
Chen Niu kembali kekamarnya seorang diri dan duduk dikursi sambil melihat komputernya, dia ingin mencari tahu lewat internet tentang Sekte Langit dan Bumi.
Namun semuanya tidak berguna dan tidak ada satupun informasi yang dapat dia temukan, jika saja Leluhurnya masih hidup dan bukan proyeksi jiwa maka mungkin dia akan menemukan jawaban tentang kekuatan yang menyeretnya kembali ke masa lalu.
Qing Zhu membuka pintu dan membawakan Chen Niu coklat panas, "Sayang... Apa yang sedang kau lakukan ?"
"Tidak ada... Aku hanya ingin berlatih." Kata Chen Niu dengan jujur.
Qing Zhu meletakkan cangkir diatas meja dan memeluk Chen Niu, "Rileks saja dulu... sangat jarang kau berkumpul seperti ini bukan, kau harus banyak menghabiskan waktu untuk bersenang-senang."
"Aku tahu Sayang... kemarilah... berikan aku sedikit kesenangan." Chen Niu berdiri dan melepas bajunya.
Segera dia berbaring dan Qing Zhu memijat punggungnya. Setelah beberapa waktu suara dengkuran Chen Niu terdengar dan Qing Zhu tahu bahwa Chen Niu sudah ketiduran.
Qing Zhu menarik selimut untuk Chen Niu dan dia mematikan lampu. Segera dia bergegas keluar dan membiarkan Chen Niu untuk beristirahat.
Keesokan paginya Chen Niu bangun dan melihat Yao Chi yang duduk membaca buku, "Dimana yang lainya ?"
Yao Chi menutup buku dan berkata, "Mereka keluar untuk membeli sesuatu bersama Ayah dan Ibumu... Kakak Lin Yue memintaku untuk tinggal, makanan sudah ada diruang makan. Apakah perlu aku membawanya kemari ?"
"Tidak usah... karena aku sedang ingin memakanmu." Chen Niu meraih Yao Chi dan menariknya ketempat tidur.
Udara dingin membuat sentuhan mereka terasa sangat hangat. Yao Chi masih terlihat malu namun dia harus sabar dan membiasakan dirinya dengan hal semacam ini.
Yao Chi berusaha menahan suaranya dan Chen Niu menyingkirkan tangannya. Keringat mereka bercampur dan Chen Niu mengakhirinya, dia berada diatas Yao Chi dan mengusap wajahnya.
"Semua Pria yang ada di Universitas sangat bodoh karena tidak ada yang mendekati gadis sepertimu !" Kata Chen Niu sambil mencium wajah Yao Chi.
Yao Chi ini sebenarnya sangat cantik dan tidak kalah dari Lin Yu, hanya saja pesonanya tertutup oleh penampilannya. Namun Chen Niu dulu juga orang yang buta, pada saat sebuah acara Yao Chi muncul dengan gaun yang indah. Pada saat itulah semua orang sadar bahwa Yao Chi adalah Wanita tercantik ditahun mereka belajar, selain itu kecerdasannya juga mendapatkan pujian banyak orang.
Chen Niu berbaring disamping Yao Chi dan berkata, "Bukankah sekarang kau sudah mendapatkan pekerjaan yang baik dan jaminan masa depan. Aku akan menyingkirkan para Pria yang mencoba mengganggumu, calon istriku dimasa depan bukanlah hal yang bisa mereka idamkan."
Yao Chi berbalik dan menyembunyikan senyumnya, Chen Niu mendekapnya dan merasakan kehangatan tubuh Yao Chi yang lentur dan halus.
Mereka bergegas berpakaian dan turun kebawah untuk makan. Chen Niu menghabiskan waktunya bersama Keluarganya dan sesekali dia melihat ketempat Leluhur.
Chen Niu melihat sebuah Pohon yang kaya akan energi, Pohon itu hanya setinggi satu meter dengan daun merah yang lebat. Chen Niu mengambil enam lembar daun dan segera keluar dari sana.
Semua orang berkumpul diruang Tamu dan Chen Fu sudah mulai berlatih, walaupun dia belum dapat menggunakan tenaga dalamnya karena baru kemarin dia berlatih tetapi dia mendapatkan kebugarannya kembali.
Chen Niu memberikan masing-masing daun merah kepada mereka dan berkata, "Ini adalah eliksir terbaik... demi kesehatan kalian semua makanlah dan segera bermeditasi."
Niu Lan mengerutkan keningnya dan tidak percaya dengan apa yang dikatakan Chen Niu, ini hanya selembar daun yang mencurigakan dan tidak bisa dibandingkan dengan herbal berkhasiat.
Namun Chen Fu menghentikannya dan berkata, "Anak kita sudah menjadi Pria yang hebat... jangan meragukan perkataannya, dia melakukan semua ini demi kebaikan kita !"
"Aku tahu niatnya." Niu Lan mengangguk dan memakannya.
Mereka semua juga memakannya sesuai dengan apa yang dikatakan Chen Niu, tiba-tiba tubuh mereka merasa sangat nyaman dan cairan hitam keluar dari pori-pori mereka seperti lapisan lumpur.
Aliran energi yang sangat kuat terasa didalam tubuh mereka, walaupun awalnya terasa sedikit sakit namun setelah beberapa waktu mereka merasa sangat nyaman.
Chen Niu sedikit terkejut dengan efeknya dan semua ini sangat sepadan. Bahkan tanpa latihan fisik mereka dapat menjadi Ahli Tenaga Dalam dan energi didalam tubuh mereka terus melonjak, dengan Teknik Sutra Surga mungkin besok mereka sudah menjadi Ahli Batin puncak.