LMOU: Kembalinya Sang Legenda

LMOU: Kembalinya Sang Legenda
Pasukan beast


"Wung wung wung"


Formasi diatas langit hampir selesai. Tapi dibawah sana keadaannya semakin parah. Setelah kemunculan Dark dragon King, ratusan beast wild keluar dari dalam gerbang dimensi.


Para manusia semakin terbantai.


Xu shian menggertakan gigi dengan penuh kemarahan.


'Bagaimana bisa, Bai Tian lepas dari segelnya?'


******


Satu bulan sebelum penyerangan kota Surga.


Tampak lima sosok berjubah melayang diatas langit. Tidak lama setelah itu mereka mendarat dan memasuki hutan kematian.


"GRAAAAAARRR.....!!! Apa sebenarnya keinginan kalian!"


Didalam goa, dibawah jurang yang terjal. Sebuah naga hitam tengah tersegel. Salah satu dari lima orang pria berkudung itu membuka penutup kepalanya. Dan saat itu, wajah Rong Qiyu terlihat.


"Bao Tian, sudah lama sekali kau terkurung di tempat ini. Tidakkah anda bosan?" Senyum Rong Qiyu.


"Apa maksudmu?"


"Maksudku, berapa lama kau disini. kebebasanmu benar benar terkekang. Sungguh menyedihkan!"


"Dasar manusia lancang! Kau tidak sadar sedang berbicara dengan siapa." Geram naga hitam.


Rong Qiyu hanya tersenyum seperti biasa.


"Aku tahu. penguasa beast seperti anda benar benar sangat disayangkan. Oleh karena itu, aku datang kesini. Untuk membebaskan mu."


"Hahaha... Lucu sekali manusia. Kau berniat melepaskan ku? Sepanjang sejarah, manusia tidak pernah melakukan itu. Jadi, katakan apa sebenarnya mau mu?" Tatap naga hitam dengan wajah dingin.


"Kami akan berperang melawan keenam sekte. Jadi, kami butuh bantuanmu. Bao Tian, bergabunglah bersama kami sebagai aliansi." Rong Qiyu mengulurkan tangannya perlahan.


"Cih, jangan membuatku tertawa. Mengapa aku harus beraliansi dengan manusia licik seperti kalian?"


"Tapi, salah satu enam sekte yang kami hancurkan yaitu sekte Gunung es bersalju."


Ekspresi naga hitam jadi serius ketika mendengar sekte Gunung es bersalju.


"Jadi, pikirkanlah baik baik. Jika sekte gunung es bersalju hancur. Maka siapa yang akan untung. Ini benar benar kesempatan untukmu Bao Tian. Kau bisa menjadi penguasa hutan. Kau bisa bebas dan bisa membalas dendam kepada musuh bebuyutan mu, Xu shian."


Untuk beberapa saat, naga hitam menjadi terdiam. Ia pun menatap Rong Qiyu untuk memastikan.


"Kalian bilang melawan enam sekte. Percaya diri sekali, Aku penasaran apa yang membuat kalian begitu percaya diri."


Nada provokatif naga hitam tetap tidak meruntuhkan kepercayaan diri Rong Qiyu. Dia tetap tenang, sambil mengeluarkan sesuatu yang membuat naga hitam tercengang.


"Ini....!!!"


"Bagaimana? Sekarang kau sudah mengerti bukan?"


Naga hitam terdiam. Lalu tersenyum jahat.


"Baiklah, kupikir ini adalah kesempatan. Devil eye spirit pasti sudah menunggu cukup lama."


******


Kesempatan yang sangat ditunggu tunggu, setelah keluarnya naga hitam. Disusul dengan sebuah beast gurita bercangkang dengan satu mata besar dan dua belas tentakel.


Mata gurita itu bersinar dan didalam portal semakin mengeluarkan banyak beast lain.


"Xu shian, dimana kau?" Naga hitam mencari keberadaan Xu shian, namun perhatiannya teralihkan ke arah naga biru yang sedang membantai para pasukan iblis.


