I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 66 - Pantau Bisnis


Chen Niu mencium bibir Xiao Rain dengan paksa dan tangannya mulai bergerak dengan nakal, dia membawa Xiao Rain kedalam Kamar Mandi dan erangan yang keras mulai keluar dari sana.


Setelah beberapa waktu akhirnya mereka keluar dan Xiao Rain terlihat sangat berantakan. Chen Niu memakai kembali kemejanya dan sepertinya semua ini sudah cukup.


Segera dia membawa Xiao Rain duduk disofa dan berkata, "Sekarang katakan padaku tentang informasi apa yang kau dapatkan dari Dunia Bawah ?"


"Tidak bisakah Bos membiarkanku beristirahat sebentar ?" Kata Xiao Rain dengan ekspresi yang lelah, "Keluarga Song memasang harga untuk kepalamu, terlebih aku sudah tahu bisnis mereka yang sedang berjalan. Dalam beberapa hari lagi mereka akan mendapatkan pengiriman Narkoba dari luar, selama Bos mendapatkan momentum yang tepat maka menghancurkan mereka sekarang adalah waktu yang tepat."


"Mereka mengambil jalur apa ?" Tanya Chen Niu dengan penasaran.


"Jika tidak salah itu adalah Pesawat Pribadi Keluarga Song yang akan tiba beberapa hari lagi di Jiangbei." Kata Xiao Rain sambil tiduran dipaha Chen Niu.


"Bagus... sepertinya aku akan bekerjasama dengan Zhao Qi." Kata Chen Niu dengan santai.


"Bos tidak perlu turun tangan secara langsung... selama Bos mencapai kesepakatan dengan Zhao Qi maka menguasai Jiangbei adalah masalah waktu !" Kata Xiao Rain dengan santai.


"Sepertinya aku harus memberimu hadiah lebih." Chen Niu sekali lagi mencium bibir Xiao Rain dan memainkan lidahnya.


Chen Niu dengan kasar menelanjangi Xiao Rain dan bermain dengan ganas. Pintu ruangannya terkunci sangat rapat dan Chen Niu tidak mau menerima tamu.


Xiao Rain terkejut dengan ketahanan yang dimiliki Chen Niu, mereka bermain sampai sore hari dan Xiao Rain sudah tidak memiliki tenaga tersisa. Chen Niu membasuh keringat ditubuhnya dan merasa sangat puas.


"Pergilah mandi dan segera pulang !" Kata Chen Niu sambil mengusap kepala Xiao Rain.


"Bos bisa mengurus diri sendiri... aku akan beristirahat disini untuk sementara waktu dan nanti akan pulang." Kata Xiao Rain dengan lemas.


"Oke." Chen Niu bergegas keluar dan mengambil mobil diparkiran.


Selang beberapa waktu Lin Yu kembali dari seai fotonya dan mereka berdua bergegas untuk pulang. Chen Niu membawa Lin Yu untuk pergi makan dan Lin Yu memilih makan ditempat yang biasanya dia dan teman-temannya pergi.


Lin Yu makan dengan lahap dan meminum segelas bir, "Hah... tempat ini memang yang paling nyaman ?"


"Iya... ngomong-ngomong bagaimana dengan Qing Zhu, apakah kau sudah memintanya untuk datang kemari ?" Tanya Lin Yu dengan penasaran.


"Entahlah.... gadis itu seenaknya sendiri, bahkan panggilanku sama sekali tidak dijawab. Ketika aku menelpon Keluarga Qing mereka hanya berkata kalau Qing Zhu sedang sibuk belajar, tapi bukankah itu konyol. Universitas Xianjiang dan Donghai memiliki waktu masuk yang sama, sepertinya Gadis itu memiliki rencananya sendiri." Kata Chen Niu dengan kesal.


"Apakah dia semerepotkan itu sampai membuatmu sangat kesal ?" Lin Yu menahan tawanya.


"Memang... dia selalu ingin mencoba hal-hal baru dan tidak sepertimu yang sederhana dan elegan, pertama kali aku bertemu dengannya dia menjadi seorang pramugari yang menggantikan temannya tanpa surat apapun." Kata Chen Niu dengan jujur.


"Itu wajar bahwa dia adalah Wanita yang energik, sepertinya akan menyenangkan jika orang sepertinya tinggal bersama dengan kita !" Kata Lin Yu dengan jujur.


"Hahaha... apakah kau sangat ingin memiliki Adik untuk dijaga ?" Tanya Chen Niu dengan geli.


Umumnya dalam situasi seperti ini mereka akan sangat tegang dan mustahil untuk rukun, tapi sepertinya Chen Niu terlalu banyak berpikir. Jika mereka bisa akur maka semuanya akan baik-baik saja dimasa depan.


Ponsel Chen Niu berdering dan segera Chen Niu pergi keluar dan mengangkatnya. Orang yang menghubunginya adalah Bing Chu dan Chen Niu tidak berani mengabaikannya.


"Halo..."


"Bos Chen... disini ada sedikit masalah !" Kata Bing Chu dengan panik.


"Apa masalahnya... katakan dengan jelas ?" Tanya Chen Niu dengan panik.


"Tadi aku melihat beberapa orang yang memantau pabrik kita. Tapi aku segera mengambil tindakan dan menangkap mereka bersama dengan Saudara yang lainya, namun ketika aku berniat untuk mengintrogasinya mereka memilih untuk bunuh diri menggunakan racun yang disembunyikan dibawah lidah mereka." Kata Bing Chu dengan jujur.


"Aku mengerti... sekarang aku merupakan Raja Utara Cina, jadi wajar saja jika ada orang yang ingin informasi dariku. Pertama kau harus mengirimkan semua Bahan Mentah Giok kemari, takutnya ada beberapa hal yang tidak diinginkan terjadi. Berapa banyak Giok Mentah disana ?" Tanya Chen Niu dengan penasaran.


"Kurang lebih masih setengah dari Gudang... membutuhkan banyak Truk untuk mengangkutnya." Kata Bing Chu dengan jujur.