MARRY ME AGAIN

MARRY ME AGAIN
DIA SARAH


“Ini tidak bisa di biarkan, Agam harus menjadi milikku !” wanita berambut panjang itu mengepalkan kedua tangannya kala terus melihat Agam dan Kyara dari kejauhan.


Dia adalah Sarah ! Meskipun ia gagal menikah dengan Agam tetapi ia tak akan membiarkan Agam dimiliki oleh wanita lain kecuali dirinya. Padahal kedua orang tua Sarah sudah memperingatinya untuk tidak lagi mendekati Agam, namun peringatan dari orang tuanya itu tidak membuatnya goyah untuk bisa mendapatkan Agam kembali.


Apalagi sejak ia diusir dari kediaman Josephine, ia bahkan tak jera sedikit pun untuk mendapatkan Agam.


“Tunggu saja, Agam kau akan kembali menjadi milikku !” ucap Sarah menyemangati dirinya, merasa jika Agam bisa ia dapatkan kembali.


... ............ ...


Beberapa minggu kemudian,


Sarah sedang duduk berhadapan dengan Kaylin di sebuah resto. Mereka sebenarnya tidak sengaja bertemu di mall, pada saat keduanya tengah berbelanja.


Begitu Sarah melihat Kaylin, ia kemudian mendekati Kaylin dan memancing Kaylin dengan sebuah cerita tentang Kyara.


“Kau tidak berbohong kan, Sarah ?” tanya Kaylin pada Sarah. Sarah mengarang cerita jika Kyara sebenarnya mendekati dan menikah dengan Agam hanya untuk mendapatkan harta Agam.


“Tentu saja tidak, bibi !” sangkal Sarah, jelas saja ia berbohong, apa yang tidak bisa ia perbuat untuk mendekati Kaylin. Karena Kaylin tipe orang yang mudah untuk di tipu hanya karena sebuah cerita bohong apalagi itu menyangkut orang yang tidak ia sukai.


Ya, Sarah mendapatkan informasi dari salah satu pelayan mansions Josephine jika pernah terjadi perdebatan diantara Agam dan kedua orang tuanya hanya karena kedua orang tuanya tidak menyetujui Kyara menjadi menantu dikeluarga Josephine.


Itu menjadikan Sarah semakin bersemangat untuk kembali masuk ke dalam keluarga Josephine, karena Kaylin tidak menyukai Kyara.


Mendengar itu Sarah menjadi merasa tidak percaya diri. Namun bukan Sarah namanya jika ia tidak bisa membujuk Kaylin dengan mengeluarkan kata-kata manisnya agar Kaylin mau memihaknya kembali.


“Bibi, maafkan aku. Aku salah, waktu itu aku hanya dijebak. Percayalah jika aku menghianati Agam, mengapa aku tidak pergi dari disisi Agam ? Aku begitu mencintai Agam, Bibi !” ucap Kyalin dengan memelas ia membuat suasana yang begitu mendramatisir agar Kaylin iba padanya.


“Aku akan lakukan apapun untuk Bibi, jika Bibi mau memaafkanku dan menerimaku lagi sebagai calon menantu Bibi.” Bujuk Sarah agar mau menerimanya kembali.


Kaylin yang melihat Sarah bersikap semacam itu padanya. Ia bukannya merasa iba pada Sarah, melainkan tambah merasa jijik. Ia jadi memikirkan Agam, ternyata Agam benar Sarah bukanlah wanita yang baik untuk dijadikannya seorang istri.


“Ah..kau hanya membuang waktuku saja !” Kaylin menghela nafasnya dan berdiri dari duduknya hingga membuat Sarah membulatkan kedua matanya.


“Apa maksud bibi ?” Tanya Sarah ia bingung dengan jawaban yang diberikan oleh Kaylin.


Kaylin tertawa ia tak menyangka dengan Sarah yang ternyata hanya cantik tapi sangat bodoh. “Dasar bodoh, aku mana mungkin menerimamu sebagai calon menantuku lagi. Sebab kau sudah bekas banyak pria lain, aku tidak sudi memberikan putra kesayanganku pada wanita bekas sepertimu !”


Skak


Sarah menelan kasar silvanya, ucapan Kaylin benar-benar seperti menghantamnya dengan batu besar. Ia pikir Kaylin akan mudah di luluhkan, ternyata ia salah.


“Satu lagi, aku Kaylin aku adalah nyonya besar dikeluarga Josephine. Aku tahu mana yang terbaik untuk putraku !” setelah mengatakan itu Kaylin pergi meninggalkan Sarah dengan raut wajah dan tatapan yang membunuh. Sarah begitu marah dan tidak terima kala mendengar hinaan langsung dari mulut Kaylin.