MARRY ME AGAIN

MARRY ME AGAIN
FRUSTASINYA AGAM


Gaes 2 bab dulu ya malem ini, besok janji up 3/4 bab 😘


.


“Selamat datang dirumah kedua anak ku tersayang.” Kate menyambut hangat Kyara dan Rain yang sudah tiba di rumah.


“Mommy, aku merindukan mu.” Kyara memeluk Kate dengan erat hingga Rain seolah merasa cemburu dengan kedekatan adik dan Ibu nya tersebut, seolah hanya Kyara anaknya dan dia bukan.


“Daddy juga merindukan putri Daddy !” Morgan kemudian ikut memeluk Kyara hingga ketiganya saling memeluk, dan membuat Rain semakin kesal sebab ia seolah tak diperdulikan.


“Apa tidak ada yang mau menyambutku ?” Rain membuka suara kemudian ia menarik kopernya menuju kamarnya. Sedangkan Kyara, Morgan dan Kate menahan tawa mereka karena merasa tidak memperdulikan Rain.


“Nanti Mommy sambut kau dengan hangat jika kau sudah membawa calon istrimu ke rumah ini !” omel Kate perkataannya tak jauh-jauh prihal calon istri dan menikah pada Rain.


Rain tak ingin memperdulikan itu ia tetap berjalan lurus ke depan menuju pintu lift dan hendak ke lantai atas dimana kamarnya berada.


“Jadi kapan aku punya menantu ?” Kate berbicara sendiri ia merasa kesal karena Rain tidak kunjung menikah.


Kyara kemudian menuju kamarnya, begitu ia sampai di kamarnya. Ia merebahkan dirinya di atas tempat tidur. Kemudian ia mengaktifkan ponselnya dan membuka begitu banyak sekali panggilan tak terjawab dari Agam.


Kyara hanya tersenyum, ia berpikir pasti Agam kebingungan mencari tahu keberadaannya atau mungkin marah padanya karena berhasil membohonginya.


…….


Lain halnya dengan Agam saat ini ia tengah bersama dengan Nathan. Mereka dalam kondisi mabuk di apartemen Nathan. Karena Agam yang memaksa Nathan untuk menemaninya minum.


Agam semakin frustasi saat tahu Kyara ternyata pergi ke Jerman dan merupakan putri dari Tuan Morgan De Costa.


“Apa maksudmu ? Kyara tidak punya orang tua, Arsen bukan Ayah kandungnya, Ibunya pun sudah meninggal !” sentak Agam ia mengintrogasi Nathan yang sudah ketakutan padanya.


“Kalau anda tahu siapa ayah kandung nona Kyara, pasti anda akan nangis darah.” Ucap Nathan dalam hati.


“Kau pasti tahu sesuatu, katakan apa yang kau ketahui ?” Agam menatap tajam Nathan ia bahkan meremas kerah piyama yang Nathan kenakan.


Nathan benar-benar takut, kali ini ia tak mampu berbohong lagi demi keselamatan nyawa dan karirnya.


“Nona Kyara yang menyuruhku untuk tidak memberi tahu Tuan.” Nathan mengatakan itu dengan suara yang bergetar.


“Apa ?”


“Nona Kyara adalah adik dari Tuan Rain De Costa, dan dia adalah pewaris utama keluarga De Costa karena dia adalah anak kandung dari Tuan Morgan. Maafkan aku, Tuan. Nona Kyara dan Tuan Morgan mengancam aku untuk tidak memberi tahu anda prihal identitasnya.” Nathan hanya mampu menundukkan wajahnya karena ia takut melihat wajah Agam yang tengah marah padanya.


Agam melepaskan cengkraman tangannya dari pakaian Nathan. Ucapan Nathan barusan seolah membuat otaknya menjadi kosong, ‘Kyara putri kandung tuan Morgan’.


Agam mengusap kasar wajahnya mengapa ia begitu bodoh tak mencari tahu apa saja yang sudah ia lewati mengenai Kyara di Jerman. Ia tak menyangka jika Kyara bertemu dengan Ayah kandugnya disana.


Agam mendudukkan dirinya di kursi sofa, ia menatap lurus ke depan. Apa yang harus ia lakukan sekarang, apakah ia akan pergi ke Jerman menyusul Kyara, tapi yang jelas ia akan berhadapan dengan Tuan Morgan.


Apalagi dirinya pernah menyakiti Kyara, lalu bagaimana jika Tuan Morgan tahu dan menentang hubungannya dengan Kyara. Itu artinya ia akan sulit untuk menikah kembali dengan Kyara.


Agam benar-benar frustasi ia tak tahu harus berbuat apa, ia dilanda kebingungan yang begitu dasyat dalam dirinya mengenai Kyara.


“Apa kau punya wine ?” tanya Agam tanpa menoleh ke samping Nathan.


“Aku hanya punya Soju, Tuan !”


...****************...