I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 191 - Karenamu !


Setelah dua hari Chen Niu menyudahi latihan tertutupnya, Alam Dewa Langit masih terlalu sulit baginya dan membutuhkan sedikit dorongan lebih keras.


Sekarang Distrik Utama menjadi tempat yang sangat sepi sejak pertarungan Chen Niu, namun Chen Niu tidak ingin ambil pusing dan membeli seluruh Distrik Utama dan melakukan renovasi besar-besaran.


Perlahan Chen Niu berjalan kehalaman, suasana malam sangat dingin dan dirinya masih dipenuhi dengan rasa penyesalan dan kemarahan didalam ekspresinya.


Lin Yu membuka jendela kamarnya dan melihat Chen Niu yang berdiri ditengah halaman, segera dia melompat kebawah dengan pakaian tidurnya dan berniat untuk sedikit mengobrol.


"Sedang apa kau berdiri disini sendirian ?" Tanya Lin Yu dengan menengok wajah Chen Niu.


"Menghitung bintang." Kata Chen Niu yang dalam sekejap merubah ekspresinya.


"Jangan bohong... langit terlihat gelap dipenuhi awan, bahkan tidak ada satupun Bintang. Apakah kejadian yang terakhir kali masih mengganggumu sampai sekarang, bukankah kami sudah mengatakan kalau kau tidak salah dan semua ini adalah kecelakaan. Terlebih bukannya kami masih hidup dan sehat saja sampai sekarang !" Kata Lin Yu yang mencoba untuk menghibur Chen Niu.


"Penyesalan akan datang diakhir... terlepas kalian berdua tidak menyalahkanku tapi kondisi ini diciptakan oleh diriku sendiri. Kemampuan yang aku miliki membuat mereka iri dan akan melakukan segala cara untuk mengambilnya, menghadapiku secara langsung sama saja mencari kematian untuk mereka sendiri." Kata Chen Niu dengan tegas.


"Apapun keputusan yang kau ambil pasti memiliki resiko dan penyesalan, tapi setidaknya kau mengambil keputusan yang baik dan tidak merugikan kami. Coba kau pikir jika bukan karena dirimu apakah aku bisa membantu panti asuhan, apakah tindakanmu menyelamatkan Keluarga Qing adalah tindakan yang buruk. Memberikan hidup yang baru kepada Song Yiwen dan Yao Chi kearah yang lebih baik, semua itu berkatmu yang memiliki kekuatan."


Lin Yu memeluk Chen Niu dan berkata, "Awalnya aku juga berpikir kalau apa yang kau lakukan itu sangat berbahaya, tapi setelah bersama denganmu dan melihat dunia... aku tahu bahwa apa yang kau lakukan itu semata-mata demi kebaikan kami. Tanpa dirimu yang memiliki kekuatan... entah nasib kami akan berakhir seperti apa, kau adalah Pria yang bisa aku andalkan dan sekaligus Pria yang aku berikan segalanya. Kau hanya perlu bersemangat dan aku yakin setelah kau membunuh tiga diantara mereka, Dewa lain akan berpikir dua kali untuk melakukan tindakan yang sama."


"Kau memang selalu bisa membuatku tenang." Chen Niu memeluk Lin Yu dengan hangat.


"Tentu... aku akan menunggu ditaman belakang." Chen Niu tidak keberatan dan sepertinya dia butuh waktu bersantai.


Chen Niu duduk dengan santai dan menikmati waktu bersama Lin Yu. Setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Lin Yu membuatnya yakin bahwa jalan yang dia ambil tidaklah salah, semuanya pasti ada resiko dan Chen Niu hanya bisa melakukan terbaik untuk mengantisipasinya.


Terlebih setelah dia menjadi seorang Dewa gelar Raja Utara sudah tidak berarti apa-apa, tapi sekarang dia memiliki tujuan yang baru untuk mengamankan segalanya. Menjadi yang terkuat diantara para Dewa dan menyebut dirinya sebagai Raja para Dewa.


Sekarang pikirannya sudah kembali jernih dan seolah dia dapat masuk ke Alam Dewa Langit kapanpun yang Chen Niu inginkan. Banyak hal yang membuatnya terlalu terbebani, tapi setelah beban itu terangkat maka semuanya akan menjadi lebih ringan.


"Salah seorang berhasil kabur dariku... aku berniat untuk pergi ke Hongkong dan memburunya sampai akhir." Kata Chen Niu dengan senyum yang lebar.


"Apakah kau masih perlu persetujuanku... bahkan jika aku bilang tidak kau masih akan tetap pergi, berapa persen kemungkinan kau akan menang ?" Tanya Lin Yu dengan penasaran.


"Seratus persen... aku tidak akan kalah dari orang itu, sebaliknya dialah yang harus berlari melihatku. Aku akan menciptakan sejarah baru dimana mereka harus tahu bahwa memancing amarahku adalah tindakan yang dapat menghancurkan mereka sendiri." Kata Chen Niu dengan tegas.


"Lakukan apapun yang memang dibutuhkan, ketika kau mengatakan akan menang maka aku tidak akan meragukanmu sedikitpun." Lin Yu berkata dengan jujur.


Sejak awal Chen Niu adalah Pria yang sangat tegas dan bijaksana, jika dia mengatakan kalau dia akan menang maka itulah yang akan terjadi dan sebagai pendukungnya Lin Yu tidak boleh menunjukan kecemasannya.


Chen Niu hanya bisa tersenyum hangat dan mendorong dirinya, dengan pelan dia mencium bibir Lin Yu dan tidak tahu lagi harus menunjukan kebahagian yang dia rasakan. Lin Yu juga tidak membencinya sama sekali dan membalas ciuman Chen Niu dengan hangat.