I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 228 - Menuju Arah Yang Lebih Baik 2


Chen Niu merasa sangat senang karena bisa kembali ke Bumi, dia tidak sabar untuk bertemu dengan Keluarganya kembali dan berkumpul bersama.


"Sayang sekali kita harus menunggu setengah tahun, tapi dari pada Array yang dimiliki Fei Yan ini jauh lebih cepat." Kata Chen Niu dengan jujur.


"Sabarlah... Array milik Fei Yan membutuhkan dua tahun untuk menggunakannya kembali. Memaksanya lagi akan membuatnya runtuh nantinya dan bisa menjadi hal yang buruk, lebih baik memilih jalan yang aman dan nyaman." Kata Cang Yu dengan tegas.


Chen Niu merangkulnya dan membawanya duduk disinggasana yang sekarang menjadi miliknya, dia memangku Cang Yu dan walaupun ini bukan etika yang tepat tapi dia tidak mempermasalahkannya.


Sudah setengah tahun sejak pertarungannya dengan Raja Iblis. Sepertinya Cang Yue mengurus Istana dengan sangat rapi, beberapa pelayan dan Prajurit yang menjaga ditempatkan pada posisi yang tepat.


Zhang Heqing yang mendengar Chen Niu keluar dari pengasingannya segera menuju Istana, situasi ini diciptakan oleh Chen Niu dan Cang Yue dan bagaimanapun dia sebagai Bawahan harus memberikan rasa hormat.


Zhang Heqing mendapatkan ijin untuk masuk kedalam Aula dan memberi hormat, "Salam untuk Raja Sejati dan Yang Mulia Ratu... Bawahan ini berharap Raja Sejati bisa segera pulih dari luka-lukanya !"


"Terimakasih sudah mengkhawatirkanku dan jangan terlalu kaku. Aku lebih suka jika orang lain dapat berbicara santai dan aku tidak akan marah, kemarahanku hanya tertuju kepada mereka yang berani mengarahkan niat buruknya kepada Keluargaku." Kata Chen Niu dengan senyum yang santai.


"Baik." Zhang Heqing terlihat sangat patuh.


Walaupun Chen Niu terlihat ramah dan bersahabat, namun hawa kehadirannya sungguh sangat agung dan menekan segalanya. Seolah dia seperti harta itu sendiri yang tidak ternilai, namun jelas perkataan yang terakhir adalah sebuah peringatan bagi semua orang untuk tidak mengusik Keluarganya.


"Aku dengar dari Istriku kau sekarang memiliki kehidupan yang bagus ?" Kata Chen Niu dengan santai.


"Jika Raja menginginkan bawahan ini untuk turun maka secara otomatis saya akan turun. Mendapat pengampunan untuk orang-orang wilayah timur sudah cukup bagi saya, tidak ada penyesalan lagi didalam hidup bawahan ini." Kata Zhang Heqing dengan sungguh-sungguh.


"Saya akan mengemban kepercayaan Raja Sejati dengan baik-baik dan berjanji tidak akan mengecewakannya." Kata Zhang Heqing dengan sungguh-sungguh.


Semua pengurusan diserahkan kepada Zhang Heqing dan itu adalah pilihan yang tepat, namun dia cukup sadar bahwa dirinya tidak layak dianggap sebagai Raja. Zhang Heqing hanya sebatas Pemimpin atas Wilayah Timur dan semua keputusan akhir hanya ada pada Raja sebenarnya yaitu Chen Niu.


Chen Niu tidak akan tertarik dengan mengurus satu tempat, dia hanya ingin hidup tenang tanpa adanya beban. Lagi pula dia bukan orang yang lahir disini, jika Chen Niu mengharapkan kebaikan dari Benua Zhenwu maka itu harus dipikul oleh mereka yang terlahir disini dan bukan dirinya.


"Satu hal lagi... satu bulan dari sekarang aku ingin semua orang yang memiliki pengaruh besar berkumpul di Istana ini. Sekarang kau bisa pergi dan aku tidak ingin ada gangguan dari sekarang !" Chen Niu melemparkan sebuah Botol kepada Zhang Heqing.


Zhang Heqing menangkapnya dan merasakan sesuatu yang berharga dari Botol itu. Segera dia membungkuk dan sangat berterimakasih kepada Chen Niu, perlahan Zhang Heqing mundur dan keluar dari Aula Istana.


Cang Yue yang sejak awal diam dan malu duduk dipangkuan Chen Niu menghela nafas. Zhang Heqing mungkin tidak peduli namun posisinya saat ini terlalu memalukan untuk dirinya.


"Dengan kekuatan mereka semua hanya perlu waktu seminggu untuk berkumpul kemari, belum lagi untuk sampai perbatasan terdapat Array Teleportasi. Mengapa harus menunggu sampai sebulan ?" Tanya Cang Yue dengan penasaran.


Chen Niu mengusap dagu Cang Yue dan berkata, "Memangnya apa lagi... tentu saja aku ingin dimanjakan oleh Istriku yang cantik ini. Kau berjanji membiarkan aku melakukan apapun yang aku mau setelah perang ini berakhir, kau tidak akan mengingkarinya bukan !"


"Ugh... lakukan apapun semaumu." Cang Yue terlihat sangat malu.


Chen Niu berdiri dan membawanya kembali ke Kamar, dia menutup pintu dengan keras dan mulai menikmati kesenangan mereka bersama.