"Huh? Spesies naga lain? Aku belum pernah melihat naga lain selain naga laut dan naga api. Darimana dia datang?" Tanpa berpikir panjang, naga hitam langsung menuju kearah Kyuki. Meninggalkan Evil Eye spirit bersama pasukan beast lain.


"Hahaha... Situasi ini... Sudah lama sekali. Aku penasaran, dimana si raja Singa."


"Dung tian!!" Aura agung menyebar menerpa sang gurita bercangkang tersebut. Aura singa yang sangat menekan membuat gurita tersebut tersenyum.


"Sudah lama yah, Gu yuebing. Aku merasa kau tidak bertambah kuat sejak pertemuan kita terakhir dulu."


"Huh, kau pikir aku memperdulikan itu. Sudahlah Dung tian, kali ini aku akan memastikan dengan benar kematian mu diperang ini." Gu yuebing yang merupakan ayah dari Gu Yimbing langsung bertranformasi menjadi singa. Meraung marah pada gurita bercangkang tersebut. Disampingnya, datanglah seekor macan hitam bersayap.


Disamping gurita, juga terdapat macan tutul. Dia mencibir pada macan hitam disamping Gu yuebing.


"Ternyata kau datang juga, Phi lip. Aku penasaran bagaimana keadaan suamimu disana. Bukankah dia sedang kesulitan, entah apa yang dia lakukan. Mempertahankan formasi? Lucu sekali." Ejek macan tutul betina tersebut.


"Jangan banyak bicara Ren Xu. Seharusnya kau tidak datang ketempat ini." Balas macan hitam dengan geram.


"Huh? Kenapa aku tidak bisa datang kesini. Aku juga ingin menghancurkan Umat manusia. Kalian para beast yang memihak manusia benar benar tabu. Padahal manusia selalu memburu dan membunuh kita demi kepentingan sendiri. Sebagai sesama beast, seharusnya kau mengerti."


"Diam! Kalian para wild beast yang selalu menginginkan kehancuran. Kami tidak bisa menerima keinginan kalian yang menolak perdamaian."


"Perdamaian? Kau lucu Phi lip. Sampai kapanpun, manusia dan Beast tidak akan bersatu. Itu pun jika tercipta, kami tidak akan membiarkannya bertahan lama."


Para sesama beast mulai berperang masing. Ada beast burung, serangga, kingkong, kelompok kera, masih banyak lagi. Para manusia jadi berhenti sesaat melihat mereka, Tercengang dan heran.


"Sesama beast juga saling bertempur?"


"HEEEYAAAAHH......!!!!" Para prajurit manusia maju dan menyerbu para beast wild yang melawan beast normal. Pertarungan menjadi kacau, manusia dan Beast bekerja sama melawan pasukan iblis.


Xu shian yang tengah menjaga formasi mati matian. Jadi menggertakan gigi, sesekali ia melirik kebawah untuk melihat situasi disana. Ketika dia melihat naga hitam sedang menuju ke naga biru, ia jadi merasa tidak tenang.


"Tenanglah, kau pikir aku selemah itu?" Jin kei langsung berbicara disampingnya dengan tenang. Sementara Xu shian bingung dengan perkataannya.


"Apa maksudmu?"


"Lupakan, kau pikir naga biru disana tidak bisa menangani naga hitam itu? Cih, hewan selemah itu apa yang ditakutkan? Fokus saja pada peranmu Xu shian."


Xu shian akhirnya mengangguk, lalu ia fokus mempertahankan segel. Tidak lama kemudian, aura lain mulai terasa lagi. Aura kehidupan yang sangat bertentangan dengan kehancuran ini benar benar muncul.


"Akhirnya, mereka datang juga yah." Weiqing tersenyum meskipun keringat membasahi wajahnya.


