LMOU: Kembalinya Sang Legenda

LMOU: Kembalinya Sang Legenda
Sang newcromantic


Suasana menjadi hening. Darah menetes di pisau milik Xie Xie. Gadis didepannya, berdiri kaku. Rupanya dia belum mati, Xie Xie sengaja mengincar lehernya namun tidak menebasnya. Malah menebas inti pusat tranformasi gadis itu. Yakni tepat dibagian bahu kiri. Dan ketika itu tertebas. Yi nalan kembali dalam bentuk semula. Bentuk manusia.


Untuk Yi nalan sendiri. Dia tak bergerak, matanya membesar dengan keterkejutan dan ketakutan yang terlihat jelas. Saking takutnya, tubuhnya menggigil dan air matanya tak sadar mengalir keluar. Jika pisau itu mengenai lehernya maka ia akan mati seperti adiknya. Dan dia orangnya paling takut dengan kematian.


Yi nalan jatuh dan berlutut. Dia sepenuhnya kehilangan akal sehat dan semangat bertarungnya, lalu pingsan tak sadarkan diri.


"Bum" Rong gui meninju dinding sekali lagi sampai tangannya menembus dinding itu. Tangannya gemetar tak terkendali. Dilapangan, wasit telah mengumumkan kemenangan kerajaan Sunmoon dan itu membuatnya menggigil karena saking emosinya.


"Sepertinya, hanya aku yang bisa mengatasi mereka yah." Rong gui tersenyum kecut. Disaat yang sama, kekejaman juga terpaut diwajahnya.


Ia ingin maju, namun sekali lagi. Ada yang menghentikannya.


"Lui Chen?" Ucap Rong gui saat melihat pria memegang bahunya dengan wajah gelap.


"Biar aku yang melawannya." Ucap pria itu tanpa ekspresi apapun. Rong Gui tidak mengatakan apapun. Karena ia sendiri juga mengakui kekuatan pria ini.


Perlahan pria itu maju kelapangan. Berhadapan dengan Xie Xie.


Sementara Xie Xie, ia tengah berbalik ke arah teman temannya. Disana, Lin Fin sudah berteriak agar dia bisa menggantikannya. Namun Xie Xie menggeleng. Mengatakan, ia masih bisa bertarung.


setelah wasit berhasil membawa Yi nalan ke petugas medis. Mereka berdua pun mengucapkan nama mereka masing masing.


"Kerajaan Sunmoon, Xie Xie."


"Kerajaan Dark Clife, Lui Chan."


Xie Xie tetap berdiri ditempatnya. Tapi Lui Chan, dia agak mundur menjauh. Karena cairan lengket dan menjijikan itu mampu membuatnya mual.


"Ayolah, tidak perlu merasa seperti itu. Ini adalah pertarungan kita, dan kau harus terbiasa dengan ini. Jika tidak...!!" Cairan lengket yang bergenang, bangkit dan menyerang Lui Chan disana.


Tapi, yang membuat Xie Xie heran. Pria itu tidak bergerak sama sekali. Tangannya bersinar, dan munculah sebuah tongkat. Dan dibawah kaki pria itu, munculah sebuah diagram formasi yang bersinar.


"Apa itu?" Para penonton dengan semangat melihat apa yang terjadi.


"Hm.... Mungkinkah itu..." Para master sekte juga mulai saling menebak.


Sementara Qin Yan kembali mengepalkan tangan. Pria yang bertarung disana, mengingatkannya pada seseorang. Lui Cha, orang yang telah membuat Huo lan menderita dan mengubahnya menjadi monster mutasi. Pria yang disana kemungkinan adalah cucu orang itu.


beberapa sosok makhluk tak dikenal muncul disekeliling pria itu. Mereka berbeda dari makhluk yang pernah Xie Xie lihat selama ini. Entah itu apa, tapi dilihat dari penampilan mereka, mereka seperti penjaga kematian bawah tanah.


Para setan dari neraka terdalam. Kemampuan Newcromantic, pemanggilan penghuni neraka.


"Ah, apa itu?" Gumam Xie Xie, entah kenapa ketika para makhluk itu menatapnya. Dia langsung menggigil.


