
Setelah beberapa waktu perjalanan akhirnya mereka berlima sampai di Bandara Xianjiang, disana sudah ada Supir yang disiapkan oleh Keluarga Qing untuk menjemput mereka.
"Dimana Ayahku... bukankah dia mengatakan kalau akan menjemput kami secara langsung ?" Tanya Qing Zhu dengan penasaran.
"Beliau saat ini mendapatkan kunjungan mendadak dari Tuan Han Sen dari Sekte Keadilan, jadi Beliau menitipkan pesan dan meminta maaf kepada Tuan Chen karena tidak bisa datang dan harus menyelesaikan masalah." Kata Supir itu sambil membuka pintu mobil.
Mereka semua masuk kedalam mobil dan segera pergi. Chen Niu cukup mengenal baik nama Han Sen, dia adalah Anak Master Sekte yang sekarang dan tidak lebih dari pembuat onar.
Namun perbuatannya hanya merugikan para pebisnis saja dan membuatnya menjadi aset milik Sekte Keadilan. Jika harus menebak maka kemungkinan besar Keluarga Qing memiliki bisnis yang dia incar.
Adapun Chen Niu dibelakang Keluarga Qing yang statusnya merupakan Raja Utara, selama ada Sekte Keadilan dia tidak akan takut kepadanya.
"Sepertinya Keluarga Qing akan menderita kerugian besar." Kata Chen Niu dengan santai.
Qing Zhu dan yang lainya sedikit terkejut, "Ada dirimu... bagaimana mungkin Keluargaku akan mendapatkan masalah. Kami tidak pernah menekan orang lain, tapi mengapa orang lain ingin membuat masalah kepada kami ?"
Song Yiwen menggelengkan kepalanya dan berkata, "Chen Niu mungkin adalah orang yang memiliki pengaruh besar di Utara, tapi jika dibandingkan dengan Sekte Keadilan ataupun Sekte Iblis. Pengaruhnya belum seluas mereka ataupun dalam segi kekuatan."
Qing Zhu terlihat sangat sedih dan tidak tahu harus melakukan apa. Jika Chen Niu tidak bisa membantu dengan reputasinya itu artinya mereka mungkin akan menerima ketidakadilan.
Chen Niu mengusap kepala Qing Zhu dan berkata, "Tenang saja... selama ada aku tidak akan ada yang berani mengganggu kalian ataupun Keluargamu. Jika mereka membuat masalah maka aku akan melawan mereka !"
"Apakah kau bisa menang ?" Tanya Qing Zhu dengan cemas.
"Sejak kapan aku memiliki sejarah kalah.... hanya beberapa ekor Anjing tidak layak untuk bersikap sombong didepanku." Kata Chen Niu dengan percaya diri.
Lin Yu sudah tidak asing lagi dengan tempat ini dan sebelumnya sudah pernah menginap selama beberapa hari. Seorang wanita yang berumur 36 tahun keluar dan berlari memeluk Qing Zhu.
Wanita itu adalah Ibunya yang bernama Zhu Lam dan dia menyapa mereka semua dengan hormat, "Tuan Muda Chen !"
"Tolong jangan panggil aku seperti itu... Anda bisa memanggil langsung namaku. Qing Zhu akan menjadi Istriku dimasa depan dan bukanlah hal yang baik jika Ibuku memanggilku dengan sebutan Tuan Muda !" Kata Chen Niu dengan hormat.
"Baiklah kalau begitu... Ayah dan Suamiku sedang berurusan dengan beberapa orang, jadi maaf karena tidak bisa menyambut kalian dengan benar." Kata Zhu Lam dengan jujur.
"Aku mungkin bisa membantu masalah ini... bisakah Ibu mengantarkanku kesana ?" Tanya Chen Niu yang meminta Zhu Lam menunjukan jalan.
Zhu Lam mengangguk dan membawa mereka semua kesana, dia tahu benar pengaruh Chen Niu sangat mengerikan. Sebagai salah satu Raja Dunia Bawah Utara Cina, kemungkinan besar Chen Niu dapat menyelamatkan Keluarga Qing dari kerugian.
Sampainya mereka dihalaman belakang Chen Niu melihat Qing Yanzhong dan Qing Shen yang segera berdiri menyapanya. Sedangkan Han Sen duduk dengan santai, dibelakangnya dua orang pria tua memancarkan fluktuasi Qi seorang Grandmaster dan kemungkinan mereka adalah seorang Tetua Sekte yang mengawal Han Sen.
Salah seorang Tetua berbisik ditelinga Han Sen dan melaporkan identitas Chen Niu, melihat keindahan dibelakangnya membuat Han Sen sangat tertarik. Reputasi Chen Niu memang sangat hebat, tapi dia cukup percaya diri dengan identitasnya yang berasal dari Sekte Keadilan dan dua orang Tetua yang menjaganya.
Karena Han Sen tidak memberikan wajah kepadanya maka Chen Niu juga tidak ingin repot-repot menyapanya. Segera dia mengambil kursi dan meminta wanita untuk melihat dibelakang.
"Raja Utara... apakah kau tidak memberikan hormat kepada Tuan Muda ?" Teriak salah seorang Tetua dengan marah.
"Memberikan wajah... Sejak kapan seorang Raja menundukkan kepalanya kepada orang lain, abaikan Tuan Mudamu itu... jika Master Sektemu datang kemari aku tidak akan menaruh rasa hormat kepadanya jika dia tidak menghormatiku." Kata Chen Niu dengan jijik.
Memangnya siapa mereka sampai berani membuatnya memberi wajah, hanya seorang Ahli Batin dan dua orang Grandmaster yang tidak kompeten. Bahkan sekalipun Yao Jun ada disini dia tidak perlu takut mengingat level mereka sudah berbeda jauh.