
Sementara untuk Qin Yan yang asli, saat ini dia sedang menuju kearah Tang Liu. Gadis itu, melihatnya menderita luka cukup parah. Qin Yan merasa bersalah.
"Kakak." Tang lili datang memegangi tangan Tang Liu dengan air matanya yang menetes.
Kakak? Qin Yan tertegun sejenak, jadi kakak yang dimaksud gadis ini adalah Tang Liu? Berarti Tang Liu sebenarnya mempunyai adik. Ini benar benar kebenaran yang tak terduga. Jika itu benar maka ibu Tang Liu seharusnya ada disini.
Lalu ia mengusap kepala gadis itu dan mengangkat Tang Liu. Saat berikutnya, mata Qin Yan aktif mencari keberadaan ibunya. Saat ia melihat sosok wanita yang dirantai dengan pakaian sobek setengah tubuh. Membuat Qin Yan gemetar karena geram. Dia langsung membentuk kloning lalu menuju ketempat itu.
Saat itu tiba tiba ada yang menangkap Tang lili diam diam. Gadis itu berteriak. Namun dia menghilang begitu cepat. Dalam kegeramannya Qin Yan langsung menoleh ke arah tersebut dengan mata menyala.
'Jangan menganggu!'
"BOOOM" terjadi ledakan dibagian dinding tempat dimana Tang lili menghilang. Gadis itu muncul dengan daging berserakan disekitarnya. Rasa ketakutan muncul diwajah gadis itu. Bukan karena penculikan, namun tatapan Qin Yan yang bagaikan hawa dingin membunuh seseorang hanya dengan sekali tatapan.
Tang lili begitu heran. Mengapa gurunya itu begitu marah.
Lalu tanpa memperdulikan gadis itu, Qin Yan pun berlari menuju penjara ibunya. Meninggalkan klonnya yang tengah mengangkat Tang Liu.
Saat sampai didepan ibunya sendiri, Qin Yan terdiam untuk waktu yang lama. Ia memandangi ibunya yang sudah dalam keadaan menyedihkan. Matanya berair tak bisa menahan kemarahan.
"BOOOM" Ledakan terjadi dimana tempat bertarung klon dan prajurit bayangannya. Qin Yan yang marah langsung menatap profesor tersebut dan anak buahnya dari kejauhan. Rasa dingin dan ketakutan muncul diwajah mereka masing-masing. Baru saat itulah, klon Qin Yan yang mereka lawan. Langsung masuk kedalam mode berserk, gerbang pertama. Para prajurit bayangan yang merasakan amarah tuannya juga ikut memanas. Kali ini, kematian mereka tidak akan mudah. Mereka akan membuat keenam orang ini menderita hingga meminta Kematian itu sendiri.
"Plang!" Jeruji besi dihancurkan dengan tangan kosong. Tidak perduli dengan efeknya, itu sama sekali tidak terpengaruh pada Qin Yan.
Saat kedatanganya, ibu Qin Yan membuka matanya. Melihat Qin Yan yang berdiri dihadapannya, dia pun menunjukan senyum meskipun begitu lemah.
Tangan Qin Yan mengepal saat melihatnya seperti itu. Ia menggertakan gigi, namun ia tidak membuang waktu lebih lama dan langsung melepaskan rantai yang mengikat ibunya lalu mengobatinya dipangkuannya. Sebuah kain Qin Yan ambil dari cincin penyimpannya, lalu menutupi tubuh ibunya. Menggantikan pakaiannya yang sudah kebanyakan sobek. Bekas cambukan, cakaran, pukulan, tamparan, luka bakar, dan luka akibat senjata tajam terlihat jelas ditubuhnya. Hati Qin Yan terasa tersayat ketika melihat semua itu.
Ibunya masih tersenyum sambil membelai wajah Qin Yan. Dengan sinar hijau yang terang menerangi tubuhnya, ibu Qin Yan kembali seperti semula. Setidaknya kulitnya yang agak kusam dan lecet bisa kembali seperti kulit para wanita biasanya.
