LMOU: Kembalinya Sang Legenda

LMOU: Kembalinya Sang Legenda
Kemunculan Dark dragon King


Disana, demon Magicstal sedang bertarung melawan Weisi, Lin Fin dan Shinzui. Pemandangan ini, membuat Qin Yan mengenang masa lalu. Dimana dunia ini hancur karena serangan iblis. Dia tidak menduga, bahwa kekacauan itu terjadi sekarang. Dan dia sedang berusaha mempertahankan dunia saat ini. Meskipun rentang waktu dimasa lalu sangat berbeda dengan yang sekarang. Dimasa lalu, serangan iblis menghancurkan dunia pada saat Qin Yan berumur 20 tahun. Namun sekarang terjadi lebih cepat, kemungkinan karena adanya dirinya sebagai fariabel baru yang menonjol dikehidupan ini.


Demon Magicstal berhasil dipukul mundur oleh mereka bertiga. Weisi mengayunkan palunya dengan dektruktif yang kuat tepat pada lengannya. Shinzui yang mengayunkan pedangnya memotong kakinya. Dan Lin Fin yang berhasil memukul dada makhluk itu hingga ia terhempas ke bangunan lain.


(Sebelumnya author salah nulis. Shinzui pengguna pedang bukan pengguna tombak.)


Saat ini demon tersebut tak bisa bergerak lebih bebas. Karena dia dikekang oleh akar kuat milik Qin Yan. Dan akhirnya, Qin Yan mendarat tepat didepan Demon Magicstal yang sudah berada dalam kondisi kritis.


Demon Magicstal memuntahkan darah dan menatap Qin Yan yang berdiri dengan tatapan dingin.


"Hahaha....!"


Meskipun nyawanya sudah diujung tanduk, namun iblis itu masih saja tertawa. Kening Qin yan berkerut ketika melihatnya menyeringai. Qin Yan pun mengeluarkan pedang angin.


"Swosh" Belum juga Qin Yan mengayunkan pedangnya. Sebuah serangan muncul didepannya. Serangan itu tepat mendarat ditengah Qin Yan dan iblis tersebut. Hingga keduanya pun terpisah.


Qin Yan melompat kebelakang untuk menghindari serangan itu. Tepat ketika ia masih berada diudara. Dia melihat sosok pria yang tidak pernah dia lihat. Tapi Qin Yan merasakan dengan jelas. Dalam tubuh sosok pria ini, terdapat empat kekuatan yang berbeda. Qin Yan sangat mengenal keempat kekuatannya. Han genyu, Cui Xie, Chi Tae dan Rong Qiyu.


'Begitu yah.' Qin Yan mulai mengerti, ternyata keempat orang ini bersatu dalam satu tubuh. Tentu saja ia mengetahui hal ini. Kekuatan mereka tentu berlipat ganda. Dan lawan mereka sebelumnya yang merupakan Weiqing sedang sibuk diatas sana.


"kau akhirnya keluar yah."


"kau akhirnya keluar yah."


"kau akhirnya keluar yah."


"kau akhirnya keluar yah."


Empat suara keluar bersamaan.


"Kami akan membunuhmu!"


"Kami akan membunuhmu!"


"Kami akan membunuhmu!"


"Kami akan membunuhmu!"


"Aku sudah lama menunggu ini. Kau akan mati ditangan kami!"


Sosok tersebut maju dan menyerang Qin Yan, sementara Demon Magicstal dibelakang melarikan diri.


"Kak! Dia melarikan diri! Ayo kejar dia!!" Shinzui langsung berteriak. Weisi dan Lin Fin dengan cepat mengejarnya.


"Dasar makhluk pengganggu." Ucap demon Magicstal sembari menggerakkan giginya. Ia mengeluarkan seluruh kekuatannya yang tersisa dan menyerang mereka.


