
Setelah membahas beberapa hal dengan mereka akhirnya sekarang pembicaraan memasuki keadaan yang santai. Anggur yang baik disajikan oleh Pelayan dan mereka semua mulai terlihat santai.
"Raja Sejati... kalau boleh tahu apakah tidak ada perayaan setelah memenangkan Perang. Para Kultivator yang lainya sangat menantikannya dan banyak orang yang ingin melihat wajah Raja Sejati !" Kata Die Sie dengan jujur.
"Aku tidak terlalu tertarik dan kalian bisa melakukan apapun yang kalian inginkan !" Chen Niu tersenyum dan berkata, "Berbicara soal perayaan... Anak pertamaku akan segera lahir nanti, besok aku akan kembali ke Bumi dan akan membawa semua Istriku untuk melihat pemandangan disini !"
Semua orang mengangkat gelasnya dan memberikan selamat kepada Chen Niu, Keturunan langsung dari Chen Niu pastilah akan menjadi sosok yang hebat. Secara tidak langsung dia memiliki darah dari Keluarga Chen yang merupakan pendiri Sekte Langit dan Bumi.
Terlebih Anak itu memiliki seorang Ayah yang hebat seperti Chen Niu. Dibawah bimbingannya mereka semua yakin hanya masalah waktu sampai Anak itu menjadi yang terkuat dan mewarisi semua apa yang Ayahnya miliki.
Semua orang menatap Cang Yue dan merasa sangat iri. Namun mereka berdua terlihat sangat cocok, dalam segi kekuatan dan kecantikan Cang Yue mungkin tidak ada yang dapat menyainginya di Benua Zhenwu.
Cang Yue merasakan tatapan yang tidak enak, "Kenapa kalian semua melihatku... Istri lainya yang sedang hamil dan dia berada dibumi, bukan diriku yang sedang hamil !"
Semua orang mencoba untuk mengabaikan Cang Yue, mereka sudah salah paham dan jika mereka berdebat maka itu akan menjadi hal yang buruk.
Chen Niu menarik Cang Yue kedalam pangkuannya dan berkata, "Sudahlah... jangan marah-marah karena hal sepele. Setelah perjamuan ini berakhir aku akan berusaha lebih keras agar kau hamil, bagaimana apakah kau puas ?"
Cang Yue menutup wajahnya dan benar-benar sangat malu. Sebagai Kultivator yang berada di Alam Dewa Langit dia sudah kehilangan harga dirinya, bahkan semua orang juga menertawainya.
Die Sie sendiri cukup terkejut dengan mantan Master Sektenya yang dapat membuat ekspresi seperti itu. Biasanya dia akan bersikap dingin dan acuh tak acuh, namun sekarang dia tidak lebih dari seorang Gadis kecil yang kepalanya hanya berisi tentang cinta.
Namun melihat Cang Yue masih bisa tersenyum dan tertawa dengan lepas itu berarti dia sangat bahagia dengan kondisinya yang sekarang. Walau Cang Yue bukan satu-satunya wanita yang dimiliki Chen Niu namun sepertinya dia sudah tahu dan tidak ada penolakan.
Semua orang menatap Yao Jun denhan panik dan dari sekian banyak orang hanya dia yang berani langsung menyebut nama depan Raja Sejati.
"Kenapa... Apakah Senior Yao tidak betah dan merindukan rumah yang nyaman ?" Tanya Chen Niu dengan santai.
"Jangan sebut aku Senior lagi... aku akan malu jika semua orang mendengarnya. Aku juga bisa menjadi bahan tertawaan diseluruh Benua, panggil saja aku dengan namaku. Senioritas bukan ditentukan oleh umur tapi hanya dengan pengetahuan dan kekuatan."
Yao Jun melanjutkan, "Jika kau ingin kembali bawa aku sekalian. Tentunya aku akan membawa Cucuku kemari untuk berlatih, disini jauh lebih baik dari pada di Bumi dan jika kau mau aku bisa membuat Yao Qin menjadi Istrimu !"
"Hah... jangan lakukan itu... semakin tua kau semakin menyeramkan. Besok bersiap-siaplah terlebih dahulu, jika yang lainya ikut pastikan saja bahwa semuanya siap." Kata Chen Niu dengan jujur.
Mereka bertiga menggelengkan kepala dan tidak memiliki rencana untuk ikut. Tidak ada hal yang baik disana terutama bagi Isabel, jika dia kembali maka dirinya akan disibukkan dengan urusan militer dan itu akan menyusahkan dirinya.
Qiu dan Luo tidak memiliki banyak Aula Keluarga dan hanya mendirikan Aula Seni Beladiri. Mereka berdua sudah meninggalkan kepada Muridnya dan itu semua sudah cukup, mereka akan memiliki pencapaian terlebih dahulu disini dengan berlatih di Benua Zhenwu.
Semua orang merasa sangat senang dan mulai berpesta. Keesokan paginya Chen Niu dan yang lainya bertemu dengan Master Array, dia memberikan bayaran yang besar karena kerja kerasnya.
Untuk penjagaan tempat ini dia meminta mereka bertiga dan Zhang Heqing untuk menjaganya, segera Chen Niu mengaktifkan Array dan pusaran ruang muncul didepan mereka.
Chen Niu melompat kedalam bersama mereka berdua dan Qi miliknya membungkus mereka. Dirinya mengambil titik koordinasi yang lebih dekat dan mencoba untuk mencapai daratan.
Setelah beberapa waktu akhirnya dia melihat sebuah cahaya didepannya. Segera mereka bertiga melewatinya dan sekarang mereka berada dipinggir pantai.