MARRY ME AGAIN

MARRY ME AGAIN
KEMBALI BERTEMU MANTAN


“Tidak ! Aku tidak akan mengizinkanmu bertemu mereka !” jawab Agam dengan tegas, ia tetap dengan pendiriannya untuk tidak membawa Kyara kehadapan kedua orang tuanya.


“Ayolah, ku mohon. Aku berjanji akan baik-baik saja.” Kyara mengenggam tangan Agam agar Agam mau memberikannya izin bertemu dengan mertuanya.


“Kyara…” baru saja Agam menjawab, lihatlah wanita cantik dan manis itu menunjukkan wajah cemberutnya bahkan ia merebahkan dirinya dengan posisi tidur membelakangi tubuh Agam.


Kalau sudah begini Agam yang kebingungan menghadapi Kyara. Bisa-bisa Kyara tidak mau bicara dengannya. Agam kemudian hanya bisa pasrah dan mengalah, lalu memberikan izin pada Kyara untuk bertemu dengan kedua orang tuanya.


“Baiklah aku mengizinkanmu bertemu kedua orang tuaku.” Agam memegang bahu Kyara hingga Kyara membalikkan tubuhnya kala mendengar ucapan Agam yang telah memberikannya izin.


“Benarkah ?” Kyara merasa senang sekali akhirnya Agam memberikannya izin.


“Tentu saja, tapi dengan sebuah syarat.” Jawab Agam


“Katakan apa syaratnya ?” Tanya Kyara dengan atusias.


“Kita akan pergi bersama menemui mereka, dan tetaplah baik-baik saja. Ingatlah aku akan selalu ada untukmu, percaya padaku.” Agam mengecup punggung tangan Kyara dan itu membuat Kyara mengembangkan senyuman dibibirnya.


“Tentu saja.” Jawab Kyara dengan cepat ia kemudian memeluk pria yang merupakan suaminya itu.


“Tapi ada satu syarat lagi…” ucap Agam dengan seringai di wajahnya.


“Apa ?”


Agam menindih tubuh Kyara hingga Kyara membeliakkan matanya, yang benar saja suaminya itu meminta ronde selanjutnya untuk melakukan percintaan panas diantara mereka. Hingga terjadilah sesuatu yang seharusnya terjadi diantara keduanya.


Mereka bercinta dengan begitu hebatnya. Bahkan selesai melakukan hal yang semestinya mereka lakukan, mereka kemudian tertidur dan masuk ke alam mimpi.


…….


Pasangan suami istri yang sedang berbulan madu itu. Mengunjungi Negara Turki tepatnya di Cappadocia. Itu adalah Negara terakhir yang mereka kunjungi pada saat mereka berbulan madu.


Mereka banyak menghabiskan waktu dengan wisata kuliner dan mengunjungi tempat-tempat indah di sana.


Begitu mereka kembali ke hotel, langkah kaki mereka terhenti kala melihat wanita yang mereka kenali dia adalah Syeira. Syeira beserta anak dan suaminya ternyata memilih hotel yang sama dimana Agam dan Kyara menginap.


Nauder melihat Agam lagi, ia tak menyangka jika bertemu lagi dengan Agam di Turki. “Tuan Agam…apa kabarmu ?” sapa Nauder pada Agam.


Agam bersikap biasa-biasa saja kala melihat Syeira karena tidak ada lagi cinta dimata Agam untuk Syeira. Sebab cinta dan hatinya hanya untuk Kyara, istrinya.


“Kabarku baik, Tuan Nauder.” Jawab Agam melemparkan senyumannya.


Berbeda dengan Syeira, wanita itu seolah canggung saat kembali bertemu dengan Agam. Entah apa yang ia pikirkan sejak terakhir mereka betemu seolah rasa bersalah sekaligus menyesal menghantui dirinya.


“Kalau boleh tahu, siapa wanita disamping anda Tuan Agam ?” Tanya Nauder melirik Kyara yang tengah disamping Agam.


‘Ah…kenalkan dia Kyara, istriku !” jawaban Agam membuat Nauder mengembangkan senyumannya ia tak menyangka jika Agam sudah memiliki istri yang begitu manis dan cantik.


Berbeda dengan Syeira wanita itu terlihat membulatkan kedua matanya kala mendengar ucapan Agam menyebut wanita disampingnya adalah istrinya.


“Kami sedang berbulan madu, Tuan Nauder. Rencananya besok pagi kami akan kembali ke Indonesia.” Jawab Agam lagi.


“Wah…selamat Tuan Agam, aku tidak tahu jika anda sudah menikah.” Ucap Nauder


“Kami sudah menikah tiga bulan lalu, dan baru ada waktu untuk berbulan madu saat ini, bukan begitu Sayang ?” Agam memeluk pinggang ramping Kyara, dan itu membuat Syeira seolah merasa jengah dan entahlah cemburu mungkin….