I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 98 - Pantas ?


Chen Niu segera menghubungi Cheng Liu tanpa pikir panjang. Walaupun ini masih tengah malam seharusnya orang seperti Cheng Liu tidak akan tidur dengan mudah.


Saat ini Cheng Liu berada disebuah Bar dan terkejut melihat panggilan Chen Niu, dia meminta semua orang untuk diam dan tidak membuat kebisingan.


"Halo Bos... ada apa malam-malam begini Bos menghubungiku ?" Tanya Cheng Liu dengan sopan.


"Aku akan langsung pada intinya... kau tahu artis pendatang baru yang baru-baru memiliki rumor buruk yang bernama Lin Yu bukan ?" Tanya Chen Niu dengan dingin.


"Benar... aku dengar dia memiliki sedikit masalah dengan Grup Media Yancheng. Apakah Bos menyukainya... apakah aku harus membawanya kepada Bos !" Kata Cheng Liu dengan sedikit penasaran.


"Lin Yu... dia adalah kekasihku kau tahu, masih berani berkata kalau kau bisa membawanya kepadaku. Jika kau bisa maka mungkin aku akan mematahkan kedua kakimu dan membuatmu berbaring ditempat tidur selamanya." Kata Chen Niu dengan dingin.


"Bawahan ini lancang dan tidak akan berani memiliki pikiran kurang ajar seperti itu." Cheng Liu berkeringat dingin dan entah mengapa suara Chen Niu terdengar sangat menakutkan.


"Lupakan.... aku sudah tahu masalah sebenarnya dan ini semua karena Lin Yu menolak Putra dari Ketua Grup Media Yancheng. Sekarang ini adalah tugasmu... pastikan untuk membuat mereka mengklarifikasi kebenaran yang sesungguhnya, jika dalam tiga hari aku tidak mendengarnya maka aku akan membunuh mereka semua secara pribadi." Kata Chen Niu dengan dingin.


Chen Niu melanjutkan, "Jika kau tidak bisa melakukannya dan memaksaku turun tangan sendiri, maka kau tidak layak menjadi salah satu tangan kananku yang mengatur Yancheng. Jangan salahkan aku karena tidak mengingat kebaikan lama, aku membentuk Grup King dengan sangat serius dan bukan untuk menjadi perkumpulan badut. Kau paham maksudku bukan !"


"Bos tenang saja... aku pasti akan melakukannya dengan baik." Kata Cheng Liu dengan keringat dingin.


"Kalau begitu aku akan menunggu kabar baik darimu." Chen Niu mengakhiri panggilannya.


Cheng Liu mengusap dahinya dan tidak menyangka kalau tensi pembicaraan ini akan sangat tinggi. Sekarang dia tidak bisa bermain-main lagi dan harus mengumpulkan semua pengaruhnya untuk membuat Grup Media mengklarifikasi kebenarannya.


Sekarang sang singa sudah marah dan sebelum singa itu menyerang semua orang disekitarnya maka lebih baik untuk segera menenangkannya.


Song Yiwen tersenyum dan tubuhnya yang lembut menekan Chen Niu, "Sepertinya semuanya akan baik-baik saja !"


"Tentu saja... tapi aku merasa sangat kesal dengan Gadis itu. Seharusnya dia meneleponku jika menemui masalah seperti ini, aku tahu bahwa dia tidak ingin melibatkanku. Tapi aku tidak akan pernah memaafkan siapapun yang berani menyeretnya kedalam masalah !" Kata Chen Niu dengan kesal.


"Senang sekali rasanya menjadi wanita yang sangat kau perhatikan." Kata Song Yiwen dengan senyum yang canggung.


"Kau cemburu... tenang saja jika sesuatu seperti ini terjadi kepadamu maka aku mungkin juga melakukan hal yang sama." Kata Chen Niu dengan sungguh-sungguh.


"Baiklah... apakah kita harus melanjutkannya lagi atau kau ingin tidur. Besok siang kau akan kembali ke Donghai bukan ?" Kata Song Yiwen dengan santai.


"Tentu saja... kau pikir aku dapat dipuaskan dengan mudah. Kita akan melakukannya sampai pagi dan aku akan membuatmu mengingat rasa dari tubuhku ini !" Chen Niu menindih tubuh Song Yiwen dan menciumnya dengan kasar.


Tangannya mulai bergerak dengan nakal dan meraba setiap bagian tubuh Song Yiwen, erangan nakal terus keluar dari mulut Song Yiwen dan mereka melakukannya sampai pagi.


Keesokan paginya mereka berdua tidak memiliki waktu untuk istirahat dan pergi ke Pusat Perbelanjaan. Chen Niu membelikan dua buah Tas baru yang direkomendasikan oleh Song Yiwen, walaupun harganya cukup mahal hanya untuk sebuah tas tapi Chen Niu tidak keberatan dengan hal ini.


Qing Zhu berpesan bahwa mereka meminta oleh-oleh, jadi Chen Niu harus membawakannya hadiah. Chen Niu membeli sebuah jaket baru dan semua itu sudah cukup nyaman untuknya.


Harganya juga tidak mahal dan dia tidak terlalu peduli dengan fashion jaman sekarang. Baginya selama dia suka dan nyaman maka dia akan membelinya, kegunaan juga sama hanya berbeda merek dan tidak ada alasan untuk bersikap boros dengan cara yang konyol.


Siang harinya Chen Niu harus berpisah dengan Song Yiwen dan pergi bersama Zong Nan ke Bandara. Chen Niu sekarang memiliki Pesawat Pribadi dan ini cukup nyaman, dia meminta Zong Nan untuk menjaga keselamatan Song Yiwen dan Chen Niu segera pergi menuju Donghai.