Tang lili dan klon yang menggendong Tang Liu akhirnya berhasil menyusulnya.
Tang lili gadis itu, menarik ujung pakaian Qin Yan dengan pelan.
"Gu-guru... tolong selamatkan ibuku juga?"
'Ibu?' Qin Yan baru ingat. Gadis ini mempunyai seorang ibu yang harus ia selamatkan. berarti ibunya adalah ibu Tang Liu juga. Sepertinya itu masuk akal, alasan mengapa Tang Liu berada disini pasti karena mencari ibunya. Pantas saja ketika Qin Yan mencari keberadaan ibunya dengan mata merahnya, ia melihat satu sosok wanita lain. Tapi masalahnya, wanita itu....
"Ya Qin Yan. Ada satu lagi wanita yang disiksa disini. Selamatkanlah dia juga." Ucap ibu Qin Yan dengan lembut.
"Kau tak perlu mengatakannya lagi. Aku sudah pasti akan menolongnya."
Dua klon tercipta.
"Ikutilah mereka berdua." Suruh Qin Yan pada Tang lili.
Tang lili mengangguk lalu menunjukan jalan bagi kedua klon Qin Yan. Mereka bertiga pun berlari menuju ruangan selanjutnya.
Sementara yang asli membawa sang ibu dan Tang Liu keluar dari tempat itu.
*******
"Lewat sini" Tang lili menunjukan jalan dengan tergesa gesa meskipun kedua klon itu sudah mengetahuinya. Mereka berlari cukup berliku liku sampai akhirnya mereka sampai kedepan pintu cukup besar dan terbilang cukup istimewa.
"BUM" Pintu besar itu langsung di hancurkan dengan pukulan kosong milik Qin Yan. Dan saat itu, terlihat pemandangan yang tidak pernah dilihat oleh siapapun.
Banyak sekali jaring benang yang tergantung diseluruh bagian ruangan. Bahkan, benang sutra tersebut seperti kelambung yang akan mengurung siapa pun yang akan terjebak. Tang lili tercengang. Namun dia tiba tiba berteriak ketika melihat tubuh ibunya yang tergantung dililit benang sutra.
"Ibu!" Ia langsung bergegas mendekatinya. Namun, ia tidak menyadari. Ketika dia fokus mendekatinya ibunya. Tiba tiba ruangan itu bergetar.
Profesor dan bawahannya yang melawan klon Qin Yan juga menyadari hal tersebut. mereka pun menyeringai, dengan adanya monster itu maka mereka dapat memberi serangan balasan.
"Huh!" Tang lili tercengang, lantai pun retak sampai tenggelam kebawah. Tapi ia tidak memperdulikan dirinya, dia malah melihat ke arah ibunya yang terjatuh kebawah. Tang lili langsung berteriak dengan air matanya yang tak bisa ia tahan.
"IBUUUUU.........!!!!!" Ia mengulurkan tangannya kearah ibunya. Namun ibunya yang tengah tak sadar diri tersebut tak bisa apa apa. Bahkan Tang lili juga terjatuh kedalam jurang dibawah lantai. Gadis itu tetap berteriak. Dia langsung menciptakan benang dan menyelamatkan ibunya. Dengan dia yang juga bergantung lewat benang nya yang mengikat diatas sana.
"Ukh...." Berat dari ibunya membuat Tang lili agak kesusahan untuk bergerak. Namun tali dari benangnya cukup kuat untuk menahan menahan mereka. Hanya tergantung dari gadis itu apakah dia mampu untuk menyelamatkan ibunya atau tidak.
Disaat Tang lili sedang berusaha untuk naik ke atas. Dia tiba tiba dikejutkan dengan sosok menyeramkan dari monster yang ada dibawah jurang tersebut. Matanya begitu banyak dan menatap gadis itu dengan matanya yang menakutkan.