"Pang pang pang" Qin Yan sendiri sedang berhadapan dengan sosok gabungan didepannya. Rantai api yang dikelilingi api serta energi kehancuran menyerang Qin Yan membabi buta. Dan Qin Yan sedari tadi fokus untuk menangkisnya.


Energi kegelapan menyebar, dan tanah langsung diselimuti kegelapan tersebut. Ratusan tangan hitam keluar dan berusaha menggapai Qin Yan.


"Slash slash slash" Qin Yan menebas mereka semua dengan pedang panjang miliknya. Senjata roh, pedang angin.


Tiba tiba pria itu berteleportasi didepannya, lalu ia mengeluarkan pedang, dimana pedang itu mempunyai beberapa cabang yang dilapisi racun. Satu tangan memegang rantai berapi, dan satunya lagi memegang pedang bercabang. Dia menyerang Qin Yan dengan begitu brutal sampai Qin Yan berhasil dipukul mundur.


Perluasan wilayah, domain empat pembatas!


Seperti layaknya tingkat Semigod, pria dari gabungan empat master sekte tersebut mampu menciptakan sebuah domain. Domain dimana terdapat empat area berbeda dan Qin Yan berada ditengah, dia di apit oleh ke empat domain tersebut.


Lalu pria itu menancapkan pedang bercabang miliknya kedalam tanah. Di ikuti dengan domain yang aktif serta menyala dengan tekanan yang luar biasa.


Domain yang kekuatannya setingkat Demigod, menekan Qin Yan beserta tingkat kerusakan yang terus terusan menyerang.


Qin Yan langsung membangkitkan cincin peraknya karena berusaha melawan tekanan tersebut.


Domain penglihatan tak terbatas!


Domain delapan elemen!


Qin Yan juga mengeluarkan dua domain sekaligus. Satunya domain yang merupakan hasil dari evolusi atribut mata khusus, mata iblis merah (penglihatan tak terbatas). Lalu domain dari atribut elemen yang ia miliki, (domain delapan elemen).


"Wung wung wung"


Domain yang saling bertabrakan tersebut mampu mengguncang seluruh kota Surga. Perhatian semua orang yang tengah berperang kini teralihkan dari pertempuran kedua ahli ini.


"Huh! Anak itu!" Du Bu gang terkejut melihat Qin Yan yang bertarung melawan gabungan empat master sekte. Dia tercengang sekaligus tak percaya, seorang pemuda bisa melawan sosok yang bahkan Weiqing begitu kesulitan.


"Dia benar benar monster!" Duan tianlang saja menelan ludahnya sendiri. Bagaimana bisa Qin Yan mencapai tingkat raja di umur yang begitu mudah. Di samping itu, apakah tingkat raja mampu melawan empat gabungan tingkah Semigod?


'Bi Li, apa kau melihatnya?' Sai Hwang dengan wajah sedih melirik seorang wanita yang terpaku menyaksikan pertempuran itu dibawah sana. Dia yang sedang bertarung melawan pasukan iblis, tidak mengalihkan pandangannya dari pertempuran antar domain tersebut.


Jika dua tahun lalu, Qin Yan melawan mereka yang berada ditingkat Kaisar dengan tingkah Elder. Maka sekarang, ia melawan mereka dengan tingkah raja meskipun kekuatan mereka berada ditingkat Semigod.


"Kalian harus membayar kematian Huo lan!!" Mata merah Qin Yan bersinar, dan dua pihak domain langsung meledak mengguncang permukaan.


"BOOM. BOOM BOOM." Mereka yang berada disekitar mereka langsung musnah tanpa jejak. Para prajurit langsung melarikan diri menyisahkan para pasukan iblis yang bergerak sesuai insting.


Dari asap dan dampak wilayah yang lumayan luas, dua siulet terlihat dibalik bayang bayang debu. Kedua siluet tersebut kembali saling menyerang tanpa menyisahkan waktu untuk beristirahat.