"Huh!" Sesaat setelah itu, dua sosok tersebut langsung melesat. Xie Xie sangat terkejut ketika dua sosok itu tiba tiba ada didepannya.


"Ptank" Terdengar bentrokan antar dua senjata tajam. Sekejap, Xie Xie mundur kebelakang, jauh dari mereka.


"Huff huff huff...." Keringat bercucuran diwajah Xie Xie.


'Barusan, barusan! Mereka hampir membunuhku' Ketika Xie Xie memikirkan dua sosok itu yang hampir menebasnya. Tangannya gemetar, jika refleksnya tidak tepat waktu. Ia bisa saja mati ditangan mereka.


'Siapa mereka sebenarnya?' Batinnya lagi. Dua sosok yang tiba tiba menyerang Xie Xie, sekarang kembali ke pria itu.


Bahkan, serangan Xie xie tadi tidak dihiraukan olehnya. Mana mungkin Xie xie akan menyerangnya kembali dengan skill itu.


"Gawat, lawan Xie Xie adalah orang yang sangat kuat." Jung Kyun berdiri dengan cemas.


"Apa kau tau siapa dia?" Tanya Xiu Xiu dengan wajah gelap.


"Ya. Aku tahu." Jung Kyun mengangguk.


"Dia adalah Lui Chen dari klan Lui, pengguna mortal soul. Mereka sering disebut newcromantic, karena mampu memanggil jiwa jiwa jahat dari dunia bawah. Biasanya, kemampuan mereka ini dapat membangkitkan jiwa orang mati. Tapi itu dengan cara yang sangat khusus dan waktu yang tepat. Tapi yang ditakuti dari klan ini bukanlah itu, melainkan karena mereka mampu memanggil para roh jahat penguasa neraka. Lalu mereka menjadikan itu sebagai anak buah mereka. Orang orang dari neraka ini sangat kuat, tidak ada yang mampu mengalahkan mereka. Pada suatu waktu, mereka bahkan bisa membangkitkan demon hell yang paling kuat diantara mereka."


Lin Fin mengangguk mengerti mendengar itu.


"Situasi ini sama seperti...." Lin Fin tiba mengingat saat dimana Qin Yan membangkitkan jiwa orang mati dan mengubahnya menjadi tentara bayaran. Seharusnya itu situasi yang sama. Namun sayangnya, dia salah.


Qin Yan hanya bisa membangkitkan jiwa orang yang sudah mati. Hanya karena ialah yang membunuh orang itu. Dengan itu, ia memenuhi syarat untuk membangkitkannya. Sementara Lui Chan, menggunakan formasi pemanggilan khusus. Untuk mengeluarkan para makhluk itu.


"Bagaimana menurutmu?" Tanya Qin Yan pada Yao Chen.


"Maksudmu sosok panggilannya itu?" Jawab Yao Chen, Qin Yan mengangguk sebagai tanggapan.


"Seharusnya mereka adalah Alteru abys. Prajurit tingkat rendah dari demon Abys. Entah apa yang mereka gunakan bahkan sampai bisa memanggil makhluk makhluk itu. Setahuku, memanggil mereka untuk bekerja sama membutuhkan pengorbanan besar. Apalagi untuk manusia biasa seperti mereka." Jelas Yao Chen.


"Hm.... Kau benar. Tapi setahuku, demon Abys ini sangat menyukai hati manusia. Mereka suka memakan itu mentah mentah, asumsiku mengatakan kalau mereka menyerahkan hati mentah para manusia untuk memberi makan para mahluk kotor itu." Qin Yan juga setuju dengan ucapan Yao Chen.


"Tapi, dibanding dengan prajurit bayanganku. Makhluk itu tidak ada apa apanya. Oleh karena itu, jika Xie Xie mengeluarkan seluruh potensinya. Maka kesempatannya untuk menang, jauh lebih tinggi daripada perkiraan orang orang." Qin Yan tersenyum licik, menggunakan dua tangannya untuk menopang dagunya. Menonton dengan penuh antusias.


Dilapangan. Xie Xie dari tadi berusaha menghindari serangan makhluk makhluk itu yang begitu cepat. Tapi, karena energinya yang semakin lama semakin berkuras. Maka kecepatannya juga semakin menurun. Xie Xie semakin kesulitan untuk menghindari mereka.


