
Nian Qiu tidak tahu apa maksud perkataan Kakeknya dan bertanya, "Apa yang sebenarnya Kakek katakan ?"
"Kau itu muda dan sangat cantik... bahkan kau menolak lamaran dari Han San dan Ye Guan yang merupakan generasi muda yang menjanjikan. Aku tahu kalau kau tidak tertarik dalam urusan percintaan dan fokus dengan keterampilan Seni Beladirimu, tapi Raja Utara ini berbeda dengan kedua orang itu. Jika Sekte bisa mendapatkan perlindungannya maka dimasa depan hanya ada kejayaan didepan mata kita." Kata Nian Sui dengan jujur.
"Tapi Kakek... aku dengar Raja Utara ini memiliki banyak Wanita, walaupun aku belum pernah bertemu dengannya bukankah itu jelas adalah hal yang buruk. Aku tidak akan mau jika dibandingkan dengan wanitanya." Kata Nian Qiu dengan kesal.
"Gadis Bodoh... berada dibawah naungan Pria sepertinya bukanlah hal yang memalukan. Abaikan soal Sekte... keuntungan yang kau miliki dimasa depan mungkin akan lebih banyak, Chen Niu ditakdirkan berada diatas segalanya dan wanitanya mungkin akan mendapatkan perlakuan yang sama." Kata Nian Suo dengan jujur.
Nian Qiu memikirkan ulang perkataan Kakeknya dan sepertinya apa yang dikatakan bukanlah hal yang salah. Jika Suaminya dimasa depan berdiri dipuncak maka dirinya juga akan mendapatkan hal yang sama.
Terlebih jika mendapatkan bimbingan dari Dewa seperti Chen Niu, kemampuannya akan meningkat seiring berjalannya waktu.
....
Dua hari sudah berlalu sejak pertarungan Chen Niu waktu itu. Mereka berlima menghabiskan waktu dengan tidur, makan dan berjalan-jalan disekitar penginapan.
Walaupun kegiatan yang mereka lakukan sangat sederhana tapi semua orang sangat puas dan merasa sangat senang. Musim dingin terasa sangat menyegarkan, namun untungnya tidak turun salju.
Chen Niu berendam dengan nyaman dan Qing Zhu memijat bahu Chen Niu untuk membuatnya rileks, sedangkan yang lainya sedang makan bersama-sama dan mengobrol beberapa hal.
Seorang Pelayan Wanita masuk kedalam berkata, "Permisi Tuan dan Nona-Nona... seseorang yang mengaku dari Sekte Keadilan datang dan berharap untuk menemui Tuan Chen !"
"Ya... suruh dia masuk dan menunggu sebentar !" Kata Chen Niu yang segera keluar.
Tetua itu duduk dengan gugup dan ketika dia melihat Chen Niu dia segera membungkuk dan berkata, "Salam untuk Raja Utara... nama saya adalah Sin Gang yang sekarang diangkat menjadi Tetua Agung Sekte Keadilan menggantikan Master Sekte Nian Suo beberapa hari yang lalu !"
"Abaikan formalitas karena kita adalah musuh... sekarang karena kau sudah datang aku ingin bertanya satu hal. Perlukah kita melanjutkan pertarungan yang sebelumnya, tenang saja aku bukanlah orang brutal yang melibatkan murid-muridmu ?" Tanya Chen Niu dengan niat membunuh yang kuat.
"Tidak berani... setelah kematian Master Sekte Han Leng, sekarang Sekte Keadilan dibawah kebijakan Tetua Nian Suo. Namun tetap saja kami akan bertanggung jawab sepenuhnya, Master Sekte Nian Suo mengundang Raja Utara dan Nona Qing Zhu ke Sekte Keadilan untuk meminta maaf secara terbuka. Tentu saja Raja Utara bisa mengambil harta dari Sekte Keadilan yang dia inginkan, apapun itu selama masalah ini dapat selesai kami dapat menjamin bahwa Sekte Keadilan tidak akan pernah berkonflik dengan Raja Utara dimasa depan dan menjadi pendukung." Kata Tetua Sin Gang dengan gugup.
"Baiklah... besok pagi kita akan berangkat, siapkan dua buah Pedang dan kau bisa mencari kamar disini." Chen Niu berdiri dan meninggalkan Sin Gang.
Sin Gang akhirnya bisa bernafas dengan lega karena tidak terjadi hal yang buruk, tekanan yang dipancarkan Chen Niu sangat mengerikan bahkan untuk bernafas saja sangat sulit untuknya.
Untungnya Chen Niu bukan orang yang kejam dan membunuh orang dengan santai. Dengan kekuatan seperti itu mereka hanya bisa mengutuk perbuatan Han Leng dan Putranya karena menyinggung orang yang sangat berbahaya.
Chen Niu sendiri tidak peduli dengan trik apa yang dimainkan Master Sekte baru yang dimiliki oleh Sekte Keadilan. Namun apa yang membuat tertarik adalah harta mereka, sebagai Sekte kuat yang berdiri cukup lama seharusnya ada banyak harta spesial yang ada disana.
Lagi pula mereka pernah memiliki Praktisi yang sudah berada di Alam Dewa, jadi selama Chen Niu mendapatkan sesuatu yang berharga maka semua ini akan layak.
Chen Niu memberitahu mereka semua tentang perjalanannya ke Sekte Keadilan, dia hanya akan membawa Qing Zhu dan sisanya mereka akan kembali untuk melanjutkan kegiatan mereka sehari-hari.
Dengan bantuan Qing Yanzhong mereka berempat diantar pulang dengan menggunakan Pesawat terbang. Penjagaan mereka akan tetap aman dan Chen Niu tidak akan mengendurkan kewaspadaannya.