
Nian Qiu memberikan Chen Niu sebuah ruangan dan berkata, "Silahkan... Master Chen bisa beristirahat atau mungkin Anda membutuhkan hal lain. Apapun yang Master Chen minta Gadis ini akan memuaskan semuanya dengan baik !"
"Tidak perlu Nona bisa kembali." Chen Niu tersenyum dengan ramah dan menutup pintunya.
Nian Qiu menghentakkan kakinya ditanah dengan kesal dan tidak menyangka kalau Chen Niu akan menolaknya. Banyak Pria yang mendambakannya dan Nian Qiu menolak mereka semua, namun sekarang dia sudah merendahkan dirinya sampai menggoda Chen Niu dan berakhir dengan memalukan.
Chen Niu berbaring ditempat tidur dan menunggu Qing Zhu, dia sudah mengatakan kepada Qing Zhu untuk mengambil sesuatu yang berharga. Chen Niu memiliki ingatan yang baik soal harta yang Spiritual yang bagus dan hal ini mungkin akan cocok dengan Qing Zhu.
Setelah beberapa waktu akhirnya Qing Zhu datang dan membawa bongkahan batu berwarna putih sebesar lengan.
Qing Zhu duduk dan meletakkan bongkahan batu diatas meja, "Sayang... Apakah ini yang kau maksud sebelumnya. Para Tetua itu mengatakan kalau selain untuk bahan membuat senjata magis, mereka tidak tahu kegunaan lainya ?"
"Berguna atau tidak cobalah dengan meneteskan darahmu diatas batu itu. Jika informasi yang aku dapatkan benar maka itu akan sangat bermanfaat untukmu !" Chen Niu duduk disamping Qing Zhu dan membantunya.
Qing Zhu mengangguk dan memadatkan Qi diujung jarinya menjadi sebuah jarum, dia menusuk jari telunjuknya dan meneteskan darahnya keatas batu.
Batu itu mulai bercahaya dan sebuah Roh Angin yang berbentuk Serigala keluar, Batu itu hancur menjadi abu dan Serigala Angin itu berhenti dibahu Qing Zhu.
"Sayang ini ?" Tanya Qing Zhu dengan kebingungan.
"Selamat kau mendapatkan sesuatu yang sangat bagus. Itu adalah Roh Angin yang mengambil bentuk Serigala, jika kau merawatnya dengan baik maka itu akan menjadi bantuan besar. Nanti aku akan mengajarimu cara melatihnya, untuk sekarang lebih baik kau menyuruhnya untuk menempati Kalung Berlian terlebih dahulu." Kata Chen Niu dengan jujur.
Qing Zhu mengangguk dan Roh Serigala Angin masuk kedalam Kalung Berlian miliknya. Selama Qing Zhu mengikuti arahannya dan melatihnya lebih banyak lagi, maka Roh Serigala Angin akan menjadi sangat kuat.
"Sayang... Apakah Roh Angin ini bisa membawaku terbang seperti apa yang kau lakukan ?" Tanya Qing Zhu dengan mata yang berbinar.
Chen Niu tersenyum canggung dan berkata, "Jangankan terbang.... jika kau ingin memotong seseorang maka Roh Angin ini dapat melakukannya dengan sangat muda. Jika orang-orang dari Sekte Iblis melihat hal ini mungkin mereka akan mati karena iri kepadamu !"
"Hahaha... Bukankah ini sangat berbahaya jika bisa memotong orang !" Kata Qing Zhu dengan tawa yang geli.
Chen Niu memeluknya dan mencium pipinya, "Aku tahu kau adalah orang yang baik, kau tidak mungkin menggunakan hal ini untuk berbuat jahat kepada sembarang orang. Gunakan ini untuk menjaga dirimu dan lindungi mereka yang apa menurutmu berharga."
"Aku mengerti... karena urusan kita disini sudah selesai maka bisakah kita pulang besok, aku tidak sabar untuk melatih sekaligus menunjukan Roh Angin kepada mereka ?" Tanya Qing Zhu dengan santai.
"Kalau begitu besok kau harus berangkat dengan orang-orang yang akan membuat Array Pelindung, aku masih memiliki urusan dengan Sekte Iblis dan secepatnya setelah selesai aku akan kembali." Kata Chen Niu dengan santai.
"Baiklah... tapi kau harus hati-hati... saat diperjamuan di Aula, wanita yang ada dibelakang kita menunjukan ketertarikan kepadamu. Dilihat dari maksudnya sepertinya dia akan berusaha menggodamu !" Qing Zhu memberikan peringatan kepada Chen Niu.
Chen Niu tersenyum dan sedikit berakting, "Ini gawat... aku sulit untuk menahan diri dalam hal ini. Kecuali malam ini kau menguras habis semua staminaku !"
"Ugh... Itu memang yang kau inginkan sejak awal, tapi tempat ini bukan rumah kita dan pasti tidak kedap suara. Aku malu jika suaraku didengar oleh orang lain." Kata Qing Zhu dengan malu-malu.
Chen Niu menjentikkan jarinya dan membuat lapisan penghalang Qi, sekarang dia perlahan melepas pakaian Qing Zhu dan mulai bermain dengan nyaman.
Sejujurnya Chen Niu tidak terlalu peduli dengan wanita lain. Mereka semua mendekatinya hanya karena reputasinya yang luar biasa, jika ini pelacur maka Chen Niu akan memakannya. Tapi jika dia bertindak lebih jauh dan terjebak dalam hubungan maka dia masih bisa berpikir dengan akal sehatnya.