"Hehehe... Apa kau hanya akan menghindar seperti itu? Dasar pengecut!" Senyum Lui Chan. Tongkatnya menyala, dan cincin Abu abunya juga ikut menyala.


"Skill Pertama, Jiwa pengekang!!!" Beberapa roh jiwa keluar dari tongkatnya, segera setelah itu. Roh itu memanjang dan langsung mengikat Xie Xie.


Xie Xie pun tak bisa bergerak. Tidak lama kemudian, tongkat Lui Chan kembali menyala.


"Skill kedua. Tangisan roh penyiksa!"


"AAAAAHHHK....!!!" Xie Xie berteriak kesakitan. Beberapa jiwa yang menangis masuk kedalam dirinya, dan itu membuat jiwanya bergetar seperti disiksa habis.


Xie Xie memuntahkan darah segar. Tubuhnya seakan lemas, dan ia tak bisa menggerakkan tubuhnya lagi.


Seperti layaknya serangan mental milik Qin Yan. Tangisan jiwa tersiksa ini juga menyerang mereka dari dalam, lebih tepatnya menyerang jiwa lawan.


"Hahaha.... Kau lemah hanya dengan serangan seperti itu? Bukankah kau ingin mengalahkanku. Ayolah, bermainlah denganku sedikit lebih lama! Serang!" Teriaknya lagi dengan mengarahkan para rohnya yang menangis.


"AAAAAHHHKK....!"" sekali lagi, Xie Xie berteriak keras. Seluruh tubuh seakan dicabik cabik. Ia meronta dengan kuat hingga pengikat jiwa milik Lui Chan terlepas.


Xie Xie tetap mempertahankan kesadarannya. Tangisan roh itu akhirnya keluar dari tubuhnya.


"Lumayan. Kau masih berdiri setelah menerima itu dua kali. Tapi, kau tidak lupa kan. 12 prajurit setanku masih lapar dan ingin memakan hatimu yang segar itu!"


Tepat setelah itu, makhluk yang sedari tadi berdiam diri. Akhirnya berbondong-bondong menyerang Xie Xie bagaikan menyerang mangsa.


"Siung" Xie Xie menghindar. Dan ini cukup membuat Lui Chan terkejut.


'Masih memiliki kekuatan?' Ia pun menggertakan gigi.


"Hiyaaah!" Cincinnya menyala lagi. Dan kali ini ia membanting tongkat nya ketanah.


"Area neraka!" Seketika, lapangan yang dipenuhi tumbuhan hijau berubah menjadi ladang tandus dan bahkan diselimuti kabut gelap.


"Kau takkan bisa lagi lari dari ini!" Jiwa jiwa orang mati bangkit dari dalam tanah. Mereka langsung menyerang Xie Xie bagaikan predator yang lapar.


Xie Xie, tidak bergerak. Karena ia tahu kalau diarea ini, semua pergerakannya diketahui oleh Lui Chan. Ia pun menggertakan gigi, sepertinya memang ia tidak bisa lagi melarikan diri terus seperti ini.


Sesaat kemudian, sesosok prajurit setan berada didepannya. Ia memegang sebuah pedang dan hendak menebasnya.


Xie Xie menghindar. Cincin hitamnya menyala.


"Jaring karet!"


Tangan prajurit itu berhasil dililit jaring. Xie Xie menarik jaring itu. Lalu menggunakan lututnya untuk menghantam dagu makhluk itu.


"Bukh" Terdengar suara retakan. Tubuh Xie Xie yang bersifat karet, menghantam dagu sosok itu hingga retak.


"Bum" Sebuah momentum tercipta karena sifat alami karet yang dapat melentur. Sosok itu terlempar sampai kedinding. Dan hal itu bahkan lebih membuat Lui Chan tak mengerti.


'Bukankah dia sudah kehabisan kekuatan? Mengapa dia bisa membuah pasukan setanku jadi terlempar begitu?' Memikirkan itu, membuat Lui Chan menggertakan gigi. Ia menggenggam tongkatnya dengan erat. Menutup mata sambil mengucapkan beberapa mantra. Setelah itu, tongkatnya bersinar disertai cincinnya yang juga ikut bersinar.


