MARRY ME AGAIN

MARRY ME AGAIN
Lima tahun kemudian


...Jangan tanyakan bagaimana esok ...


...Ku tak ingin mengekang perasaanku ...


...Yang ku tahu hari ini ku mencintaimu ...


...Biarlah semua berlalu ...


...Jalani seperti apa adanya ...


...Bunga kan mekar meski kemarau melanda…...


Agam mengemudikan mobilnya menuju kantor perusahaannya. Semejak ia bercerai dengan Kyara, Agam kembali menjadi pria dingin dan arrogant. Bahkan ia berubah menjadi kejam dengan memberikan aturan disiplin tinggi pada karyawannya, bukan itu saja Agam bahkan mudah marah dan tidak terima jika karyawannya melakukan kesalahan sekecil apapun itu.



... (Agam Josephine)...


Semua karyawan yang bekerja diperusahaannya menjadi takut bahkan jika mereka melihat Agam, mereka lebih memilih menjauh bahkan ada yang sampai bersembunyi agar tidak terlihat oleh Agam.


Begitu Agam tiba di dikantor dan berjalan masuk ke dalam lobby, beberapa karyawan yang melihat kedatangan Agam mereka langsung menundukkan kepalanya, bahkan ada yang buru-buru masuk ke dalam lift untuk menghindari Agam.


“Jam berapa pertemuan ku dengan wakil De Costa Company ?” ucap Agam pada Nathan pada saat dirinya sudah berada di ruang kerjanya dan duduk dikursi kebersarannya.


“Pukul sebelas siang, Tuan.” Jawab Nathan kemudian ia menyerahkan berkas berisi biografi perusahaan De Costa Company pada Agam.


“Menurut mu apakah aku bisa menjalin kerja sama dengan perusaan terbesar di dunia, ini ?” tanya Agam pada Nathan dengan santainya.


Berbeda dengan Nathan, sikap Agam tidak bergitu menunjukkan jika dirinya pria yang dingin dan arrogant. Karena setelah berpisah dengan Kyara, Agam menjadi dekat dengan Nathan dan menganggap Nathan teman baiknya. Karena menurut Agam, Nathan adalah pendengar yang baik untuknya.


Agam pun membaca biografi De Costa Company, ia benar-benar tak sabar untuk bertemu dengan perwakilan perusahaan itu. Karena jika ia bisa bergabung diperusahaan tersebut, maka perusahaannya akan mendapatkan dampak positif yang begitu besar, seperti nilai saham yang melambung tinggi, dan hal lainnya yang dapat menguntungkan perusahaannya berkali-kali lipat.


Saat Agam tengah fokus membaca dokumen ditangannya, tiba-tiba ponselnya berbunyi. Ia membaca nama siapa yang menelfonnya. Ia kemudian mengembangkan senyumannya ketika tahu siapa itu.


“Amara Josephine.”


Dia adalah putri Agam dan Sarah yang sudah berusia empat tahun. Ya, Sarah melahirkan seorang anak perempuan yang diberi nama Amara.


Flash Back


Setelah Agam bercerai dengan Sarah, Kaylin meminta Agam dan Sarah untuk tinggal di mansions karena Kaylin sendiri tak ingin putranya terus merasa tersiksa hatinya dengan kepergian Kyara dengan terus tinggal di apartemen yang banyak mengisahkan cerita bersama Kyara.


Meskipun Agam dan Sarah tinggal di mansions, mereka tidak tidur di kamar yang sama. Dan juga Agam tidak pernah sekali pun memberikan nafkah batinnya untuk Sarah. Tentu saja Sarah tidak terima, namun apalah daya ia tak bisa melawan Agam karena sekuat apapun ia berusaha merebut hati Agam, ia tak akan mampu menggapainya.


Dua tahun Sarah melahirkan Amara, Agam menceraikan Sarah karena Agam menangkap basah Sarah di kamar hotel bersama seorang pria. Ya, Sarah berselingkuh dan mencari kenikmatan untuk memuaskan hasratnya yang tidak ia dapatkan dari Agam.


Ckrek


Agam memotret Sarah dan seorang pria yang tengah bercinta di depan mata kepalanya sendiri. Tentu saja Sarah merasa syok, karena tak menyangka jika Agam menemukan dirinya tengah berselingkuh dengan pria lain.


“Sekalinya seorang ja.la.ng, kau akan terus menjadi seorang ja.la.ng !” ucap Agam dengan tatapan tajamnya.


“A..agam ! Ini ini tidak seperti yang kau pikirkan !” Sarah mencoba membela dirinya.


“Memangnya apa lagi yang ku pikirkan saat melihat mu ditunggangi oleh pria lain ! Dengar ini baik-baik Sarah Putri Malik, Aku Agam Josephine menjatuhkan talak padamu ! Aku menceraikan mu !” ucap Agam dengan tegas.


“Tidak…!”