
Bugh
Bugh
Bugh
Agam mengguyur tubuhnya di bawah pancuran air kamar mandi dan memukul tembok berkali-kali hingga tangannya memar dan berdarah. Ucapan Kyara terus teringiang-ngiang dalam otaknya‘Bayi Kita’.
Andai saja dulu ia lebih berhati-hati dan tidak membuat kesalahan, pasti ia sudah hidup bahagia bersama Kyara dan anaknya. Agam begitu bersalah pada dirinya sendiri, ia menganggap dirinya benar-benar pria bodoh. Seharusnya ia bisa mempertahankan cintanya agar tak kehilangan Kyara dan bayi mereka.
Nafas Agam memburu ia begitu marah pada dirinya sendiri. Ia merasa seperti pria berengsek yang tak bisa mempertahankan Kyara disisinya.
“Aaaaaa.” Agam berteriak kembali meluapkan emosi dan kemarahan dalam dirinya dengan terus memukul tembok tanpa henti.
Setelah puas ia menyalurkan kemarahannya. Agam kemudian melihat pantulan dirinya di cermin. Ia kemudian membulatkan tekadnya untuk membuat Kyara kembali jatuh cinta padanya. Ya, ia sudah bertemu dengan Kyara saat ini, dan ia tak ingin kehilangan Kyara lagi untuk kedua kalinya.
Agam akan berusaha dan berjuang mendapatkan cinta Kyara kembali. “Kyara, tunggu aku, akan ku buat kau jatuh cinta lagi padaku.”
...****************...
Kyara sedang bersama dengan seorang bayi laki-laki yang begitu tampan. Kyara mengajak bayi itu berjalan-jalan sambil mendorong strollernya.
Kyara kemudian bernyanyi dan mengajak bayi itu bermain ciluba. Kyara begitu senang dan tertawa lepas saat bayi itu pun meresponnya dengan juga ikut tertawa.
Pada saat ia ingin menggendong bayi itu, tiba-tiba bayi itu menutup matanya dan tak lagi sadarkan diri. Kyara panik dan menangis karena sudah mencoba membangunkan bayi itu namun tak kunjung bangun juga. Kyara menangis sejadi-jadinya saat bayi itu tak lagi bernafas.
Air mata Kyara menetes tak terhenti kemudian ia membuka matanya dan ternyata itu adalah sebuah mimpi. Kyara terbangun dari tidurnya dengan air mata yang mengalir di pipinya.
Kyara kemudian menghapus air matanya dan melihat kearah nakas yang ternyata sudah menunjukkan pukul sepuluh pagi. Namun bukan itu yang menjadi permasalahannya, tapi mimpi yang baru saja ia alami begitu nyata dan menyedihkan.
“Mommy baik-baik saja, Nak.” Lirih Kyara menguatkan dirinya dengan berbicara sendiri seolah bayi nya mendengar ucapannya.
Kyara kemudian turun dari tempat tidur dan masuk ke dalam kamar mandi membersihkan dirinya, begitu ia selesai dan berganti pakaian. Ia keluar dari kamarnya di lihatnya kedua orang tuanya dan kakak tirinya sedang duduk membicarakan hal yang serius.
Kyara pun ikut bergabung dan mendudukan diri disebelah Rain.
“Apa tidur mu nyenyak semalam, Nak ?” tanya Kate tersenyum pada Kyara.
Kyara menganggukkan kepalanya “Tentu saja Mom.” Jawab Kyara.
“Ceritakan pada Daddy, siapa mantan suami mu ?” Agam bertanya pada Kyara dengan lembut, meski ia merasa kecewa pada putrinya karena merahasiakan soal pernikahannya padanya. Namun ia mencoba berpikir positif, lagi pula tidak mudah untuk Kyara menerima dirinya sebagai Ayah biologisnya dan juga Morgan baru tahu jika Kyara datang ke Jerman karena suatu hal, yaitu mantan suaminya.
Ya, tadi pagi saat ia bangun dari tidurnya ia membaca informasi yang dikirimkan oleh asissten pribadinya mengenai Kyara yang pernah menikah. Morgan begitu terkejut saat membaca nama dan melihat foto mantan suami dari putrinya itu.
Ternyata tanpa disengaja ia sudah bertemu dengan mantan suami putrinya, dan itu adalah Agam Josephine. Morgan tidak menyangka akan hal itu, Morgan bahkan berpikir mungkinkah pertemuan dirinya dan Agam sudah diatur dalam takdir Tuhan.
...“Karena kita tidak tahu kapan datangnya sebuah takdir, apalagi pertemuan dan perpisahan hanya Tuhan yang tahu.”...
Kyara mengangkat wajahnya kearah Daddy nya, Kyara pikir pasti Daddy nya sudah tahu siapa mantan suaminya. Karena apa yang tidak bisa dilakukan oleh Daddy nya hanya dengan jentikan jari, Daddy nya adalah orang yang berkuasa. Dengan mudah ia bisa mencari tahu hal apapun dan mendapatkan apapun yang ia mau.
“Apa dia Agam Josephine ?” ucap Morgan dengan menatap manik mata Kyara, mata yang menunjukkan sebuah jawaban kejujuran dengan diam dan bungkam nya suara Kyara.
Kyara...
...****************...
Gaes…udah dulu ya, aku ngantuk banget…tolong bantu like dan komen yang banyak biar aku bisa semangat dan crazy up seperti kemaren sampe 7 bab sehari..hehehe..sebelumnya makasih ya, semoga kalian sehat selalu dan banyak rezekinya, aamiin 😘😘😘😘