
Semua orang terpental oleh gelombang udara yang diciptakan oleh Ren Hao. Bahkan Zie Pei dan yang lainya tidak bisa menahan diri untuk tidak khawatir.
Segera para penonton mencari jarak yang aman namun Chen Niu masih tetap dikursinya dengan penuh niat membunuh. Ren Hao merasakan kebencian yang luar biasa yang tertuju kepadanya, bahkan tanpa sadar tubuhnya sudah gemetar karena Qi yang samar-samar dia rasakan.
Ren Hao melihat kearah sumbernya dan terlihat Chen Niu duduk dikursi seorang diri dengan mata yang dingin. Ekspresi Ren Hao perlahan mulai berubah ketakutan dan secara otomatis dia mengenal Chen Niu.
Bahkan sebelumnya dia secara langsung melihat pertarungan Chen Niu di Danau Wanhua. Kekuatan itu masih terekam jelas dimemori kepalanya dan karena sebab itulah dia datang kemari agar dapat bergabung dengan Chen Niu sekaligus mendapat ajaran darinya.
Sebagai Grandmaster termuda dan sekaligus Raja Utara Cina yang memiliki kemampuan, secara otomatis wajahnya cukup terkenal. Namun sekarang Chen Niu melihatnya dengan tatapan yang penuh niat membunuh, bahkan jika ada 100 orang sepertinya maka dirinya tidak mungkin menang melawan Chen Niu.
Ren Hao bergegas kearah Chen Niu dan terlihat sangat ketakutan, "Salam untuk Tuan !"
"Kau tahu aku ?" Tanya Chen Niu dengan dingin.
Ren Hao menganggukkan kepalanya dan tiba-tiba tangan Chen Niu sudah meraih kepalanya, kepalanya dibenturkan ketanah dan Chen Niu menahannya dengan kakinya.
Semua orang yang melihat hal ini sangat terkejut dan membuka matanya lebar-lebar, namun Chen Niu sudah tidak peduli dengan semuanya dan ketika Yuan Sin mengatakan nama Ibunya amarahnya sudah berada dipuncaknya.
"Aku tanya kepadamu dan jika jawabanmu tidak menyenangkan aku akan menginjakmu sampai mati. Sekarang katakan... Apakah kau berasal dari Keluarga Yuan atau tidak ?" Tanya Chen Niu sambil menekan kepala Ren Hao dengan kuat.
"Tidak... Mereka berjanji kepada saya untuk bergabung dengan Tuan. Setelah melihat pertarungan Tuan... Saya memutuskan ingin bergabung dan mendapatkan sedikit arahan. Tolong maafkan kesalahanku... Saya tidak tahu bahwa Keluarga Zie berada dibawah perlindungan Tuan !" Ren Hao memohon dengan menyedihkan.
"Terimakasih atas belas kasihnya." Ren Hao mengusap dahinya yang berdarah dan bersyukur kalau Chen Niu tidak membunuhnya.
Perlahan Chen Niu berjalan kearah Yuan Sin dan matanya penuh dengan kebencian. Yuan Sin tahu bahwa pemuda didepannya ini sangat berbahaya sampai membuat Ren Hao ketakutan seperti itu.
"Tuan... Kami tidak memiliki keluhan terhadap Anda. Semua ini adalah urusan kedua Keluarga kami, jika tindakan kami menyinggung Anda tolong maafkan kami. Tolong sebutkan nama Tuan dan kami Keluarga Yuan akan mengirimkan kompensasi untuk Tuan !" Kata Yuan Sin dengan menundukkan kepalanya.
Ren Hao dengan marah berteriak, "Bodoh... Apa yang kau katakan Yuan Sin, Tuan adalah seorang Grandmaster yang menduduki peringkat kedua di Cina. Beliau juga adalah penguasa sejati dari daratan Cina Utara dan pendiri Grup King, Tuan ini adalah Raja Utara dan apa maksudmu memberikan kompensasi. Bahkan Tuanku dapat membeli seluruh Keluarga Yuan milikmu !"
Semua orang tidak bisa menahan diri untuk tidak terkejut, mengetahui identitas sebenarnya dari Chen Niu membuat mereka semua sangat kaget seolah sebuah Bom meledak tepat didepan mereka.
Terlebih mereka yang berasal dari Keluarga Lan yang memiliki hubungan darah dengan Chen Niu langsung. Mereka tidak menyangka kalau Keluarga yang dibuang dipinggiran akan menghasilkan Karakter yang pengaruhnya bukanlah sesuatu yang dapat dilawan.
"Namaku... Aku memiliki nama yang melekat dengan kedua orang tuaku. Margaku Chen dan namaku adalah Chen Niu, wanita yang kau sebut dan yang sudah kau buat menderita selama bertahun-tahun itu adalah Ibuku Niu Lan. Sekarang Anaknya ada didepanmu... Apa yang mau kau lakukan ?"
Chen Niu melanjutkan, "Aku tidak akan peduli jika kau menghancurkan Keluarga Zie ataupun Lan, tapi Chuzhou juga termasuk bagian dari Provinsi Jiangbei dan merupakan wilayah kekuasaanku. Dalam hidupku aku tidak masalah jika dihina atau direndahkan orang lain, tapi ketika itu menyangkut kedua orang tuaku maka artinya kau sudah tidak ingin hidup. Jika kau ingin memberikan kompensasi maka bayarlah dengan nyawamu."
Chen Niu menampar Yuan Sin dan Qi miliknya terlihat sangat ganas. Kepala Yuan Sin hancur dan darah menyembur sangat banyak, semua orang yang melihat hal ini ingin muntah dengan kondisi mayat Yuan Sin yang terlihat sangat menyedihkan.