
Chen Niu cukup puas dengan perkembangan mereka, dia memutuskan untuk pergi ketempat Leluhur sambil menunggu mereka selesai menyerap Esensi Energi dari Daun Merah.
Terlebih dia sudah cukup membaca dan baru memahami Teknik Budidaya Bintang, Matahari dan Bulan. Seni ini terbilang sangatlah hebat dan memanfaatkan Energi Yang didalam tubuh yang menjadikannya sepanas dan murni seperti Matahari, sedangkan Bulan mengolah Yin dingin yang ekstrem dan sangat kuat.
Sedangkan Bintang adalah energi yang sangat murni dan mandiri. Dengan memanfaatkan kepadatan energi disekitarnya, Chen Niu dapat mengolah tubuhnya sekeras dan sekuat Bintang.
Chen Niu memakan beberapa herbal berusia jutaan tahun, energi yang sangat kuat meluap didalam tubuhnya. Walaupun Chen Niu hanya mampu menyaring setengah manfaatnya semua sudah cukup.
Waktu berlalu selama setahun ditempat Chen Niu, namun Aliran waktu diluar hanya berlalu selama satu hari. Yin Yang menjadi semakin murni dan bayangan Bulan dan Matahari terlihat jelas dibelakang Chen Niu.
Fisiknya terlihat jauh lebih keras dari logam sekalipun. Teknik Budidaya Bintang memanfaatkan kepadatan energi, tempat ini sangat mendukung untuk Chen Niu dan cocok untuk mempraktikannya.
Kekuatan Jiwa Chen Niu juga mencapai titik yang menakutkan. Bahkan terbentuk sebuah ruang yang merupakan bagaian dari kesadarannya,
Menurut apa yang dia baca ruang ini disebut sebagai Laut Ilahi Jiwa yang hanya bisa dicapai oleh Praktisi yang memiliki kekuatan Jiwa yang tinggi.
Chen Niu sekarang berusaha untuk menerobos batasannya sendiri ke Alam Dewa Bumi. Untuk mencapai Alam Mahayana perjalanannya masih sangat jauh, diatas Alam Dewa Bumi masih ada Alam Dewa Laut dan Alam Dewa Langit yang Chen Niu baca dari Buku.
Sekarang dia memiliki pengetahuan dijaman kuno tentang Praktisi Beladiri. Jalan sudah terbuka luas untuknya, apakah dia bisa mengambil kesempatan yang diberikan Leluhurnya itu tergantung dengan kerja kerasnya.
"Surga dan Bumi saling terhubung." Chen Niu menghirup nafas dalam-dalam dan mengeluarkannya.
Energi didalam tubuhnya melonjak dan Qi miliknya meledak dengan sangat ganas. Diatas kepala Chen Niu muncul sebuah awan cincin berwarna putih bersih dan awan cincin itu terus melebar sampai jangkauan 2 kilometer luasnya.
"Hahaha.... Sekarang siapa yang bisa menjadi lawanku, sekumpulan Sekte Anjing jika mereka berani bertingkah maka aku akan membunuh mereka semua dan mengubur Sektenya. Bahkan aku yakin Yao Jun tidak akan mampu menahan kekuatan penuhku sekalipun memiliki Pedang Iblis !" Chen Niu tertawa dengan keras dan merasa sangat puas.
Tentunya Chen Niu cukup sadar bahwa Alam Dewa Bumi tidak mungkin dia capai hanya dengan dirinya sendiri. Semua pencapaiannya berkat warisan yang ditinggalkan para Leluhur sekaligus memperkuat fondasinya.
Semua makanan sudah tersaji diatas meja, jika dia tidak bisa menghabiskannya dan memanfaatkan dengan baik maka dia bisa dianggap orang bodoh.
Dalam hal kekuatan Spiritual Chen Niu sangat kuat dan hampir selangkah masuk ke Alam Dewa Laut, sedangkan kekuatan fisiknya juga mengimbangi dirinya. Bahkan jika Chen Niu harus berhadapan dengan senjata Nuklir, dia mungkin masih akan tetap hidup walaupun mendapatkan luka.
Chen Niu mengepalkan tinjunya dan perlahan dirinya terbang keatas langit, sensasi ini benar-benar sangat nyaman dan dia merasa kalau dirinya sudah seperti seekor burung yang terbang bebas.
Busur Ilahi muncul dipegangnya sangat erat Chen Niu menarik tali Busurnya. Gelombang kejut yang sangat kuat menggema diseluruh tempat itu dan Chen Niu tidak bisa menyembunyikan senyum bahagianya.
"Akhirnya aku bisa mengunakan Busur Ilahi, Senjata Magis ini digunakan oleh Leluhur yang berada di Alam Mahayana. Sekarang aku tidak perlu takut dengan Yao Jun karena aku lebih kuat darinya untuk sekarang, waktu akan menutup jarak diantara kita." Kata Chen Niu dengan penuh keyakinan.
Yao Jun mungkin sudah berada di Alam Dewa Bumi selama beberapa dekade, bakatnya mungkin teratas dan tidak kalah dengan dirinya. Namun Yao Jun tidak memiliki keterampilan yang bagus ataupun Senjata Magis yang sebanding dengan miliknya.
Jika pertarungan antara dirinya dan Yao Jun terjadi maka hasilnya mungkin sudah sangat jelas. Namun antara dirinya dan Yao Jun sama sekali tidak ada dendam, pertarungan mungkin akan terjadi namun tidak akan sampai untuk saling membunuh satu sama lain.
Untuk sekarang Chen Niu sudah memiliki kekuatan, dia harus mengurus Sekte Iblis atas hutang mereka. Namun dia harus memikirkan rencana yang bagus untuk menghancurkan mereka, untuk sekarang pilihan terbaik adalah merendah dan membiarkan mereka bertindak seenaknya.