"GRAAAAAARRR" Makhluk itu meraung dengan keras dan menerkamnya dengan salah satu kakinya yang setajam tombak.
"Wush" Dua klon Qin Yan menangkap mereka berdua dan akhirnya kaki dari monster tersebut hanya menusuk dinding jurang didepannya.
"Haah...! haah...! haah...!" Tang lili yang sudah ketakutan tak bisa menyembunyikan wajah pucatnya. Namun ia heran mengapa dia sekarang berada ditangan seseorang. Ternyata dia selamatkan oleh gurunya ketika hampir saja diterkam oleh monster itu.
Sebagai seorang gadis yang hidup didalam kurungan sejak kecil. Tang lili tidak pernah melihat manusia lain selain mereka yang menjadi anggota kultus sihir. Ditambah lagi, wajah wajah mereka sangat jauh dari kata normal. Mereka mengerikan, ditambah dengan umur mereka yang cukup tua. Setidaknya, itulah manusia yang Tang lili tau.
Diantara mereka semua, Tang Lili pernah bercermin. Dia sangat senang mempunyai wajah cantik dan manis. Orang orang disekitarnya juga mengatakannya kalau dia adalah gadis yang cantik. Oleh karena itu, mereka juga terus menunggunya sampai menjadi dewasa lalu menikmatinya dengan penuh nafsu.
Namun, saat ini Tang lili sendiri seperti mendapat tamparan keras dari wajah tampan Qin Yan. Bukan sekali dua kali ia melihat wajah cantik yang setara dari ibunya. Termasuk wanita yang dipenjara belum lama ini, ibu Qin Yan. Dan Tang Liu yang datang sebulan yang lalu. Namun untuk pria, ia baru pertama kali melihat wajah tampan itu seperti apa.
Gadis kecil itu terdiam dalam waktu yang lama saat memandangi wajah Qin Yan. Ketika monster dibawah sana meraung barulah ia kembali sadar. Tang lili secara refleks gemetar ketakutan.
Ternyata monster tersebut adalah tarantula raksasa dengan tubuh yang dipenuhi pori pori beracun. Monster itu setara dengan tingkat Kaisar. Tampaknya dia adalah beast hasil ujicoba dari penelitian para manusia gila itu.
"Ru-rui?!" Tang lili tergagab menatap monster itu. Ada rasa tak percaya dimatanya. Tampaknya mereka mempunyai hubungan dekat. Namun, monster itu sepertinya tidak bisa mengingat gadis itu dan bahkan berani untuk melukainya. Profesor yang menciptakannya pasti telah mencuci otak hewan tersebut.
Ketika monster itu hendak menyerang lagi, tiba tiba dia dihadang oleh monster beast prajurit bayangan milik Qin Yan. Seekor beruang seukuran dengannya langsung mengekangnya. Dia adalah beast tingkat Kaisar yang gugur dimedan perang beberapa bulan yang lalu dan dijadikan prajurit bayangan. Enam kaki lainnya dari tarantula tersebut mulai menyerang, namun beruang itu menghempaskannya ke tempat lain.
Tidak lama kemudian, muncul seekor ular merah yang melilit tubuh tarantula tersebut. Disusul dengan adanya kera berkulit seperti landak. Meninju hingga duri duri tajam itu sampai menembus tubuhnya. Lalu muncul seekor pohon yang hidup dengan akar akarnya yang menyerang. Tak hanya sampai disitu, bahkan seekor burung elang api pun ikut muncul dan menganiaya tarantula tak berdaya tersebut.
Tarantula itu tak sempat menyerang balik. Dia dihajar habis habisan oleh beberapa beast prajurit bayangan milik Qin Yan. Sampai daging dan tubuhnya terkoyak, tarantula tersebut hanya bisa meraung kesakitan.
"RUIIII.......!!!" Tang lili juga berteriak sedih. Ia mengulurkan tangannya demi tarantula tersebut. Namun ia tidak bisa apa apa, karena Qin Yan telah membawanya pergi meninggalkan tempat tersebut.