"Skill ketiga, penjara neraka."


"Skill keempat, Embun kematian."


Tiga skill dikeluarkan disaat bersamaan. Saat itulah Xie Xie merasakan sesuatu yang salah. Aura lingkungannya menjadi dingin, ditambah dengan banyaknya roh yang mengejarnya. Xie Xie semakin kesulitan. Tiba tiba saja, beberapa besi tajam muncul dari tanah dan membentuk sangkar. Tepat setelah itu, tanah tempat Xie xie berpijak mulai lunak. Dan dia terhisap kedalam tanah.


"Skill pertama, Jaring karet!" Xie Xie menggunakan tali karetnya untuk mengeluarkan diri dengan mengikatnya karetnya di beberapa besi sangkar.


Jelas Lui Chan mengetahui itu, itu pun tersenyum licik. Dan tongkatnya kembali menyala. Disaat bersamaan tali yang menopang Xie Xie jadi meleleh dan terputus.


Dia pun terjatuh, tapi Xie Xie sempat melumuri lumpur itu dengan ciaran karet miliknya. Alhasil, ia dapat berpijak diatas karetnya.


'Aku harus lari! Jika tidak, maka aku bisa mati disini.' Xie Xie kembali menggunakan karetnya. Dengan mudah ia dapat keluar dari sangkar itu. Cepat dan lentur, bahkan membuat Lui Chan tak mengerti. Ia semakin kesusahan untuk mengalahkan anak ini.


Karena waktu telah lama berlalu, firasat Lui Chan jadi tidak enak.


'Lebih baik kuakhiri ini sekarang juga. Aku tidak boleh menunggu waktu lama lagi.' Tongkat Lui Chan kembali bersinar. Diwajah Lui Chan, tidak ada lagi waktu untuk bermain main.


Seketika, dua belas prajurit setannya mendengar perintah tersebut. Mereka langsung melesat menyerang Xie Xie bersama sama.


'Apa!' Saat itu, Xie Xie langsung terkejut. Disampingnya ada sesosok prajurit setan. Hendak mencekamnya. Ia menghindar, namun satu lagi ada dibelakangnya.


Belum sempat ia menghindar, makhluk lainnya mulai muncul satu persatu. Xie Xie dibuat kewalahan.


"Krak" Pada akhirnya, zirah yang melapisi tubuh Xie Xie langsung hancur. Xie Xie tersungkur ditanah, dan salah satu prajurit setan menendangnya hingga sampai kehadapan Lui Chan.


"Hehehe...." Lui Chan tertawa puas melihat kondisi Xie Xie yang sekarat. Ia menginjak perut anak itu dan menekannya.


"Akh..." Xie Xie meringis kesakitan dengan darah keluar dari mulutnya.


"Hm....? Bagaimana rasanya? Lumayan kan?" Tanya Lui chan.


Xie Xie tak menjawab. Membuat Lui Chan emosi. Ia semakin memperdalam tekanan kakinya. Lali tangan Xie Xie ditusuk dengan tongkat miliknya.


"Aaaahkh...!!" Xie Xie meringis lagi. Begitu menyakitkan, Lui Chan semakin bergairah. Ia semakin suka dengan situasi ini. Semakin ganas ia semakin menyiksa Xie Xie lebih lama.


"Ini benar benar luar biasa! Hasratku bergejolak mendengar teriakan menyakitkanmu. Hahaha... Hahaha..." tawa Lui Chan yang keras menggema di seluruh lapangan.


Rong gui tersenyum puas mendengar itu. Ia tidak sabar menunggu berita kematian peserta dari kerajaan Sunmoon.


Lin Fin dan lainnya berdiri cemas, sementara para penonton penasaran. Disisi lain, Qin Yan hanya diam.


"Cih." Didalam kekangan Lui Chan. Xie Xie tersenyum. Lui Chan yang menyadari itu, langsung mengangkatnya dan bertanya padanya.


"Apa yang kau tertawakan?" Tanyanya pelan.


Senyum diwajah Xie Xie semakin mengembang. Matanya terbuka lebar.