"Ptank ptank ptank" Keduanya saling beradu pedang. Dari pedang angin, Qin Yan mulai beralih ke pedang kembar Ying yang, demi untuk menangkis serangan pedang bercabang dan rantai kehancuran bersamaan.


Qin Yan melempar satu pedang Ying kearah lawan, lalu berteleportasi disana. Dia langsung menggunakan kertas kamuflase dan disaat bersamaan dia membentuk lima kloning.


Masing masing kloning memegang senjata berbeda. Pedang angin, belati Ying yang, dan pedang berat cahaya. Sementara yang lain, memegang sebuah busur dan menyerang dari belakang.


Sekejap, sosok dari gabungan empat master tersebut melawan tiga orang sekaligus. Satu orang dibelakang mulai mengeluarkan serangan anak panah dari busur Dewa laut. Serangan yang begitu kuat, senjata yang Qin Yan gunakan pertama kali saat dikota bintang. Ketika dia melawan dua keluarga yang ingin membunuhnya saat itu hanya demi sebuah peta yang ternyata peta palsu.


Anak panah meluncur dengan diikuti proyeksi naga Kyuki berkekuatan listrik dan air. Disaat pria itu hendak menghindar, tubuh asli Qin Yan yang tengah berkamuflase langsung menggunakan jurus kedua dari elemen tumbuhan, Parasit. Sebuah tumbuhan yang tumbuh ditubuh lawan dan membuat lawan tidak bisa bergerak. Pria itu tak sempat untuk bergerak dan langsung dihantam serangan itu.


"BOOOOOMMM" Efek serangan mampu membentuk jalan baru dikota Surga. Hampir Seperempat kota di hiasi oleh bekas serangan itu. Serangan yang bahkan mencapai tempat dimana para istri Weiqing tengah bertarung.


"Sial, kuat sekali. Mereka itu benar benar monster." Orang orang jadi pada takut untuk berada didekat kedua ahli tersebut. Karena mereka bertarung diatas permukaan, maka serangan mereka akan menghancurkan para prajurit yang juga tengah bertarung didekat mereka. Tidak seperti ahli lainnya yang tengah bertarung diatas udara, Qin Yan dan sosok pria dari gabungan empat master itu bertarung diatas tanah.


Setelah terkena serangan tadi, dia keluar dari balik debu dengan tubuh yang setengahnya sudah hancur. Darah memercik dimana mana, dan pria itu meringis sambil menahan rasa sakit.


Qin Yan juga muncul dari balik debu dari sisi berlawanan, pria itu mundur dengan was-was. Dua kloning Qin yan melesat dan menyerangnya, menyibukkan dia. Sementara yang ketiga menerjang disaat ada celah. Pedang besar yang di pegang oleh klon ketiga langsung menghantam dan dia juga menangkis pedang itu.


"Ptank" Percikan api terlihat karena gesekan dua senjata yang memercik. Namun karena situasi yang menguntungkan, pria itu terpukul kebelakang. Tubuh asli Qin Yan yang masih berkamuflase menciptakan rasenggan dan menyerang disaat yang tepat.


"BOOOM"


Sekali lagi, pria itu terkena serangan Qin Yan dan terhempas kebelakang. Kali ini, tubuh mereka langsung terpisah karena telah mencapai batasnya. Han genyu, Chi Tae, Cui Xie dan Rong Qiyu muncul dengan masing masing luka ditubuh mereka.


"Hosh. Hosh. Hosh." Napas yang terengah-engah, serta menekan luka ditubuh mereka. Keempat master tersebut menatap Qin Yan dengan penuh kebencian.


Situasi mereka juga tidak berbeda untuk Qin Yan, keempat klonnya menghilang. Menyisahkan tubuh asli yang lepas dari kamuflase. Saat ini kekuatan Qin Yan juga terkuras, dan dia juga terengah-engah sama seperti mereka.


