I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 145 - Wanita Yang Bahagia


Sampainya mereka di Panti Asuhan Xiao Yuan memarkirkan mobilnya dan membawa semua makanan dari bagasi. Seorang Wanita Tua bernama Wang Sie berjalan kearah mereka dan beberapa Anak-Anak mulai keluar.


"Kakak !" Teriak Anak-Anak itu dengan antusias.


Lin Yu memeluk mereka semua dan membagikan makanan, semua Anak-Anak merasa sangat senang dan Chen Niu memberi salam kepada Wang Sie.


Wang Sie menyambutnya dengan hangat, "Atas semua bantuan yang Tuan Chen berikan untuk panti asuhan ini saya sangat berterimakasih !"


"Anda adalah orang tua Lin Yu dan akan tidak berani menyebut diriku Tuan. Tolong panggil saja Chen Niu dan saya adalah pacar dari Putri Anda yang cantik itu !" Kata Chen Niu dengan sopan.


"Baiklah... Berkatmu kami memiliki tempat tinggal yang nyaman, makanan yang cukup dan pendidikan untuk Anak-Anak ini." Kata Wang Sie dengan penuh rasa syukur.


"Aku memiliki banyak uang dan terlalu bingung dengan cara menghabiskannya. Dari pada terus disimpan lebih baik untuk melakukan sesuatu yang berguna." Chen Niu sedikit bercanda.


Mereka berdua tertawa bersama dan Wang Sie sangat bersyukur kalau Lin Yu menemukan Pria yang baik. Melihat dari ekspresi Lin Yu yang bahagia sepertinya Chen Niu merawatnya dengan baik dan memperlakukannya dengan penuh kasih sayang.


Pria kecil menarik lengan Chen Niu dan berkata, "Kakak... Apakah kau pacar Kakak Lin ?"


Chen Niu mengusap kepalanya dan tersenyum, "Benar... aku adalah Pacar Kakakmu, apa kau sudah makan Adik kecil ?"


"Hm." Pria Kecil itu mengangguk dan segera berlari keteman-temannya untuk memberitahu mereka.


Semua Anak-Anak segera menempel pada Chen Niu dan mempertanyakan pertanyaan yang aneh, Chen Niu meladeni mereka semua dan setelah itu mereka bermain.


Wang Sie memanggil mereka semua dan akhirnya makan malam bersama. Ketika jam 8 semua Anak-Anak diminta untuk tidur dikamar mereka masing-masing dan menaati aturan untuk kedisiplinan mereka.


Setelah beberapa waktu Wang Sie kembali dan melihat kearah Chen Niu yang sedang bercanda dengan Lin Yu. Melihat mereka berdua membuat hatinya merasa lega.


"Anak Yatim Piatu yang datang ke Panti Asuhan 12 tahun yang lalu sekarang sudah tumbuh menjadi wanita mandiri yang sangat cantik. Bahkan dia sudah mengenal cinta, katakan padaku kapan kalian berdua akan menikah ?" Tanya Wang Sie dengan senyum yang tidak sabar.


"Bagus sekali... Sepertinya Nak Chen benar-benar bisa diandalkan. Gadis ini sudah kehilangan orang tuanya dalam kecelakaan dan tinggal disini sejak kecil, bagiku mereka sudah seperti Anak-Anakku sendiri. Sekarang aku merasa lega bahwa Putriku ini menemukan Pria yang mau menjaga dirinya." Kata Wang Sie dengan bahagia.


Chen Niu menatap Lin Yu dengan dalam dan berkata, "Aku pasti tidak akan mengecewakan Anda."


Lin Yu tidak tahu lagi harus mengekspresikan kebahagian yang dia rasakan. Perkataan Chen Niu benar-benar memenangkan hatinya dan membuat dirinya semakin mencintai Chen Niu lebih dalam.


Setelah beberapa waktu mengobrol akhirnya Wang Sie masuk dan tidak mengganggu mereka berdua lebih jauh. Chen Niu pergi kehalaman belakang untuk merokok, Lin Yu menemaninya dan mereka pergi bersama menikmati kebersamaan mereka.


Chen Niu merokok dengan santai dan Lin Yu menatapnya dengan penuh kasih sayang, "Apakah ada sesuatu yang aneh diwajahku ?"


"Aku mencintaimu." Kata Lin Yu dengan senyum yang cerah.


"Aku tahu." Chen Niu mematikan rokoknya dan membalasnya dengan senyum.


"Aku sangat-sangat mencintaimu !" Kata Lin Yu yang menegaskan dirinya.


Chen Niu memeluknya dan perlahan mencium bibur Lin Yu dengan lembut. Kali ini Lin Yu tidak menahan diri dan membalas ciuman Chen Niu dengan penuh kasih sayang.


Air mata Lin Yu perlahan mulai jatuh dan perasaan bahagia meluap dan sulit untuk menahan diri untuk tidak menangis. Chen Niu melepaskan diri dan mengusap air mata Lin Yu dengan kedua tangannya.


"Hei... Jangan menangis... Kau terlihat sangat buruk kau tahu." Chen Niu mengeluarkan Cincin Berlian dan memasangkannya dijari Lin Yu, "Aku bukan orang yang romantis dan tidak seperti Pria yang menyiapkan acara. Setelah kita berdua lulus mari buat Keluarga yang bahagia ?"


"Yah... Tapi berikan Cincin ini besok dan bukankah itu perjanjiannya." Lin Yu melepaskan Cincinnya dan meminta Chen Niu untuk menepati janjinya.


"Tentu." Mereka berdua bangun dan kembali kekamar untuk beristirahat.