"Skill keempat! Perangkap!" Teriaknya.


"Apa!!" Jelas hal itu membuat Lui Chan terkejut. Ia spontan melepaskan Xie Xie. Tapi ia tidak sadar. Kalau ia sudah tertipu.


"Buakh" Xie Xie memanfaatkan itu dan langsung menghantam wajah Lui Chan dengan lututnya. Meskipun tidak mengandung energi, tapi tendangan itu begitu keras. Hingga Lui Chan yang terlempar sampai kehilangan kesadaran untuk sesaat. Darah mengalir dari hidung pria itu.


"Kau bodoh sekali rupanya. Heeh...!" Ejek Xie Xie dengan penuh senyuman puas. Tapi itu tidak berlangsung lama. Disaat bersamaan, sebuah pedang telah menembus tubuhnya.


Mata Xie Xie melemah, tubuhnya kaku. Ia tidak bisa lagi bergerak. Karena sekarang, tidak ada lagi kekuatannya yang tersisa.


Disisi lain, Lui Chan yang telah kembali kesadarannya dalam keadaan terkapar. Menggigil dengan penuh kemarahan.


"Anak bangs*t! Siksa dia sampai dia tidak bisa lagi bergerak!" Teriaknya dengan penuh dominasi.


Setelah itu, Xie Xie langsung disiksa oleh kedua belas prajurit setan tersebut. Sampai akhirnya, Xie Xie mencapai titik dimana ia sudah tidak bisa lagi bergerak. Ia sudah mencapai batasnya, bahkan untuk bernapas sekalipun.


Salah satu prajurit setan memegang kepala Xie Xie dan dia dibawa kehadapan Lui Chan.


Tatapan mata Xie xie yang tidak lagi mengandung kehidupan. Membuat Lui Chan semakin marah.


"Bangun! Siapa yang menyuruhmu istrahat!." Lui Chan menampar pipi Xie Xie dengan keras. Saat prajurit setan itu melepaskan pegangannya. Xie Xie terjatuh ketanah dan langsung diinjak injak olehnya tanpa perasaan.


"Bajingan ini! Hei bangun!" Teriak Lui Chan yang tak senang. Tapi Xie Xie tidak merespon. Matanya lemah, dan ia tidak lagi bergerak. Sesaat, Xie Xie teringat dimana Lin Fin dan Xiu Xiu berlatih. Mereka mengeluarkan perubahan iblis, dan tentu itu membuat Xie Xie jadi iri. Baginya, perubahan iblis seperti mereka sangatlah keren. Ditambah lagi, kekuatan mereka jadi berkali kali lipat.


Jika dia juga mempunyai perubahan iblis sama seperti mereka. Maka ia pasti bisa mengalahkan orang ini.


Ia pun juga teringat saat dimana ia datang meminta Qin Yan agar ia bisa menggunakan perubahan iblis. Tentu Qin Yan membantunya, mereka pergi ke hutan kerajaan Wanshou untuk berburu. Dan menemukan beast yang tepat untuknya. Namun, sampai sekarang. Ia sama sekali tak bisa menyatu dengan beast yang ada didalam tubuhnya.


'Cih, aku memang payah. Padahal, aku juga mempunyainya sama seperti kakak dan Lin Fin. Tapi, aku bahkan tidak bisa menyatu dengan beast itu. Aku ini lemah. bos... Maafkan aku, kurasa aku mengecewakanmu kali ini.' Xie Xie menutup mata dengan tenang.


'Apa kau akan menyerah seperti itu!'


Tiba tiba Xie Xie teringat perkataan Lin Fin dan Tang Liu. Mereka berdua bertengkar saat mendiskusikan masalah lawan mereka.


'Aku tidak akan menyerah, meskipun kawanku sangat kuat.'


'Aku akan bertarung sampai mati demi nama kerajaan Sunmoon!'


Ucapan semangat De muer, Huyan Wu, dan Ning er membuat Xie Xie tersenyum. Disaat bersamaan juga ia jadi terbawa oleh semangat mereka.


