MARRY ME AGAIN

MARRY ME AGAIN
APA ITU ARTINYA...


“Kenapa Amara memanggilku semacam itu ? Apa kau yang mengajarinya ?” ucap Kyara pada Agam saat mereka berdua tengah berada di dalam mobil.


Setelah Amara puas makan bersama dengan Kyara dan bermain dengan Kyara di Mall, anak kecil itu merasa lelah dan tidur di dalam mobil.


“Aku tak selicik itu, menjadikan Amara tameng untuk membuatmu kembali padaku. Aku sadar diri, pria sepertiku memang tak lagi pantas untuk mendapatkan kau kembali padaku.”


“Seperti katamu yang tak lagi mencintaiku, maka aku pun akan belajar untuk melupakan mu !”


Ucapan Agam membuat Kyara diam terpaku, entah mengapa hatinya begitu nyeri saat mendengar perkataan yang keluar dari mulut Agam barusan. Bukan kah itu yang seharusnya Kyara inginkan ? Ia ingin jauh dari Agam dan tak ingin lagi masuk ke dalam hidup Agam.


Tapi mengapa ia merasa tak suka bahkan tak rela jika Agam tak lagi mencintainya bahkan ingin melupakannya. Kyara bingung dengan hatinya dan perasaannya, sebenarnya apa yang ia inginkan ?


Agam menepikan mobilnya di pinggir jalan dan keluar dari dalam mobil, kemudian Agam membuka pintu mobil Kyara agar Kyara turun dari mobilnya.


Kyara turun dari mobil Agam, kemudian mereka saling berhadapan satu sama lain.


“Ku rasa memang aku yang terlalu mengharapkan dirimu, Kyara. Maaf, mungkin kali ini aku menyerah bukan karena aku kalah tapi karena aku ingin kau hidup dengan bahagia. Terimakasih sudah hadir dalam hidupku selama ini. Aku tidak akan lagi muncul dalam hidupmu, Kyara.” Agam mengatakan itu dengan memberikan senyum kepalsuan, senyuman yang menggambarkan penuh arti.


Deg


Jantung Kyara seolah berhenti berdetak, ia begitu tak menyangka jika Agam berhenti untuk mendapatkannya kembali. Apakah ia begitu egois pada Agam hingga Agam merasa terluka karenanya.


“Kau banyak berhutang padaku ! Seharusnya kau mengobati luka hatiku terlebih dahulu jika kau ingin pergi dariku, Agam Josephine !” nafas Kyara memburu dadanya naik turun setelah mengatakan itu pada Agam.


Agam diam terpaku dan merenungkan perkataan Kyara padanya. Kemudian ia menarik sudut bibirnya membentuk senyuman. Dalam hatinya ia bersorak gembira dan penuh kemenangan, akhirnya ia bisa memenangkan hati Kyara.


Sebenarnya Agam ingin mengetes Kyara apakah Kyara benar-benar tak mencintainya lagi. Sebab ia tak sepercaya itu dengan ucapan Kyara. Itu sebabnya sejak pertemuannya dengan Kyara sedari di restoran bahkan mereka bersama menemani Amara bermain di Mall. Agam lebih banyak diam dan tak memperdulikan Kyara.


Nyatanya Kyara merasa kesal dengan dirinya sendiri mengapa ia menjadi tak suka jika Agam tak menghiraukan dirinya. Mati-matian Kyara menepis perasaan itu namun tetap saja ia tak bisa. Bahkan Kyara mencoba tak memperdulikan Agam saat bermain dengan Amara. Tapi nyatanya mata nya selalu melirik pada Agam.


Agam mengetahui itu semua, ia sebenarnya ingin tertawa melihat sikap Kyara padanya. Namun ia menahan semua itu demi melihat sejauh mana Kyara akan terus bertahan dengan ego yang terlalu tinggi padanya.


Namun saat ini ia tak bisa terus menahan bibirnya untuk tidak tersenyum saat mendengar langsung ucapan yang terlontar dari mulut mantan istrinya itu.


“Apa itu artinya kau…” Agam menatap Kyara dengan intens dan Kyara menatapnya dengan mata yang berkaca-kaca.


...****************...


Lanjutin enggak kira-kira gaes??? 😁😁