*******
Setelah pergi cukup jauh dari goa tersebut, Qin Yan mulai mengobati luka ditubuh Tang Liu. Gadis itu, dia bukan hanya menderita luka dalam, ada juga beberapa serpihan senjata yang tersangkut didalam tubuhnya. sehingga Qin Yan bukan hanya menyembuhkannya. Bahkan sampai harus mengoprasi beberapa organ yang ada didalamnya.
"Kau benar benar belajar cara mengobati juga?" Ibunya terheran heran melihat Qin Yan yang terlihat begitu mahir. Bahkan ia melihat keterampilan medis yang belum pernah ia lihat sebelumnya.
"Gurumu pasti orang yang hebat."
Qin Yan tersenyum menggelengkan kepala mendengar itu.
"Aku mempelajarinya saat sedang berpetualang dimasa lalu." Qin Yan hanya menjawab seperti itu, tanpa memberitahukan bahwa ia belajar keterampilan itu dari pengalaman kehidupan sebelumnya.
Ibunya tidak menjawab, karena terlalu fokus melihat Qin Yan yang tengah menangani pasien, bukan hanya sekedar mahir, namun ia bahkan jauh lebih cepat dari dokter biasa. Cara menjahit dan menutup lukanya saja bahkan melampaui dokter terbaik didunia ini.
Setelah semuanya selesai, barulah Qin Yan kembali menutup lukanya dengan keterampilan penyembuhan. Saat itulah Tang Liu dibebaskan dari luka ditubuhnya dan hanya menunggu gadis kapan dia akan terbangun.
Tidak lama kemudian, dua klonnya muncul dengan membawa Tang Lili dan ibunya.
Setelah itu, keduanya langsung menghilang. Qin Yan berbalik ke arah pertarungan. Baik dari monster beast tarantula maupun beberapa ahli dari kultus sihir. Tanpa memperhatikan mereka begitu serius, dia mengambil ibu Tang Liu dan mulai memeriksanya.
Pada saat pemeriksaan itu, Qin Yan agak terdiam sejenak. Masalahnya tidak seperti masalah bisanya. Kasus wanita ini benar benar rumit, dan Qin Yan agak canggung untuk memulihkannya.
"Biarkan aku memeriksanya." Ibunya disamping tersenyum. Lalu tanpa mengucapkan apapun Qin Yan juga tidak banyak menolak. Dia langsung berpindah tempat dan malah menemani Tang Liu.
Tang lili mendekat dan menatap Qin Yan.
"Terima kasih." Ucap gadis itu malu malu. Namun ucapannya terdengar tulus. Qin Yan tersenyum sambil mengusap kepalanya.
"Gadis ini kakakmu?" Tanyanya.
Tang lili mengangguk.
"Sebulan yang lalu, dia datang ke tempat ini. Lalu mengobrak Abrik segalanya. Dia sangat kuat, bahkan mampu membuat wanita menakutkan itu kewalahan melawannya." Jelas gadis itu. Mungkin wanita yang dia maksud adalah Ni Meri yang Qin Yan lawan beberapa saat yang lalu.
"Namun, meskipun kakak kuat. Dia tetap tidak bisa mengalahkan mereka." Gadis itu menunduk dan hampir membenamkan kepalanya di lutut.
"Aku dari dulu tidak mengetahui siapa ayahku. Awalnya, paman Bi adalah orang yang baik. Dia selalu menjagaku dan menemaniku, mengatakan kalau ibuku bekerja siang dan malam demi memberiku makan. Beliau tidak pernah menemuiku, namun kebutuhanku selalu terpenuhi. Aku tinggal bersama para saudaraku yang merupakan beast campuran." Beast campuran merujuk pada beast yang Qin Yan lawan pada saat pertama kali masuk kedalam goa. Termasuk beruang raksasa putih dengan kedelapan matanya yang berwarna pink.
