
Tiga hari berlalu dengan cepat dan Yao Jun bersama dengan yang lainya sekarang mengunjungi Chen Niu di Sichuan. Namun sekarang ada orang baru yaitu Fei Yan yang sebelumnya ditugaskan untuk mencari Chen Niu.
Demi menemukan lokasi Chen Niu dia sedikit membuat keributan dan memaksa orang lain untuk datang. Pada akhirnya Yao Jun sendiri yang berbicara dengannya dan mengerti maksud tujuannya datang.
Setelah melihat Chen Niu secara langsung membuat Fei Yan merasa merinding, untungnya keributan yang dia buat hanya sebatas berteriak dan mengancam seseorang untuk mempertemukannya dengan Chen Niu.
Jika tidak takutnya Chen Niu akan memberikan perhitungan dengan dirinya. Setelah setahun tidak bertemu Aura Chen Niu menjadi lebih ganas, seolah dirinya berdiri didepan gunung yang mustahil untuk dia angkat.
Terlebih melihat salah seorang wanita dibelakang Chen Niu yaitu Istrinya Song Yiwen. Tubuhnya memancarkan Vitalitas yang kuat dimana sesuatu yang diidam-idamkan oleh Kultivator Jalan Iblis.
Chen Niu memperhatikan mata Fei Yan yang tertuju kepada Song Yiwen dan berkata, "Aku tahu apa yang kau pikirkan sekarang... tapi aku sarankan untuk tidak bertindak macam-macam. Dia adalah Istriku dan jika ada seseorang yang berani mengarahkan niat buruk terhadapnya maka aku akan menghancurkan semuanya, terakhir kali kita berpisah tanpa adanya perselisihan dan aku tidak ingin membuang waktu dengan mengurusi pengkhianatan."
"Jangan salah paham Saudara Chen... Aku hanya terkejut melihat Istrimu dengan bakat yang hebat, jika dia bisa berlatih di Benua Zhenwu aku yakin banyak kekuatan besar yang akan merekrutnya."
Fei Yan melanjutkan, "Sekarang kita akan masuk ke topik utama, sebelumnya aku minta maaf karena membawa masalah ini. Guru dari Duan Qinghan datang kepadaku dan menuntut penjelasan tentang kematian Muridnya, seperti yang Saudara Chen lihat aku dihajar habis-habisan olehnya dan Kerajaanku akan dihancurkan olehnya jika aku tidak mengatakannya. Singkatnya aku mengatakan tentang dirimu dan diseret kemari untuk membawamu kepadanya !"
"Aku mengerti dan tidak akan menyalahkanmu sama sekali. Aku minta maaf karena menyusahkan dirimu dalam masalah ini, faktanya memang aku yang membunuh Duan Qinghan dan jika ada orang yang ingin balas dendam dia harusnya datang kepadaku. Aku akan mengambil tanggung jawab penuh dan akan berurusan dengannya secara pribadi." Kata Chen Niu dengan tegas.
Yao Jun dan yang lainya cukup terkejut dengan sikap Fei Yan, namun mereka dapat melihat apa yang dikatakan oleh Fei Yan itu terlihat sangat bersungguh-sungguh.
Chen Niu tahu benar situasinya dan melambaikan tangannya. Segera dia membawa mereka berlima masuk kedalam kamar dan membuat penghalang dimana mereka Fei Yan dan yang lainya tidak bisa mendengar pembicaraannya.
Chen Niu terlihat ragu untuk mengatakannya kepada mereka, namun Lin Yu tahu benar masalahnya sekarang dan Chen Niu tidak mungkin mereka bisa tahan.
Lin Yu menyentuh wajah Chen Niu dan berkata, "Pergilah dan selesaikan kewajibanmu... semakin cepat kau pergi maka semakin cepat kau kembali, ini belum lima tahun dan kami berlima tidak keberatan sama sekali. Pastikan untuk segera kembali !"
"Hah... ini bukan sesuatu yang aku harapkan, hanya untuk hidup dengan tenang mengapa terasa sangat sulit. Aku memang Pria yang buruk bahkan hanya setengah tahun saja waktu yang bisa aku luangkan untuk Istri-Istriku." Kata Chen Niu dengan raut wajah yang sedih.
Chen Niu dapat memastikan bahwa dengan kemampuannya tidak akan terlalu banyak memakan waktu disana. Namun entah mengapa hatinya merasa sangat bersalah jika harus meninggalkan mereka semua.
Dirinya baru saja menikah dan seharusnya mengalami kehidupan yang bahagia bersama dengan mereka. Namun situasi dan tugas yang diberikan Leluhur untuknya tidak bisa dia abaikan, dirinya tidak ingin melindungi seluruh Dunia dan menjadi pahlawan. Apa yang paling dia harapkan adalah kebahagian Keluarganya sendiri, entah dia dikenal sebagai Monster atau makhluk yang kejam dirinya tidak akan peduli sama sekali.
Mereka semua tahu kekhawatiran yang dimiliki Chen Niu dan mencoba menyemangatinya, akhirnya Chen Niu memutuskan untuk pergi dan merasa sedikit lega. Token yang merupakan akses tempat Leluhurnya diserahkan kepada Lin Yu, Chen Niu berharap agar mereka semua dapat berlatih disana dan ketika dia kembali Chen Niu berharap melihat mereka semua sudah masuk ke Alam Dewa Bumi.