MARRY ME AGAIN

MARRY ME AGAIN
SEKRETARIS BARU


“Ini data diri sekretaris baru anda, Tuan !” Nathan menyerahkan data diri Kyara pada Agam yang tengah duduk di kursi kebesarannya.


Entah sudah berapa kali tak terhitung jumlahnya posisi sekretaris pribadi tersebut selalu bergonta-ganti pemiliknya. Sebab banyak yang menyerah untuk menjadi sekretaris pribadi Agam yang berakhir dengan surat pengunduran diri.


“Aku harap ini adalah sekretaris terakhir anda tuan!” ucap Nathan dalam hati, karena ia sudah bosan sebab dalam satu bulan sekali bahkan tak sampai satu bulan Agam selalu berganti-ganti sekretaris.


“Keluarlah dari ruangan ku !” titah Agam saat ia membuka dokumen identitas diri milik sekretaris pribadinya yang baru.


“Baik Tuan”


Beberapa jam kemudian Kyara beranjak dari duduknya karena ia memerlukan tanda tangan dari tuan Agam. Kyara menuju ruangan Agam yang ada di lantai paling atas gedung. Kyara nampak biasa-biasa saja kala hendak menemui bosnya tersebut. Namun tiba-tiba Fira muncul kembali saat itu Fira akan menuju ruang divisi keuangan.


“Kita bertemu lagi, Kyara !” suara centil Fira kembali Kyara dengar kala mereka berdua tengah berada di dalam satu lift.


Kyara menghela nafasnya ia begitu malas dengan Fira karena sejak pertemuannya pagi tadi di toilet ia bisa membaca tenyata Fira tipikal orang yang suka menggosip dan juga menggibah.


“Apa kau akan menemui tuan Agam ?” Tanya Fira dengan antusias saat melihat berkas yang dipegang oleh Kyara, ia menduga kalau Kyara akan menemui tuan Agam.


“Kau kepo sekali.” Jawab Kyara dengan ketus.


Fira mengepalkan tangannya ia menjadi kesal dengan Kyara yang menjawabnya dengan ketus dan tak bersahabat.


Kyara mencoba untuk mempertahankan dirinya kala Fira tiba-tiba mendekat ke arahnya, ia jadi takut jika Fira berbuat macam-macam padanya. Namun pemikiran Kyara salah, Fira tiba-tiba menarik kuncir rambutnya hingga terlepas hingga tergerai lah rambut indah Kyara, yang membuat Fira tersenyum puas.


“Kalau begini kan kau terlihat lebih cantik !” Fira menarik tubuh Kyara agar berkaca di pintu lift yang berlapis dengan kaca.


“Aku hanya menyelamatkanmu dari amukan singa pemilik perusahaan ini ! Ingat kau harus berterimakasih padaku setelah ini !” Fira kemudian keluar dari dalam lift saat pintu lift terbuka menyisakan Kyara yang kembali seperti orang kebingungan.


Kyara kemudian mengambil kuncir rambutnya yang terjatuh di lantai lift dan kembali memasangkannya di rambutnya sambil menggerutu karena perbuatan Fira barusan, terhadapnya.


Tak lama Kyara telah tiba didepan ruangan Presdir, ia mengetuk pintu sebanyak tiga kali kemudian ia masuk ke dalam ruangan itu di lihatnya Bosnya tersebut tengah fokus memperhatikan layar di mac book miliknya.


“Jadi kau sekretaris ku yang baru ?” Tanya Agam tanpa melihat wajah Kyara karena matanya memfokuskan pada grafik yang ada di layar mac book miliknya.


“Iya tuan !” jawab Kyara kemudian ia meletakkan dokumen yang ia bawa ke atas meja. “Dokumen yang harus anda tanda tangani, Tuan.” Ucap Kyara lagi.


Agam tersenyum sinis kala melirik dokumen yang diletakkan oleh Kyara di atas mejanya. “Tidak semudah itu, aku harus memastikan dulu apakah semua yang tertulis disini benar dan juga sesuai dengan pemikiran ku !” jawab Agam dengan tegas ia kemudian mengangkat wajahnya menatap Kyara.


Pandangan mereka saling bertemu, seketika jantung Agam mendadak ingin melompat dari tempatnya kala melihat wajah cantik jelita sekretaris pribadinya dari dekat, Kyara.


Deg