"Saat itu, aku sangat penasaran. Paman bi selalu mengatakan kalau ibuku bekerja didalam ruangan itu. Ruangan dimana tidak satupun yang bisa memasukinya kecuali paman bi atau wanita itu. Saat itu, pada tengah malam. Aku diam diam memasuki ruangan itu karena saking penasarannya. Dan ternyata, ketika aku masuk....." Tubuh gadis itu menggigil saat mengingat pemandangan yang menjijikan itu, *******, erangan, dan kesakitan sekaligus menyakitkan. Selalu terngiang-ngiang dikepalanya. Saat itu Tang Lili terdiam tanpa mengatakan apapun. Ibu dan putri itu saling bertatapan, namun kegiatan keduanya tidak bisa diganggu. Yang lebih parahnya lagi, bahkan ibunya dirantai dengan paksa dengan posisi yang sangat memalukan.
Paman bi tiba-tiba mendapatinya, karena kesalahan itu sikapnya langsung berubah seratus persen. Kebaikan dan keramahan itu hanyalah palsu. Kelembutan dan kasih sayang itu hanyalah topeng yang ia sandiwara kan agar Tang lili menuruti apa yang dia inginkan.
Tang lili lahir dengan kemampuan khusus. Disebut benang sutra emas . Dia bisa mempertahankan kehidupan seseorang hanya dengan kemampuannya. Namun, untuk pertama kalinya. Dia tidak bisa menyembuhkan seseorang. Semenjak pertemuan itu, ibunya tidak sadarkan diri sampai saat ini. Tidak perduli seberapa pun ia berusaha, dia tidak bisa membangunkan ibunya. Hingga saat itu, ibunya pun di kurung disebuah ruangan yang dijaga dengan ketat.
Itulah awal penderitaan Tang lili. Gadis kecil yang malang mulai mendapatkan perlakuan tidak sesuai pada penjaga tempat tersebut. Mulai dari penyiksaan, pelecahan, sampai pemerkosaan. Sungguh ironis, Tang lili ingin mati. Namun dia hanya ingin berbicara pada ibunya, dia hanya ingin itu. Makanya dia bertahan sampai saat ini.
Saat itu Tang Liu muncul. Harapan muncul dihatinya untuk kabur bersama dengan ibunya. Namun, ternyata harapan itu tidak terwujud. Dan disaat itulah, ia mendapatkan kebenaran, kalau dia mempunyai seorang kakak, kakak perempuan yang selama ini hilang. Dan telah kembali karena ia juga ingin menemui ibunya.
Namun, karena dirinya. Semuanya gagal, ibunya tidak sadarkan diri karena dirinya. Semua ini bermula dari dirinya. Karena kesal, paman bi, profesor gila itu mengatakan kalau ibunya melakukan itu secara cuma cuma. Katanya, demi agar putri pertamanya hidup bahagia, dia rela melakukan apapun. Dan pria tersebut memanfaatkan itu untuk tujuannya. Yakni membangkitkan legenda yang sudah lama terkenal. Yakni benang emas, benang legendaris yang bahkan bisa membangkitkan orang mati.
Dari membangkitkan benang itu, dia melakukan penyilangan antar manusia dan Beast, banyak sekali keturunan yang dihasilkan. Dan ibunya sebagai induk. Dalam satu hari, ibunya mampu menghasilkan satu telur sampai sepuluh telur. Tergantung berapa kali ia menerima cairan. Sungguh kenyataan yang mengerikan. Setelah melahirkan Tang lili, ibunya bahkan tidak diberhentikan. Profesor Li terus menerus mempergunakan ibunya untuk mencapai tujuannya secara massal.
"Ini semuanya salahku. Aku yang salah. Aku adalah anak yang selalu menyusahkan ibu bahkan sebelum aku lahir. Akulah penyebab mengapa ibu berpisah dari putri kesayangannya. Akulah....." Setelah mengatakan itu, gadis itu menangis terisak-isak sampai membuat Qin Yan merasa iba.