapi sekarang saya lagi dalam proses mengejar cinta nya!" jawab Zayn tulus kepada orang tua wanita itu, wajah Ovia langsung ngeblush mendengar pernyataan Zayn kepada orang tuanya nyonya Karin yang mendengarnya pun benar-benar senang dan gembira mendengar nya.


*Yess, berarti aku tidak perlu repot-repot lagi membujuknya untuk menyukai putriku, haishhh tapi anak itu terlalu jual mahal* batin nyonya Karin senang tapi juga sebal dengan anaknya itu yang terlalu jual mahal menurut nya.


Tuan Jack pun tersenyum mendengar pengakuan Zayn itu. "Kau tenang saja momi akan membantu mu nak." Bisik nyonya Karin kepada Zayn yang tidak dapat didengar oleh tuan Jack dan Ovia.


Zayn tersenyum mendengarnya, Ovia yang melihat itupun mengerutkan keningnya


*Apa yang direncanakan nenek rempong itu* batin Ovia.


Jam makan malam pun tiba, Zayn makan bersama keluarga Ovia karena perintah nyonya Karin dan dengan senang hati Zayn menerima nya, mereka tampak mengobrol kecil tuan Jack juga sekali-kali bertanya tentang perkembangan perusahaan yang dijalankan oleh pria itu.


Setelah makan malam selesai Zayn kembali ke mansion nya, Ovia dan orang tuanya juga kembali ke kamar nya masing-masing.


Bersambung ~~~


Happy reading tolong dukungannya ya.