Ratu elf muncul dipeperangan. Wajahnya yang penuh kelembutan berubah menjadi tanpa ekspresi ketika menyaksikan peperangan didepannya. Wajahnya kemudian menjadi dingin ketika melihat para pasukan iblis.


"Mengapa makhluk dari dunia lain datang ke dunia ini? Mereka bahkan berniat menghancurkan semuanya." Didalam wajahnya yang dingin tersimpan kemarahan yang luar biasa.


Tiba tiba langit bergemuruh dan dua naga merah akhirnya muncul dibalik langit. Mereka menembakan meteor berapi ke pada para pasukan iblis.


"Ini benar benar kacau, kenapa bisa ada peperangan separah ini?"


"Dasar sialan, sudah kuduga manusia busuk itu pasti akan berbuat masalah dimasa depan. Sial, mereka benar benar menghancurkan kota surga." Kedua naga itu meraung dengan marah, menghancurkan pasukan sekte Racun dan sekte Darkdemon. Masing masing menuju ke para pasukan sekte. Sementara ras Elf bertarung melawan pasukan iblis.


Sementara itu, Kyubi yang tengah bertarung menghancurkan para raksasa goblin. Tiba tiba didatangi seekor ular hitam yang lumayan seukuran dengannya. Sepertinya ular itu berasal dari hutan kematian, dan dia sangat tertarik melihat Kyubi yang mempunyai sembilan ekor.


"Kau lumayan juga. Aku tak pernah melihatmu sebelumnya di benua ini."


Kyubi tetap sibuk dengan amukannya sendiri. Mengabaikan sang ular yang berubah menjadi setengah manusia.


"Beraninya! Berani sekali kau mengabaikan raja ular!" Dia langsung menjadi ular kembali dan menyerang Kyubi. Namun, belum sampai dia mendekati Kyubi. Dia langsung dihantam oleh salah satu ekor Kyubi dan dia terhempas jauh kebelakang. Bahkan sampai butuh beberapa waktu baginya untuk bangkit. Kekuatan hempasan dari salah satu ekor Kyubi benar benar membuatnya tak berdaya.


'Ku-kuat sekali!'


Dia menderita, Para pasukan ular yang tadi hendak ikut menyerang malah berhenti. Mereka terdiam dan terbengong. Kekuatan macam apa, yang bahkan satu serangan ekor saja sudah membuat raja mereka sekarat.


"Apa yang kalian lakukan, serang dia....!!"


Para ular masih ragu ragu, saat Kyubi menatap mereka. Semua nya langsung gemetar. Tanpa sadar, mereka langsung berlutut dan bersujud. Bahkan raja ular pun juga seperti itu.


Ini adalah kekuasaan mutlak dari sang penguasa beast, musang neraka ekor sembilan Kyubi.


Kyubi yang tengah mengamuk tetap tidak memperhatikan mereka. Ia menembakan sebuah cahaya dari mulutnya yang membuat seluruh pasukan beast ular jadi musnah. Raja ular langsung gemetar menyaksikan kekuatan dashyat itu. Dia tidak lagi mempunyai keinginan untuk melawan. Hanya diam ditempat dengan ketakutan dan keringat membasahi tubuhnya.


"........."


Kyubi juga tidak peduli padanya, dia berpaling kembali membasmi pasukan iblis. Tatapannya yang tajam, membuat semua beast jadi merinding. Dia bukan raja hutan, raja hutan dipantas baginya yang terlalu tinggi. Dia adalah penguasa para beast, raja para beast dari seluruh alam. Musang neraka ekor sembilan, Kyubi.


Disisi lain, naga hitam akhirnya sampai dihadapan Kyuki. Dia langsung menyerang Kyuki dengan kegelapan miliknya. Namun Kyuki menghindari itu.


"Wah, spesies naga lain. Aku belum pernah melihatmu?" Tanya naga hitam.