'Tidak boleh! Aku tidak boleh menyerah.' Xiu Xiu langsung memasuki alam bawah sadarnya sendiri. Ia berdiri di depan sebuah jiwa beast yang tersegel didalam tubuhnya. Menatapnya dengan tajam.


Beast itu tampaknya tertidur. Xie Xie jadi mendekatinya. Dengan tenang, ia maju. Namun, ada dinding penghalang tak bisa ia tembus sejak pertama kali ia datang. Dinding itu kuat dan tebal. Seberapa keras pun ia berusaha menghancurkannya. Tetap saja dinding itu tak bisa dihancurkan.


"Sial! Terbukalah! Sialan!" Xie Xie meninju dinding itu sekuat tenaga. Tapi tetap saja, tidak ada tanda apapun di dinding itu. Dalam keputus asaan, Xie Xie mengejek dirinya lemah dan tidak berguna. sambil membanting dahinya ke dinding itu.


Tidak disangka, dindingnya retak. Xie Xie terkejut. Masih ada peluang. Xie Xie menggunakan dahinya lalu menghantam dinding itu.


"Brak" Dinding itu bertambah retak.


"Brak"


"Brak"


"Brak"


Entah sudah berapa banyak Xie Xie membanting dahinya Kedinding itu. Tapi dinding itu tak kunjung hancur. Dahi Xie Xie sudah berdarah dan terluka sekarang. Xie Xie berhenti sejenak dengan napasnya yang tidak teratur.


Saat itulah, Xie Xie melihat. Dinding yang sudah retak berkali kali. Kembali pulih didepan matanya. Mata Xie Xie membesar dan memerah, ia sama sekali tak percaya ini. Tidak perduli betapa ia bekerja keras. Tidak peduli berapa kali pun ia berusaha. Dindingnya tetap tidak mau hancur.


"HAAAAAAAAHHKK...!!!" Xie Xie berteriak keras dalam keputusasaannya. Kegagalannya kali ini membuatnya tak lagi mempunyai keinginan untuk hidup. Semangatnya sekarang telah redup, yang dia inginkan hanyalah mati. Pria itu kembali membanting dahinya kedinding itu . Karena ia tahu, kalau tidak berbuat apa apa, ia juga tidak akan mati.


"Bukh"


"Bukh"


"Bukh"


Perlahan kesadaran Xie Xie melemah. Tapi tingkat hantaman kepalanya tidak berkurang.


Kepalanya serasa pecah. Xie Xie tahu itu. Pada akhirnya, kesadaran Xie Xie hilang sepenuhnya. Disaat bersamaan, itu juga merupakan hantaman terakhirnya.


"Trang"


Dinding itu pecah seketika. Xie Xie yang sudah kehilangan kesadaran, terjatuh tepat kearah jiwa beast itu. Dan tanpa sengaja, Xie Xie dan beast itu langsung bersatu.


Diluar, Lui Chan yang dari tadi menyiksa Xie Xie, akhirnya berhenti. Bagaimana pun, ia belum memastikan apakah anak ini mati atau tidak. Oleh karena itu, ia mengangkat tongkatnya, berencana menikam kepala Xie xie.


"Dengan ini, aku dari kerajaan Dark Clife. Akan mengeksekusi mu." Ujung tongkat miliknya sangat tajam. Dengan cepat, Lui Chan mengayunkan tongkatnya kebawah.


Namun, saat hampir menyentuh dahi Xie Xie. Sebuah cahaya pun muncul, aura yang kuat langsung berhembus membuat Lui Chan terpental.


"A-apa itu!" Lui Chan berusaha melihat apa yang terjadi dari kerasnya aura dan tekanan yang luar biasa terpancar dari tubuh Xie Xie.


"Apakah itu...." Xiu Xiu dan Lin Fin saling berpandangan. Karena aura itu, seluruh kabut dilapangan jadi menghilang. Terlihatlah tubuh Xie Xie yang bangkit disana dengan pancaran kekuatan yang luar biasa. Lin Fin dan Xiu Xiu merasa kalau situasi ini sangat familiar untuk mereka.


"Itu dia...!" Qin Yan langsung bersemangat.


Itu adalah situasi dimana seseorang mengalami kebangkitan tranformasi iblis. Itulah situasi yang dialami Xie Xie saat ini.