
Beberapa jam kemudian, Kyara dan Agam kini sudah resmi kembali menjadi sepasang suami istri. Agam walaupun dalam kondisi belum pulih pasca operasi, ia dengan lantang menyebutkan kalimat akad nikah tersebut. Bahkan Agam memberikan mas kawin berupa 70% saham Aerpin Corp pada Kyara.
Morgan memeluk Kyara ia meneteskan air mata bahagia karena putrinya kembali menemukan kebahagiaannya.
“Kau harus berjanji padaku untuk menjaga putriku dengan baik Agam, jangan pernah seujung kuku pun kau melukainya, jika kau tak lagi cinta padanya katakan padaku dan bawa Kyara kembali padaku.”
Kalimat yang Morgan ucapkan membuat Agam sadar diri, ia tak mungkin menyakiti Kyara kembali. Cukup sudah dulu ia pernah menoreh luka pada Kyara, namun kini ia tak ingin semua terjadi dan terulang kembali. Ia berjanji akan menjaga Kyara dan tak akan menyakitinya.
“Aku berjanji, Daddy !” jawab Agam dengan tegas.
...****************...
Kate berdiri di depan ruang rawat inap Rain, ia menatap sedih nasib putranya yang masih saja terbaring tak sadarkan diri. Ingin sekali ia masuk ke dalam dan melihat kondisi Rain, namun ia tak kuasa jika harus menahan air matanya.
Sebab ia pernah berjanji pada Rain untuk tidak akan pernah bersedih dan menangis di hadapan Rain. Karena Rain sangat menyayangi Mommy nya. Ia tak ingin melihat Kate mengeluarkan air mata di hadapannya.
Lama Kate berdiam seorang diri, tiba-tiba seseorang mengelus punggungnya, ia menoleh ke samping ternyata orang itu adalah besannya, Kaylin.
“Aku turut prihatin dan bersedih, semoga Rain bisa melewati masa koma nya.” Lirih Kyalin memberikan semangat pada Kate, ia juga seorang Ibu ia tahu bagaimana perasaan Kaylin jika melihat anak yang kita sayangi mengalami kondisi seperti Rain.
“Terimakasih.” Kate menghapus air matanya dan tersenyum pada Kaylin.
“Aku minta maaf soal kejadian waktu itu, bisa kah kita berbaikan ?” ucap Kaylin dengan lembut.
Kate menyungginggkan senyuman dibibirnya ia tak menyangka jika Kaylin masih mengingat kejadian mereka tempo hari. Padahal ia sendiri pun sudah lupa.
“Tentu saja, kau adalah besanku aku pun tidak mau hidup dalam kebencian dengan orang lain.” Jawab Kate kemudian ia merentangkan kedua tangannya pada Kaylin hingga keduanya saling berpelukan.
...****************...
Malam harinya, Kyara menyuapi Agam makan malam pria itu tidak mau jika istrinya meninggalkan dirinya barang sedetik pun. Karena ia takut jika Kyara pergi lagi dari sisinya. Ia pun sudah bertekad pada dirinya jika nanti mereka pulang ke Indonesia, ia ingin menjadi seorang Family Man. Biarlah perusahaan akan ada orang kepercayaannya yang mengurusnya, karena ia hanya ingin menghabiskan waktunya untuk istri dan anak-anaknya.
“Sudah, aku kenyang.” Agam membuka suara karena ia sudah merasa kenyang dengan makanan yang diberikan oleh Kyara.
Agam kemudian beringsut ke samping kirinya, dan menepuk-nepuk sisi kanan tempat tidurnya memanggil Kyara.
“Kemarilah.”
Kyara mengernyitkan dahinya dengan apa yang dilakukan Agam. “Untuk apa ?” tanya Kyara mendadak menjadi bingung dengan tingkah Agam.
“Temani aku tidur.” Pinta Agam dengan manjanya pada Kyara. Dan itu membuat Kyara terkekeh mendengarnya. Mau tidak mau ia menuruti keinginan suami manja nya tersebut dengan naik ke atas ranjang dan tidur disamping Agam.
“Aku sudah disini, tidurlah.” Kyara menatap wajah tampan pria yang sudah menyelamatkan nyawanya dan kini sudah resmi kembali menjadi suaminya.
Agam menatap wajah cantik istrinya, ia tak menyangka akan disatukan kembali dengan cara yang luar biasa seperti ini. Ia berharap sampai akhir hidupnya ia akan bersama Kyara hingga hembusan nafas terakhirnya.
“Terimakasih sudah menerimaku lagi, memaafkan aku, mencintai aku, aku bersyukur dicintai oleh wanita sebaik dirimu. Meski aku bukanlah pangeran yang sempurna, tapi yakinlah aku akan menjadikanmu ratu dalam hidupku selamanya. Sekali lagi terimakasih, aku sangat mencintaimu, Kyara De Costa.” Agam menitihkan air mata bahagianya, ia begitu bersyukur disatukan lagi dengan orang yang ia cintai.
“Aku pun merasa bahagia dimiliki pria sepergi dirimu, meski dulu kau memberikan luka padaku tapi itu semua bukan atas kehendakmu untuk menyakitiku, semua terjadi karena orang ketiga yang begitu menginginkan dirimu hingga ia lupa jika kau telah memiliki aku. Apapun itu, nyatanya Tuhan memang sudah mempersiapkan kebahagiaan untuk kita berdua dengan cara yang lain dengan melewati rasa sakit terlebih dahulu. Aku banyak belajar untuk ini semua, maafkan aku yang dulu egois ingin lepas darimu. Andaikan aku bisa setegar karang pasti kau tak akan melewati masa sulit seperti ini. Maafkan aku, aku berjanji akan selalu mempercayaimu karena aku yakin kau adalah pria yang memang ditakdirkan Tuhan untukku. Terimakasih, aku sangat menyanyangimu dan mencintaimu, Agam Josephine.” Jawab Kyara dengan senyum berurai air mata.
Keduanya kemudian saling memeluk satu sama lain kemudian saling berciuman mesra menyalurkan rasa cinta dan sayang diantara keduanya.
...‘Tuhan memiliki cara tersendiri untuk menujukkan kuasanya. Jodoh, maut, dan rezeki hanya Tuhan yang tahu. Kita manusia hanya bisa menjalaninya dengan sabar dan rasa syukur. Percayalah, sejauh apapun jodohmu meski ia mencoba lari darimu bahkan keujung dunia pun. Namun jika dia memang ditakdirkan Tuhan untukmu, maka ia akan kembali padamu apapun caranya.’...
...TAMAT ...
...****************...
Terimakasih sudah mengikuti cerita Agam dan Kyara di Marry Me Again. Author mengucapkan banyak terimkasih sudah sabar menunggu dan mengikuti cerita ini sampai akhir. Author juga mau meminta maaf jika cerita ini tidak sesuai dengan harapan kalian, karena memang sedari awal Auhtor sudah menyiapkan alur cerita novel ini sejak awal seperti ini.
Kalau ada yang tanya bagaimana dengan cerita Kevin dan Renata ? Apakah mereka sudah saling mencintai ? atau bagaimana dengan Diana ? Apakah Diana memang tidak diberikan pasangan ? dan terakhir bagaimana dengan nasib Rain yang masih dalam kondisi koma ?
Tunggu kelanjutan cerita ini ya, karena Author telah mempersiapkan cerita diantara mereka. Author berencana akan melanjutkan cerita ini dengan judul yang lain. Jadi ikutin terus karya-karya Author.
Akhir kata, sekali lagi Author ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya. Aku sayang kalian semuanya…