Berbeda dengan Kyubi yang dingin, Kyuki menyambut kedatangan spesies yang sama dengannya. Meskipun dia tahu kalau itu adalah musuh. Yah, itu wajar. Dia adalah leluhur pertama dari beast naga. Dan semua naga di alam semesta ini adalah keturunannya. Dikarenakan dia telah hidup berjuta tahun lamanya. Dia bahkan tidak menyadari, kalau keturunannya sudah berbeda beda seperti ini. Bahkan naga yang sama seperti dirinya tidak pernah ia temui.


"Oh, kau pasti keturunan cabang. Dark dragon klan."


"Hahaha.... Aku satu satunya keturunan naga hitam saat ini. Para naga sangat kesulitan berkembang biak. Meskipun begitu, aku akan menjadi penguasa para naga." Dia berubah menjadi manusia dan tersenyum jahat pada Kyuki. Lalu dia menyerang Kyuki berniat mengujinya. Namun, siapa yang menyangka dia malah dibalas dengan santai oleh Kyuki. kekuatan rendah milik Kyuki bahkan membuat naga hitam itu gemetar. Dia langsung menderita luka parah hanya karena satu serangan.


"Sepertinya kau tidak mengerti posisimu. Kau tidak tau sedang berhadapan dengan siapa."


'Aura ini...!' naga api yang berada ditempat itu menjadi gemetaran . Mereka tidak tahan oleh tekanan mutlak dari sang leluhur mereka. Seolah Kyuki adalah raja mereka. Bukan, Kyuki memang raja mereka. Raja langit, raja legendaris dari para naga, blue tiran dragon sea's lighting.


Kedua naga api yang tengah bertarung disana menghentikan penyerangan mereka dan menuju ke arah Kyuki. Mereka menunduk hormat saat berada didepan Kyuki.


"Salam raja."


Bahkan Weiqing sampai tercengang akan hal itu. Namun, satu hal yang dia pusingkan saat ini. Dia sangat tertekan dengan aura sebenarnya dari Kyubi. Sebenarnya bukan dia yang tertekan, melainkan macan iblis didalam dirinya. Dia beast, namun tak bisa berkutik dihadapan Kyubi.


Disisi lain, Naga hitam tak menerima kenyataan kalau dia kalah hanya satu serangan. Dia bangkit dan mengambil bentuk asli naga hitam kegelapan.


"Tidak mungkin! Aku sang raja naga hitam. Bagaimana mungkin kalah melawan naga yang tak dikenal sepertimu. Bahkan aku belum pernah mendengar tentangmu." Dia maju dan menyerang Kyuki. Dua naga api hendak menghalanginya. Namun Kyuki menghentikannya.


"Sudahlah, biarkan aku mendidik naga yang satu ini. Kalian fokuslah untuk menghancurkan pasukan iblis, jangan biarkan ada yang lolos apalagi sampai keluar dari wilayah kota ini."


Kedua naga itu mengangguk dan kembali ketempat mereka sebelumnya. Sementara Kyuki berhadapan dengan naga hitam yang benar sangat murka padanya.


Tapi bagi Kyuki, naga hitam ini bukanlah apa apa baginya. Dia bagaikan bocah dimatanya. Kyuki hanya menatap naga itu dengan tenang. kemudian berkata.


"Tunjukan seberapa kuat kekuatanmu."


*****


Waktu demi waktu, akhirnya portal berhasil ditutup. Para master menghela napas kemudian segera kembali ke peperangan.


Dari sekian banyaknya makhluk kuat, mereka masih membutuhkan waktu untuk membasmi para pasukan iblis yang jika diprediksi dapat memenuhi benua ini. Pasukan iblis saat ini, tidak ada bedanya dengan pasukan iblis dari kehidupan Qin Yan sebelumnya. Hanya saja, perbedaanya, mereka ada disatu tempat. Tidak menyebar seperti dulu.


Hanya menunggu waktu sampai perang ini selesai. Keuntungan situasi perang saat ini berada dipihak mereka. Musuh berhasil dipukul mundur dengan bantuan yang terus berdatangan.