
“Ka..kau mau apa ?” Kyara merasa takut saat Agam mengungkung tubuhnya dan memegang kedua tangannya dengan erat.
“Lihat apa yang akan ku lakukan !” Agam tertawa seakan lucu sendiri melihat raut wajah Kyara yang menggemaskan menurutnya pada padahal Kyara mati-matian merasa ketakutan dengan apa yang akan di lakukan oleh Agam.
“Ja..jangan Agam ! Ku mohon !” pinta Kyara dengan tangis tersendu-sendu.
Agam yang sudah di selimuti pengaruh alkohol ia sudah tidak bisa membedakan siapa yang ada di bawah tubuhnya saat ini, karena halusinasinya ia hanya tahu itu adalah Syeira.
“Aku akan menjadikanmu milikku !” ucap Agam dengan seringai diwajahnya dan itu membuat Kyara semakin takut apalagi Agam dengan cepat merobek piyama tidurnya.
Srek
“Apa yang kau lakukan !” teriak Kyara saat pakaiannya terbelah menjadi dua bahkan tubuh mulus atas nya yang hanya tertutupi Bra kini terpampang nyata di mata Agam.
Kyara hendak melarikan diri namun apalah daya kekuatan tubuhnya tak sebanding dengan Agam. Agam menarik tubuh Kyara dan menghempaskan nya kembali ke atas ranjang.
Kyara menangis kala Agam menyentuh dirinya dengan paksa. Agam menciumi seluruh tubuh Kyara dengan tak melepaskan genggaman erat kedua tangannya pada tangan Kyara.
“Jangan menangis Syeira ku…kau akan menjadi milkku !”
Deg
Jantung Kyara seakan tertusuk belati saat Agam menyebut nama wanita lain saat mencumbu dirinya. Itu artinya dalam pikiran Agam saat ini ia sedang berfantasi tengah bersama dengan wanita yang bernama, Syeira.
“Hentikan, aku bukan Syeira !” teriak Kyara saat Agam tengah meny.e.sap kedua gunung kembar miliknya secara bergantian.
“Aah…hentikan !” de.sa.han itu tiba-tiba saja keluar dari mulut Kyara tanpa permisi dan itu membuat Agam semakin gencar meneruskan aksinya.
“Aaah…aah..hikss…hen..tik..an..”
Hingga saat itu tiba Kyara merasakan seperti ada benda tumpul menerobos intinya ia berteriak merasakan sakit, perih, sesak dan penuh kala menyadari milik Agam telah masuk ke dalam miliknya.
“Aaaaaa..saa..kkiiitt !”
Agam tak memperdulikan teriakan Syeira yang ia tahu dan rasakan saat ini adalah kenikmatan kala miliknya seakan terjepit dalam milik Kyara.
“Ooogghh…Syeira..” Agam mencoba memompa dengan perlahan dan bahkan ia sudah tak tahan lagi untuk memompa dengan cepat.
“Saa..sakit…hen..tikan Agam..ku mohon !”
Agam menghentakkan miliknya dengan cukup kuat dan cepat hingga Kyara terus menjerit kesakitan. Teriakan Kyara tiba-tiba berubah menjadi sebuah de.sa.han saat rasa sakit itu berubah menjadi sebuah kenikmatan.
Hingga beberapa saat kemudian gelombang itu datang, Agam memuntahkan seluruh benih miliknya ke dalam milik Kyara hingga hingga Kyara memekik kala rahimnya terasa hangat.
“Aaaaahh…” Agam kemudian ambruk di atas tubuh Kyara dan memeluk tubuh Kyara yang seakan telah menjadi candu untuknya.
“Jangan pergi lagi, ku mohon” hanya kalimat itu yang keluar dari mulut Agam hingga ia memejamkan kedua matanya dan terlelap dalam tidur.
Jangan tanyakan bagaimana perasaan Kyara hatinya dan jiwanya seakan remuk redam kala kehormatannya sudah terenggut dengan paksa oleh Agam. Bukan itu saja, hatinya jelas terasa sakit kala Agam melakukannya dengan menganggap dirinya wanita lain bukan sebagai Kyara.
Syeira ? siapa wanita itu ? ia bisa melihat dari mata Agam jika Agam sangat membencinya. Kyara terus menangis sampai ia lelah dan tertidur dengan sendirinya.