Kekuatan yang dia habiskan ketika bertarung melawan Gei Sha dialam cermin, kekuatan yang dia habiskan untuk menciptakan formasi, lalu terakhir melawan keempat master didepannya. Meskipun dia tingkat Raja, namun kekuatan yang miliki berbanding sama ketika dikeluarkan. Semakin kuat lawan, semakin banyak kekuatan yang di keluarkan. Itulah kenapa pertarungan hari ini seperti tidak ada bedanya dengan dua tahun yang lalu.


Tapi, Qin Yan tidak mempermasalahkan hal tersebut. Karena ia punya trik untuk menangani kurangnya kekuatannya. Masih ada satu klon yang masih tidak menghilang. Klon itu sengaja Qin Yan tempatkan ditempat tersembunyi.


Saat ini dia tengah bersemedi menyerap energi alam. Memikirkan dia yang masih memiliki kartu, Qin Yan tersenyum tipis pada mereka.


"Sial." Chi Tae menggertakan gigi begitu menyadari kejanggalan Qin Yan.


'Dia pasti punya rencana licik.' Memikirkan itu, Chi Tae memandangi raksasa yang ia keluarkan beberapa waktu yang lalu. Sekarang, raksasa kehancuran itu sedang bertarung melawan beberapa istri Weiqing. Satu sayap naga nya berhasil di tebas. Bahkan satu tanduknya pun terpotong. Chi Tae yang tidak bisa menahan rasa haus akan kekuatan, langsung melakukan hal yang beresiko. Chi Tae menarik raksasa yang dia panggil sendiri sampai raksasa itu terhisap dan masuk kedalam dirinya.


"Hahaha.....!!" Muncul satu tanduk di dahi kiri Chi Tae. Matanya menjadi kuning dengan pupil vertikal hitam ditengahnya. Kulitnya membengkak dan pecah pecah disertai warnanya yang kemerahan. Tangannya membengkak dan ditumbuhi kuku kuku yang tajam. Lalu di punggungnya, sebuah sayap pun muncul.


"GRAAAAAARRR.....!!!" Dia berteriak menghempaskan kekuatannya yang luar biasa. Sampai sampai menciptakan angin yang kencang.


Istri Weiqing sampai tercengang disana, mereka langsung menuju ke pertempuran ditempat itu.


"Haish, astaga. Dia benar benar....." Rong Qiyu menggelengkan kepalanya sambil menghela napas. Ia pun menutup matanya, kekuatannya saat ini masih tersisa dan dia masih belum memanggil makhluk seperti yang di lakukan Chi Tae atau pun Han genyu.


"Baiklah, bagaimana jika tempatmu yang kosong kugantikan saja." Rong Qiyu mengaktifkan gerbang dimensi raksasa. Hasilnya, sesuatu yang tak tertuga keluar dari sana.


"Apa! Lagi?" Sangguan Bing er, istri kedua Weiqing mengutuk marah. Sebuah beast keluar dari dalam sana. Xu shian yang berada diatas langit, tengah menahan formasi tiba tiba merasakan sesuatu yang buruk.


"Ini....!!!"


Seekor naga hitam keluar dari sana. Dengan sayap dan tiga tanduk dikepalanya.


"Haaaaaah.... Akhirnya aku terbebaskan juga." Naga itu tersenyum pada dunia, namun ia agak terkejut melihat keadaan kota yang sudah berubah seperti ini.


"Hm..... Sepertinya sedang ada pesta disini."


Rong Qiyu disamping tersenyum tipis.


"Bao Tian, jangan lupa perjanjian kita."


"Hah! Masa bodoh! Aku datang kesini hanya untuk membunuh Xu shian. Si raja hutan, Spirit Tiger beast. White Tiger king."


Xu shian diatas sana merasa dingin dipunggung. Wajahnya gelap dan karena tidak menyangka kalau Rong Qiyu bekerja sama dengan dewa hutan kegelapan. Beast dark spirit, Dark dragon King.


"Situasinya ternyata menjadi serumit ini."